<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910</id><updated>2012-02-16T09:42:23.760-08:00</updated><title type='text'>"ICT FOR EDUCATION" KOTA KUPANG PROV.NTT</title><subtitle type='html'>Jln. Jend. Achmad Yani No. 48 Kupang Telp.  (0380)833239, (0380)8021712, HP. 08157020015, Email: willemkana2007@yahoo.co.id, willem_kana@yahoo.com, smkn2kupang@yahoo.co.id</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>38</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-6921607989253966336</id><published>2010-09-04T00:21:00.002-07:00</published><updated>2010-09-04T00:29:16.269-07:00</updated><title type='text'>Download Cara Mengatasi Ngantuk Pada saat Diklat</title><content type='html'>Cara mengatasi rasa ngantuk pada saat mengikuti suatu diklat........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-6921607989253966336?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.ziddu.com/download/11515656/jurus_jitu_mengatasi_ngantuk.pdf.html' title='Download Cara Mengatasi Ngantuk Pada saat Diklat'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/6921607989253966336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=6921607989253966336' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/6921607989253966336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/6921607989253966336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/09/download-kamus-lengkap-indonesia.html' title='Download Cara Mengatasi Ngantuk Pada saat Diklat'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-3968837392995495897</id><published>2010-09-04T00:19:00.000-07:00</published><updated>2010-09-04T00:20:38.087-07:00</updated><title type='text'>Download Tutorial Aplikasi Pendidikan jarak jauh</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-3968837392995495897?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.ziddu.com/download/11515547/dimdimbasictutorial.pdf.html' title='Download Tutorial Aplikasi Pendidikan jarak jauh'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/3968837392995495897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=3968837392995495897' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3968837392995495897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3968837392995495897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/09/download-tutorial-aplikasi-pendidikan.html' title='Download Tutorial Aplikasi Pendidikan jarak jauh'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-5860250095510040903</id><published>2010-09-03T21:43:00.004-07:00</published><updated>2010-09-03T22:13:59.525-07:00</updated><title type='text'>DOWNLOAD KAMUS KOMPUTER</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-5860250095510040903?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.ziddu.com/download/11513440/kamus_komputer.zip.html' title='DOWNLOAD KAMUS KOMPUTER'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/5860250095510040903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=5860250095510040903' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5860250095510040903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5860250095510040903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/09/kamus-komputer.html' title='DOWNLOAD KAMUS KOMPUTER'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-8711096355147335191</id><published>2010-03-26T21:46:00.000-07:00</published><updated>2010-03-26T21:47:57.856-07:00</updated><title type='text'>VICON SEBUAH TANTANGAN DALAM TEKNOLOGI MULTIMEDIA</title><content type='html'>Dalam memanfaatkan sistem komunikasi data sekarang banyak kalangan dunia usaha yang melirik ke Sistem Komunikasi Data Jarak Jauh (SKDJJ). Pasalnya, selain hemat biaya dan tenaga, otomatisasi jaringan SKDJJ mampu meningkatkan keberhasilan dan produktivitas kerja. Secara umum kita mengenal 2 kategori sistem, yaitu:&lt;br /&gt;1. Sistem Komunikasi Data antar-PC (SKD-PC)&lt;br /&gt;2. Sistem Komunikasi Data antar-LAN&lt;br /&gt;Bagi perusahaan/instansi yang belum memanfaatkan layanan LAN dan frekuensi transaksi datanya  masih tergolong rendah, model Sistem Komunikasi Data antar-PC sudah memadai. Tetapi bagi perusahaan/instansi yang sudah memanfaatkan layanan LAN dan frekuensi transaksi datanya cukup tinggi, lebih tepat menggunakan Sistem Komunikasi Data antar LAN.&lt;br /&gt;Data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lain dalam Sistem Komunikasi data tersebut umumnya berupa teks dan citra  grafis atau dapat juga video. Pengiriman data yang berupa teks atau citra grafis dari satu komputer ke komputer lainnya sudah tidak asing lagi bagi pemakai komputer. Dengan hanya menggunakan modem, data semacam itu dapat dikirimkan ke komputer lainnya lewat saluran telepon biasa atau saluran khusus yang disewa (leased line). Komunikasi  jenis ini sudah banyak dilakukan di Indonesia. Yang langka adalah transfer data, suara, dan video sekaligus. Kebutuhan transfer data semacam itu semakin mendesak bersamaan dengan semakin matangnya teknologi multimedia. &lt;br /&gt;Pengiriman  data  multimedia yang terdiri atas teks, grafik, suara, dan video tidak sesederhana pengiriman data teks biasa. Hal ini membutuhkan sarana komunikasi tersendiri. Salah satu sistem komunikasi yang dapat melayani komunikasi untuk data multimedia, telepon,dan faksimili sekaligus adalah ISDN (integrated Services Digital Network).&lt;br /&gt;Adanya teknologi yang dapat melayani keperluan di atas memberikan peluang yang besar bagi Videokonferensi antar PC dalam rentang jarak yang sangat luas. PC yang digunakan tidak terbatas PC biasa, tetapi juga dapat digunakan pada notebook, yang mempunyai kelebihan terutama dalam kompatibilitasnya. Sekalipun teknologi Videokonferensi ini belum terlalu memuaskan terutama pada penangkapan gambar bergerak, tetapi  teknologi kompressi data yang lebih baik mempunyai peluang untuk mengatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Videokonferensi dengan notebook&lt;br /&gt;Jika beberapa  tahun lalu orang hanya ingin notebook yang bisa digunakan untuk mengetik di perjalanan, tahun berikutnya orang ingin notebook yang bisa berkomunikasi dan menjadi perangkat hiburan di jalanan, maka sekarang dengan makin meningkatnya kebutuhan komunikasi, orang menginginkan notebook yang bisa mendukung sebuah videokonferensi, alias konferensi jarak jauh menggunakan teknologi multimedia.&lt;br /&gt;Konferensi jarak jauh (apalagi yang berbasis video) akan menjadi primadona teknologi multimedia karena akan ada banyak hal yang bisa terselesaikan secara lebih efisien, baik dalam hal waktu maupun biaya. Memang videokonferensi bukanlah teknologi murah, tetapi dengan videokonferensi, akan menghemat biaya. Saat ini videokonferensi  belum begitu disukai orang, karena walaupun transfer suara dan data sudah bagus, transfer video (yang merupakan isinya belum bagus). Dari demo penggunaan videokonferensi telihat bahwa gambar dari orang yang kita ajak bicara tampak terpatah-patah. Dengan ISDN pun jika yang dikirim hanya 1 BRA gambarnya masih terpatah-patah.&lt;br /&gt;Videokonferensi dengan notebook bukanlah keinginan yang sukar diwujudkan. Ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu perangkat lunak dan perangkat keras. Dari segi software, sekarang sudah banyak orang menawarkan software videokonferensi (misalnya Intel ProShare). Walaupun Software tetap harus ada tetapi peran utama dipegang oleh hardwarenya. Tidak hanya meliputi komponen notebook, tetapi juga infrastruktur komunikasi. Infrastruktur komunikasi memiliki posisi kunci karena tanpa infrastruktur yang mantap, komponen PC dan software secanggih apapun tidak akan bisa bermanfaat.&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang harus dipersiapkan agar sebuah notebook bisa mendukung telekonferensi secara sangat baik. Di sisi perangkat keras yang menjadi komponen notebook, saat ini sudah tersedia teknologi zoomed Video, atau ZV Port. ZV Port adalah modifikasi dari PC Card  yang dimasukkan ke slot PCMCIA Type II. Sebuah PC Card standar memiliki 68 pin. Pada ZV Port 23 pin dimodifikasi untuk digunakan oleh ZV Port.&lt;br /&gt; ZV port  juga mengkombinasikan sebuah controller VGA yang telah dimodifikasi , chip PC card dan konektor slot Type II. Ini swmua diperlukan untuk mendukung videokonferensi melalui notebook. Dengan ZV Port, PC card bisa mendukung transmisi data video full-motion hingga kecepatan 27Mbps, atau warna 24 bit pada resolusi 640X480 dengan 30 frame per detik. PC card ini juga dirancang untuk menampilkan video full-motion MPEG-1, menangkap video, dan dukungan TV tuner. Teorinya, ZV Port mampu mentransfer sinyal video dan audio untuk ke PC Card berbasis ZV Port khusus pada slot PCMCIA Type II dari kamera video, Charge-Coupled Device(CCD), atau sumber masukan sejenis yang disampungkan ke notebook. Sinyal video selanjutnya dikirim langsung ke memori grafis, tanpa melewati bus PCI yang merupakan bottleneck untuk videokonferensi berbasis notebook.&lt;br /&gt;Bus PCI memang diketahui sebagai hambatan bagi videokonferensi berbasis notebook karena tidak mendukung full-motion dengan kecepatan 30 frame per detik. Bandwidth maksimum bus PCI adalah 133Mbps, tetapi bandwidth sesungguhnya adalah 100 Mbps. Chip sets Intel terbaru pun hanya mendukung bandwidth  sampai sekitar 100 Mbps, yang hanya mendukung video full-motion sekitar 20 frame per detik pada sebuah notebook. Untuk menjalankan video pada notebook, dibutuhkan prosesor yang setidaknya adalah Pentium-90, semakin cepat semakin baik. Untuk menjalankan video biasa, notebook tidak banyak mengalami masalah karena PCI bisa menangani throughput hingga 80-90 Mbps. Namun untuk videokonferensi, akan ada masalah dengan sinkronisasi, loncatan gambar dan waktu tunda.&lt;br /&gt;Masalah lain adalah infrastruktur, dalam hal ini jalur komunikasi. Video MPEG1 membutuhkan bandwidth sampai 4Mbps. Namun saluran telepon biasa tidak bisa mendukungnya, karena maksimal hanya berkisar hingga 100 Kbps. Karena itu untuk videokonferensi dibutuhkan saluran ISDN, T1 atau ATM. Masalah terbesar untuk videokonferensi melalui notebook adalah tidak tersedianya standar komunikasi untuk videokonferensi. Yang juga perlu diperhatikan adalah kamera. Kamera CCD kecil yang didukung oleh PC Card ZV Port, kabel konektor, dan software, mungkin akan menjadi standar notebook videokonferensi di tahun-tahun mendatang. Uraiannya, kamera dihubungkan ke PC Card penangkap video yang terdiri dari sebuah dekoder MPEG1, dekoder video, dekoder audio, dan memori. Kamera digital yang sudah ada sekarang memang bisa mendukung videokonferensi. Namun  kualitas gambar dan desain masih kurang kompak. sehingga masih belum memuaskan untuk sebuah notebook yang sangat mengandalkan kualitas tinggi dengan disain memadai untuk mobilitas tinggi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-8711096355147335191?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/8711096355147335191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=8711096355147335191' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/8711096355147335191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/8711096355147335191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/03/vicon-sebuah-tantangan-dalam-teknologi.html' title='VICON SEBUAH TANTANGAN DALAM TEKNOLOGI MULTIMEDIA'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-8673258545198833207</id><published>2010-03-25T11:49:00.001-07:00</published><updated>2010-03-25T11:49:37.284-07:00</updated><title type='text'>ANTIMO</title><content type='html'>Alkisah seorang pemuda baru saja lulus pendidikan di Akademi Kepolisian. Saking bahagianya, di malam kelulusannya itu sang pemuda mengadakan pesta minuman bersama rekan-rekannya sampai mabuk. Pagi harinya, tiba2 ada panggilan dari kesatuannya untuk segera mengikuti apel bendera. Karena masih ada pengaruh minuman di kepala, polisi remaja itu pun mampir ke warung dekat kantor untuk beli Antimo sebelum ikut upacara.&lt;br /&gt;Pemuda : "Pak, beli Antimo."&lt;br /&gt;Warung : "Untuk apa, Pak? Bapak mau pergi jauh ya?"&lt;br /&gt;Pemuda : "Oh, nggak. Saya pusing karena mabok."&lt;br /&gt;Setelah minum Antimo, si pemuda pun ke kantor untuk ikut upacara. Namun, ia masih merasa mabuk dan kepalanya berat.&lt;br /&gt;"Kurang ajar penjual warung itu. Katanya obat anti mabuk, lah kok kepalaku masih pusing. Awas, nanti aku samperin dia sehabis upacara. Obatnya pasti palsu!!"&lt;br /&gt;Setelah upacara, dengan masih menggunakan seragam lengkap pemuda itu pun langsung ke warung tempat beli Antimo dan ngomel-ngomel.&lt;br /&gt;Pemuda : "Pak, obatnya palsu ya?"&lt;br /&gt;Warung : "Emang kenapa, Pak?"&lt;br /&gt;Pemuda : "Saya sudah minum 2 butir kok mabuknya nggak ilang-ilang? "&lt;br /&gt;Warung : "Bapak dari Kepolisian, ya?"&lt;br /&gt;Pemuda : "Iya. Emang kenapa kalau Kepolisian?"&lt;br /&gt;Warung : "Pantesan ndak mempan, Pak. Lah wong Antimo itu hanya untuk Darat, Laut, dan Udara!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-8673258545198833207?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/8673258545198833207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=8673258545198833207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/8673258545198833207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/8673258545198833207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/03/antimo.html' title='ANTIMO'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-3065547519483797539</id><published>2010-03-25T08:07:00.000-07:00</published><updated>2010-03-25T08:09:29.903-07:00</updated><title type='text'>7 UP to SUKSES</title><content type='html'>7 up utk sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.WAKE UP (bangun).Tdk peduli berapa kali kita gagal,tapi jika kita lebih banyak bangun &amp; memulai lagi,kita akan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.DRESS UP (berhias)                       &lt;br /&gt;Kecantikan dr dalam jauh lebih penting drpd sekedar hiasan luar yg sementara, miliki mentalitas berkelimpahan, hasil dr suatu harga diri &amp; rasa aman yg dalam..ini akan menghasilkan kesediaan utk berbagi penghormatan, keuntungan, dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;                                 &lt;br /&gt;3.SHUT UP (berhenti bicara).               &lt;br /&gt;Berhentilah bicara ttg kesuksesan masa lalu,sudah saatnya fokus kan diri utk kesuksesan masa depan.               &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.STAND UP (berdiri).                           &lt;br /&gt;Berdirilah teguh pada keyakinan awal bahwa kita pasti berhasil.                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.LOOK UP (pandanglah).                     &lt;br /&gt;Saat peresmian Disney Land,seorg wartawan bertanya pada istri almarhum Walt Disney "gimana perasaan bapak kalo liat impiannya telah jadi kenyataan dgn di bukanya Disney Land ini?" Istri Walt Disney menjawab "Ia telah melihat ini semua terjadi jauh sebelum proyek ini terbentuk"..Lihatlah semua impian kita dalam imajinasi kita seakan2 semua nya telah terjadi.                       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.REACH UP (capailah).                           &lt;br /&gt;Capailah sesuatu yg lebih tinggi dari prestasi sebelum nya karena itu menandakan bhw kita memang bertumbuh                                             &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.LIFT UP (naikkan).                                 &lt;br /&gt;Naikkan semua impian kita dlm bentuk doa ucapan syukur seakan2 semua telah terjadi... :&lt;br /&gt;Selamat siang&lt;br /&gt;Have a nice lunch&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-3065547519483797539?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/3065547519483797539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=3065547519483797539' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3065547519483797539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3065547519483797539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/03/7-up-to-sukses.html' title='7 UP to SUKSES'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-4665885986540299861</id><published>2010-03-25T07:48:00.000-07:00</published><updated>2010-03-25T07:54:37.333-07:00</updated><title type='text'>CERMINAN HIDUP BERIMAN</title><content type='html'>Arthur Ashe adalah petenis kulit hitam dari Amerika yang memenangkan tiga gelar juara Grand Slam; &lt;br /&gt;US Open (1968), Australia Open (1970), dan Wimbledon (1975). &lt;br /&gt;Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yang mengharuskannya menjalani operasi bypass. Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus menghadapi kenyataan pahit, terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima.&lt;br /&gt;Seorang penngemarnya menulis surat kepadanya,&lt;br /&gt;"Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?" &lt;br /&gt;Ashe menjawab,&lt;br /&gt;"Di dunia ini ada 50 juta anak yang ingin bermain tenis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diantaranya 5 juta orang yang bisa belajar bermain tenis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50 ribu datang ke arena untuk bertanding,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5000 mencapai turnamen grandslam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50 orang berhasil sampai ke Wimbeldon, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;empat orang di semifinal, dua orang berlaga di final. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika saya mengangkat trofi Wimbledon, saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa saya?",&lt;br /&gt;Jadi ketika sekarang saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar atau tidak, kerap kali kita merasa hanya pantas menerima hal-hal baik dalam hidup ini; kesuksesan, karier yang mulus, kesehatan.&lt;br /&gt;Ketika yang kita terima justru sebaliknya; penyakit, kesulitan, kegagalan, kita menganggap Tuhan tidak adil. Sehingga kita merasa berhak untuk menggugat Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tidak demikian. Ia berbeda dengan kebanyakan orang. Itulah cerminan hidup beriman; tetap teguh dalam pengharapan, pun bila beban hidup yang menekan berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menerima sesuatu yang buruk, ingatlah saat - saat ketika kita menerima yang baik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Winning horse doesn't know why it runs the race.&lt;br /&gt;It runs because of beats &amp; pain.&lt;br /&gt;Life is a race, God is your rider.&lt;br /&gt;So if u are in a pain, then think, God want You to win"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-4665885986540299861?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/4665885986540299861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=4665885986540299861' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4665885986540299861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4665885986540299861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/03/cerminan-hidup-beriman.html' title='CERMINAN HIDUP BERIMAN'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-2927134534631741739</id><published>2010-03-25T03:13:00.002-07:00</published><updated>2010-09-03T22:14:53.924-07:00</updated><title type='text'>Perawatan Komputer</title><content type='html'>TIPS Perawatan Komputer&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/9153491/Pemeliharaan_Komputer.pdf.htm"&gt;DOWNLOAD GRATIS 100%&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-2927134534631741739?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/2927134534631741739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=2927134534631741739' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2927134534631741739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2927134534631741739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/03/perawatan-komputer.html' title='Perawatan Komputer'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-2399401054339810140</id><published>2010-03-25T01:46:00.000-07:00</published><updated>2010-03-25T01:51:34.066-07:00</updated><title type='text'>WASPADA PENYAKIT YG RENTAN DIDERITA OLEH GURU</title><content type='html'>1. TIPES : Tim Pengejar Sertifikasi&lt;br /&gt;2. MUAL  : Mutu Amat Rendah&lt;br /&gt;3. KUDIS : Kurang Disiplin&lt;br /&gt;4. ASMA  : Asal Masuk Kelas&lt;br /&gt;5. KUSTA : Kurang Strategis&lt;br /&gt;6. TBC   : Tidak Bisa Computer&lt;br /&gt;7. Kram  : Kurang Terampil&lt;br /&gt;8. ASAM URAT : Ambil Sampingan Untuk Bayar Angsuran Kredit&lt;br /&gt;9. LESU  : Lemah Sumber&lt;br /&gt;10. DIARE : Dikelas Anak-Anak Diremehkan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-2399401054339810140?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/2399401054339810140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=2399401054339810140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2399401054339810140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2399401054339810140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/03/waspada-penyakit-yg-rentan-diderita.html' title='WASPADA PENYAKIT YG RENTAN DIDERITA OLEH GURU'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-2681586508852668767</id><published>2010-03-23T16:39:00.000-07:00</published><updated>2010-03-23T16:54:28.005-07:00</updated><title type='text'>MENGENAL TOKOH</title><content type='html'>"Janganlah kamu mengenal dan mengikuti kebenaran karena ketokohannya, tetapi kenalilah kebenaran itu sendiri, niscaya kamu akan mengetahui siapa tokohnya"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-2681586508852668767?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/2681586508852668767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=2681586508852668767' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2681586508852668767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2681586508852668767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/03/janganlah-kamu-mengenal-dan-mengikuti.html' title='MENGENAL TOKOH'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-7782527046918978048</id><published>2010-03-23T16:37:00.000-07:00</published><updated>2010-03-23T16:38:41.781-07:00</updated><title type='text'>DINDING YANG KOSONG</title><content type='html'>DINDING YANG KOSONG &lt;br /&gt;.... kisah yang sangat layak untuk disimak Ada dua orang pasien pria yang menderita sakit parah. Mereka dirawat di rumah sakit yang sama. Pria pertama diizinkan duduk di tempat tidurnya setiap sore selama satu jam. Tujuannya adalah agar cairan dari paru-parunya bisa dikeluarkan. &lt;br /&gt;Tempat tidurnya terletak di dekat satu-satunya jendela yang ada di kamar itu. &lt;br /&gt;Sedang pria yang kedua harus selalu berbaring dalam keadaan terlentang. Karena di antara dua tempat tidur ada dinding pemisah yang cukup tinggi, pria yang tidur terlentang tidak bisa melihat ke jendela.&lt;br /&gt;Kedua orang pria tersebut sering mengobrol. Macam-macam hal yang mereka bicarakan. Dari mengenai istri, keluarga, rumah, pekerjaan, wajib militer sampai tempat-tempat yang dikunjungi saat liburan. &lt;br /&gt;Sore hari, saat pria yang menempati tempat tidur dekat jendela diizinkan duduk, dia bercerita ke teman sekamarnya. Ia melaporkan apa-apa yang dilihatnya di balik jendela.&lt;br /&gt;Pria yang hanya bisa terlentang lama-kelamaan bisa menikmati cerita temannya. Selama satu jam sehari, cara pandangnya diperluas dan dihidupkan kembali dengan mendengarkan tentang kegiatan dan warna-warni dunia luar. Jendela itu menghadap ke sebuah taman.  Di taman itu juga ada sebuah danau yang indah dengan bebek-bebek dan angsa-angsa yang berenang di atasnya. Anak-anak bermain dengan mainan kapal layarnya. &lt;br /&gt;Pasangan suami isteri yang sedang dimabuk asmara berjalan sambil bergandengan tangan di antara bunga-bunga yang berwarna-warni bagaikan warna pelangi. Beberapa pohon besar tumbuh di atas rerumputan. Pemandangan indah kota terlihat dari kejauhan.&lt;br /&gt;Pria yang berada di dekat jendela menceritakan semua ini dengan amat rinci. Pria yang mendengarkan, menutup matanya sambil membayangkan pemandangan- pemandangan yang dituturkan rekannya. &lt;br /&gt;Di suatu hari yang cukup terik, pria yang menempati tempat tidur dekat jendela melaporkan tentang sebuah pawai yang lewat di sana. &lt;br /&gt;Pria yang kedua tidak bisa mendengar musik bandnya. Namun, dia bisa melihat mereka dengan mata batinnya. Ia seakan melihat badut-badut yang menari-nari, bendera yang berwarna-warni serta mobil dan kuda yang dihias.&lt;br /&gt;Hari pun berlalu. Di dalam hati pria yang tidak bisa melihat ke jendela diam-diam timbul rasa iri atas cerita-cerita yang disampaikan oleh teman sekamarnya, karena dia ingin sekali melihat sendiri semua yang diceritakannya. &lt;br /&gt;Dia pun mulai membenci teman sekamarnya, karena dia ingin sekali melihat sendiri semua yang diceritakannya. Dia pun mulai membenci teman sekamarnya dan merasa frustasi. Dia juga ingin menempati tempat tidur di dekat jendela!&lt;br /&gt;Pada suatu pagi seorang juru rawat masuk ke kamarnya. Pria yang ditempatkan di dekat jendela ditemukan meninggal dengan tenang pada saat tidur. Dengan rasa sedih dia memanggil pegawai rumah sakit untuk memindahkan jenazahnya.&lt;br /&gt;Setelah dianggap tepat waktunya, pria yang masih dirawat menanyakan apakah dia bisa dipindahkan ke tempat tidur dekat jendela. Perawat tidak berkeberatan untuk memindahkannya dan setelah yakin pasiennya dalam posisi yang aman, dia meninggalkannya sendirian. &lt;br /&gt;Pelan-pelan, sambil menahan rasa sakit, dia berupaya mengangkat tubuhnya dengan satu siku lengannya untuk melihat pertama kalinya dunia di luar jendela. Ia pikir, akhirnya dia bisa juga menikmati kebahagiaan saat melihat taman di luar dan semua kegiatan yang ada. Dia berusaha untuk melongok..&lt;br /&gt;Namun ia menjadi amat terkejut karena ternyata yang dilihatnya hanya dinding yang kosong. Dia segera memanggil suster dan bertanya, “Bagaimana teman sekamar saya bisa melihat semua yang diceritakannya kepada saya? Bagaimana dia bisa menceritakan kepada saya tentang segala keindahan sampai yang sekecil-kecilnya, padahal saya hanya melihat dinding batu bata yang kusam!&lt;br /&gt;”Perawat itu menjawab, “Lho, memang Bapak tidak tahu? Mantan teman sekamar Bapak kan buta, jadi dinding pun tidak mungkin bisa dilihatnya.” Kemudian sang perawat menambahkan, “Mungkin dia hanya ingin membesarkan hati Bapak saja.&lt;br /&gt;”Apakah Anda bisa merasakan emosi yang terkandung dalam cerita ini?&lt;br /&gt;Apakah pernah terpikir oleh Anda untuk menukar posisi Anda dengan posisi orang lain karena merasa iri kepada orang tersebut. &lt;br /&gt;Apakah Anda pernah merasa demikian kecewa,misalnya Anda menyangka sesuatu itu begitu indah, tetapi kenyataannya tidak seperti yang Anda bayangkan? &lt;br /&gt;Apakah Anda pernah diberi kata-kata pemberi semangat, tetapi Anda tidak pernah mau mensyukurinya?&lt;br /&gt;Kalau hidup Anda terobsesi oleh segala yang dimiliki orang lain, maka Anda tidak merasakan indahnya hal-hal yang akan diberikan oleh orang lain kepada Anda.&lt;br /&gt;Di zaman sekarang ini banyak sekali orang yang ingin memiliki apapun yang dimiliki orang lain. Ingin suami atau istri seperti yang dimiliki orang lain, ingin pekerjaan seperti pekerjaan orang lain, ingin penghargaan seperti yang telah diterima orang lain, ingin popularitas seperti yang diraih oleh orang lain, rumah yang dimiliki orang lain, posisi yang dimiliki oleh orang lain.&lt;br /&gt;Sering pula mereka ingin hal-hal yang mereka anggap ada di dalam diri orang lain. Misalnya, kebahagiaan, rasa memiliki tujuan, kedamaian pikiran, rasa cinta dan kenyamanan. Yang sebenarnya adalah bahwa di setiap situasi pasti ada masalah, di setiap kehidupan pasti ada rintangan, di setiap hubungan pasti ada kesulitan, di setiap kesempatan pasti ada tantangan atau masalah yang berat. &lt;br /&gt;Pada dasarnya, pada setiap aspek yang positif selalu ada tandingannya yang bersifat negatif. Karena itu, tidak mungkin ada orang yang bebas dari masalah kehidupan.&lt;br /&gt;Kalau begitu, bagaimana sikap kita dalam menghadapi hal ini?# &lt;br /&gt;Jadilah orang yang PANDAI BERSYUKUR untuk apa yang SUDAH ANDA MILIKI saat ini.# &lt;br /&gt;Bersikaplah POSITIF atas semua keadaan, karena KEBAHAGIAAN itu BUKAN DI LUAR DIRI tetapi ADA di DALAM DIRI. (Dari buku ‘Piano on the Beach’ karangan Jim Dornan)&lt;br /&gt;Salam JARDIKNAS !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-7782527046918978048?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/7782527046918978048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=7782527046918978048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/7782527046918978048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/7782527046918978048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/03/dinding-yang-kosong.html' title='DINDING YANG KOSONG'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-790368817025389182</id><published>2010-01-15T05:21:00.001-08:00</published><updated>2010-01-15T05:21:18.546-08:00</updated><title type='text'>TIK  YAHUDI</title><content type='html'>Globalisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ha,ha,ha, pak Kanaka ini pintar memuji dahulu, setelah itu memberikan catatan belum setuju 100% bahwa national interest merupakan kepentingan di atas segala-galanya karena mudah dipolitisasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengirim lampiran dg judul "Globalisasi" ttg Putri Diana, alm, yg pacarnya Mesir, mobil Mercy Jerman saat kecelakaan, supirnya Belgia yang mabuk Scotch whiskey, Paparazzi dari Italia dg motor Jepang, dokter AS dg obat2an Swiss. Kisah cinta dimulai di perahu Yunani, berakhir tragis di Perancis. Cerita dibuat orang Jawa dan dibaca di blackberry Kanada yang dibuat di Bulgaria dg chip dari Taiwan oleh anda semua katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kentingan Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu kepentingan nasional (national interest)?&lt;br /&gt;Bila anda membuka "Penjelasan" dari UU 36/99, bagian terakhir, maka disebut bahwa kita harus tetap berpijak pada arah dan kebijakan pembangunan nasional serta dengan pemperhatikan perkembangan yang berlangsung baik secara nasional maupun internasional, terutama di bidang teknologi.&lt;br /&gt;Sementara di bagian awalnya disebutkan bahwa peran penting dan strategis untuk menunjang perekonomian, pemerintahan dan keamanan, persatuan kesatuan Bangsa, ketahanan nasional dan meningkatkan hubungan antar bangsa. Selanjutnya perubahan lingkungan global dan perkembangan teknologi telekomunikasi termasuk konvergensi dan teknologi informasi dan penyiaran harus dipertimbangkan dalam penataan telekomunikasi nasional.&lt;br /&gt;Selain itu disebutkan Indonesia sebagai negara aktif dalam membina hubungan antarnegara atas dasar kepentingan nasional, keikutsertaannya dalam berbagai kesepakatan multilateral menimbulkan konsekuensi yang harus dihadapi dan diikuti, sehingga telekomunikasi nasional menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem perdagangan global, termasuk GATS (kini WTO).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas bukan, bahwa dasarnya kepentingan nasional, itu tak bisa ditawar.&lt;br /&gt;Sudah jelas bahwa kepentingan nasional itu adalah kepentingan rakyat (diwakili DPR) dan pemerintah yang dipilihnya. Bahwa ada kepentingan politik yang mau membelokkan, ya itu ada wadahnya untuk meluruskannya kembali. Dan hal ini diatur dalam peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, UUD 45 dan Ketetapan MPR, khususnya Pasal 33 a.l. tentang penggunaan kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, dan perekonomian nasional berdasar demokrasi ekonomi dengan prinsip keadilan, kebersamaan, efisiensi, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kesepakatan Pemerintah Mengenai Kebenaran Larangan&lt;br /&gt;Kembali pada berita di media yang tak jelas, yang saya harap tidak benar, bahwa dasar dari pelarangan perangkat telekomunikasi dari perusahaan Yahudi adalah karena tak ada hubungan deplomatik dan Pasar 21 UU 36/99, adalah suatu alasan yang sangat lemah, dan bahkan bisa menendang balik (kick back). Penjelasan dari Pasal 21 ini menyebutkan a.l. bahwa Penghentian kegiatan usaha dilakukan oleh pemerintah setelah diperoleh informasi yang patut diduga dengan kuat dan diyakini bahwa penyelenggaraan telekomunikasi tersebut melanggar kepentingan umum, kesusilaan, keamanan, atau ketertiban umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sejak awal penggunaan perangkat telekomunikasi/ TIK tak menimbulkan masalah bagi kepentingan atau ketertiban umum maupun keamanan. Tetapi justru berita lisan yang dikutip malahan a.l. menimbulkan penghentian tender dlsb sehingga a.l. Kedutaan AS turun tangan. Berita tersebut akan ada rentetannya bagi perusahaan2 terkait yang akan menghabiskan waktu banyak dan perombakan2 yang tidak perlu, dan malah merugikan kepentingan bersama, kepentingan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harapkan berita2 demikian tidak benar, dan bila memang demikian, maka pemerintah dhi DepKominfo perlu membantahnya. Hal ini sesuai dengan pemerintahan yang baik, bahwa isu-isu perlu dibuat jelas sehingga tidak berkembang dan merugikan pemerintah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bila berita itu benar, maka Pemerintah perlu menjelaskan bahwa pembelian perangkat dari negara yang tak memiliki hubungan diplomatik bila itu menjadi alasan, merupakan suatu pelanggaran terhadap kepentingan umum, dsb.&lt;br /&gt;Kalau dikatakan dikatakan pemerintah maka, apakah kewenangan untuk menilai ini berada di Kominfo sendiri, atau juga terkait dengan Departemen Perindustrian dan BKPM (konten terkait dalam Industri Dalam Negeri), Perdagangan (kaitan dengan WTO), Hankam, Hukum, dan oleh karena menyangkut hubungan internasional maka tak ayal DEPLU harus disertakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini setiap kegiatan Kominfo/Postel dalam menghadapi sidang2 tertinggi ITU, seperti Plenipotentiary Conference dan WRC selalu dikonsultasikan dengan DEPLU dan instansi2 terkait seperti HANKAM, DEPHUB, LAPAN, DEPERIN dan juga pendapat darri perusahaan2 swasta sebagai bagian dari kepentingan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asosiasi Terkait dan Kepentingan Anggotanya&lt;br /&gt;Memang ada baiknya bahwa Mastel dll Asosiasi lain ikut memikirkan hal ini, karena bagaimanapun merupakan kepentingan para anggotanya serta kepentingan nasional yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bisa saja kepentingan pemerintah dan masyarakat bisa berbeda pada suatu saat, namun dalam alam demokrasi dan sebagai negara besar dan terbesar di ASEAN tak bisa larut dalam ketidak ketentuan yang akan lebih merugikan kepentingan bersama, kepentingan nasional, dan oleh karena itu harus segera diklarifikasi isu-isu yang menggantung ini. Sas-sus atau isu akan lebih berbahaya karena perusahaan2 mengambil kesimpulan mereka sendiri-sendiri, padahal tidak ada regulasi yang jelas bahwa memang ada larangan tersebut. Bahkan tak ada Permen, Kepmen, ataupun Kep Dirjen sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga&lt;br /&gt;Semoga akhir minggu dapat digunakan untuk merefleksikan semua ini kembali, demi kepentingan bersama, kepentingan nasional, dan dijauhkan dari politisasi seperti dikhawatirkan pak Kanaka.&lt;br /&gt;Jadi tolong ragu-ragu pak Kanaka untuk membela kepentingan nasional yang merupakan dasar kebijakan nasional kita seperti diruraikan di atas. Namun, namun, kepentingan nasional tersebut harus diputuskan bersama demi kepentingan Bangsa dan Negara, yaitu kepentingan rakyat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-790368817025389182?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/790368817025389182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=790368817025389182' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/790368817025389182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/790368817025389182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/01/tik-yahudi.html' title='TIK  YAHUDI'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-7622960021624731609</id><published>2010-01-15T05:18:00.001-08:00</published><updated>2010-01-15T05:18:43.708-08:00</updated><title type='text'>ILMU AKHLAK</title><content type='html'>Ilmu Akhlak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: Prof. Dr. Achmad Mubarok MA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia adalah makhluk yang bisa menjadi subyek dan obyek sekaligus. Manusia bisa mempertanyakan tentang diri sendiri. Diantara yang dipertanyakan oleh manusia adalah tentang jiwa. Pertanyaan tentang jiwa dijawab oleh filsafat, psikologi dan agama. Plato misalnya sudah menyatakan bahwa manusia adalah jiwanya, sedangkan tubuhnya hanyalah sekedr alat saja. Aristoteles, berbeda dngan Plato mengatakan bahwa jiwa adalah fungsi dari badan sebagaimana penglihatan adlah fungsi dari mata.  Kajian tenbtang jiwa di Yunani selanjutnya menurun bersama dengan runtuhnya peradaban Yunani. Runtuhnya peradaban Yunani Rumawi memberi peluang kepada pemikir-pemikir Islam mengisi panggung sejarah. Melalui gerakan penterjemahan dan kemudian komentar serta karya orisinil yang dilakukan oleh para pemikir Islam terutama pada masa Daulah Abbasiyyah, esensi dari pemikiran Yunani diangkat dan diperkaya, dan selanjutnya melalui peradaban Islamlah Barat menemukan kembali kekayaan keilmuan yang telah hilang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psikologi (Ilmu Jiwa) yang lahir pada akhir abad 18 M mestinya dikatakan sebagai ilmu yang berbicara tentang jiwa sebagaimana lazimnya definisi ilmu pengetahuan, tetapi Psikologi tidak berbicara tentang jiwa. Ia berbicara tentang tingkah laku manusia yang diasumsikan sebagai gejala dari jiwanya. Penelitian Psikologi tak pernah meneliti jiwa manusia, yang diteliti adalah tingkah laku manusia melalui perenungan, pengamatan dan laboratorium,  kemudian dari satu tingkah laku dihubungkan dengan tingkah laku yang lain selanjutnya  dirumuskan hukum-hukum kejiwaan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Barat, perkembangan Psychology –disebut Psikologi Barat atau Psikologi Modern – sudah sangat maju , kaya dengan penelitian empirik dan metodologi hingga melahirkan cabang-cabang Psikologi yang mencakup berbagai wilayah. Psikologi lahir dari kultur sekuler dan pertumbuhannya bukan saja tidak dikawal oleh agama tetapi bahkan bermusuhan dengan agama (gereja), karena pada masa itu sedang terjadi konflik antara Gereja dengan ilmu pengetahuan. ilmuwan yang pandangannya bertentangan dengan pendapat Gereja dimusuhi, bahkan bisa dihukum mati, seperti Galileo. Oleh karena itu Psikologi tidak mengenal agama, Tuhan, dosa , nilai baik buruk, dan nilai-nilai sakral, yang ada hanya sehat atau tidak sehat secara psikologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu semacam Psikologi tidak lahir dari sejarah keilmuan Islam, padahal jiwa (nafs) disebut lebih dari 300 kali dalam al Qur’an. Berbeda dengan sejarah keilmuan Barat yang berlawanan dengan agama (gereja), pertumbuhan ilmu pengetahuan dalam sejarah Islam justeru berada dibawah panduan para ulama. Jiwa dalam ilmu keislaman tidak dibahas sebagai perilaku, tetapi dibahas dalam konteks hubungan manusia dengan Alloh SWT, maka yang lahir adalah Ilmu Akhlak.  Jika Psikologi bertugas menerangkan, meramalkan dan mengendalikan perilaku, Ilmu Akhlak berbicara tentang perilaku yang baik dan yang buruk dan bagaimana membentuk perilaku yang baik, Ilmu Akhlak berbicara tentang bagaimana jiwa manusia dapat merasa dekat dengan Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber, http://mubarok- institute. blogspot. com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-7622960021624731609?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/7622960021624731609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=7622960021624731609' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/7622960021624731609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/7622960021624731609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/01/ilmu-akhlak.html' title='ILMU AKHLAK'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-3038865115050878475</id><published>2010-01-15T05:04:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T05:05:57.731-08:00</updated><title type='text'>KOTA INTERNET TERCEPAT DI DUNIA</title><content type='html'>Jakarta - Firma monitoring web Akamai merilis hasil penelitiannya tentang kota-kota yang memiliki akses internet broadband tercepat di seluruh dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah kota Sandy di Utah, Amerika Serikat, yang dinilai sebagai kota yang memiliki kecepatan akses broadband tercepat di dunia dengan koneksi bandwidth rata-rata 33,4 Megabit per detik (Mbps).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kota Beersheva di Israel dengan kecepatan 25,1 Mbps, dinobatkan sebagai kota dengan kecepatan internet tertinggi kedua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Predikat kota dengan internet tercepat ketiga jatuh di benua Eropa, tepatnya di kota Lausanne, Swiss, dengan kecepatan 24,7 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk kategori negara, Korea Selatan ada di posisi puncak dengan kecepatan akses rata-rata tiap kota 14,6 Mbps. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berturut-turut di belakangnya adalah Jepang dengan 7,9 Mbps, Hong Kong 7,6 Mbps, Rumania 6,2 Mbps, Swedia 5,7 Mbps dan Irlandia dengan kecepatan 5,3 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;detikINET kutip dari WebUser, Jumat (14/1/2010), kecepatan rata-rata&lt;br /&gt;internet global menurut riset Akamai adalah 1,7 Mbps. Sayangnya, tak disebutkan Indonesia ada di posisi berapa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-3038865115050878475?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/3038865115050878475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=3038865115050878475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3038865115050878475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3038865115050878475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2010/01/kota-internet-tercepat-di-dunia.html' title='KOTA INTERNET TERCEPAT DI DUNIA'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-4189565354981725498</id><published>2009-12-18T19:57:00.000-08:00</published><updated>2010-09-03T22:16:28.869-07:00</updated><title type='text'>DIMANA TEMPAT TERBAIK KITA?</title><content type='html'>So, Di Mana Tempat Terbaik Kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh: Anne Ahira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanapun kita berada, maka disitulah&lt;br /&gt;tempat terbaik kita..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita merasa terkungkung&lt;br /&gt;dengan lingkungan dimana kita berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang orang berpikir dan merasa &lt;br /&gt;bahwa tidak mungkin bagi mereka untuk &lt;br /&gt;bisa meraih sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya mereka yang hidup di daerah &lt;br /&gt;terpencil, merasa susah, dan jauh untuk &lt;br /&gt;mendapat sentuhan teknologi, atau &lt;br /&gt;menerima informasi terbaru dengan cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga berpikir, begitu susahnya&lt;br /&gt;berjuang dan mengembangkan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, mereka yang hidup di kota&lt;br /&gt;besar berpikir betapa sesaknya dunia.&lt;br /&gt;Begitu ketatnya tingkat persaingan&lt;br /&gt;hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana pun berada, saling sikut, saling&lt;br /&gt;senggol, saling tendang. Hingga akhirnya &lt;br /&gt;memutuskan, memang susah untuk menjadi &lt;br /&gt;yang terdepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berjuang segala sesuatunya memang&lt;br /&gt;seringkali tidak sesuai keinginan kita. &lt;br /&gt;Bisa jadi kita merasa lingkungan tidak &lt;br /&gt;lagi ramah, dan kondisinya tidak nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sesungguhnya, dimanapun kita&lt;br /&gt;berada, pahami bahwa ITULAH tempat&lt;br /&gt;terbaik kita. Tempat dimana kita hidup,&lt;br /&gt;tempat di mana kita memperjuangkan apapun &lt;br /&gt;yang kita inginkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, mari kita renungkan sejenak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jika kita selalu saja berpikir bahwa&lt;br /&gt;    tempat lain adalah lebih baik, maka&lt;br /&gt;    sampai kapan kita akan mulai berjuang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika kita selalu saja menunggu&lt;br /&gt;    datangnya kesempatan emas di tempat&lt;br /&gt;    lain, berapa banyak waktu yang&lt;br /&gt;    terbuang, hanya sekadar untuk&lt;br /&gt;    menunggunya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika kita selalu saja menunda apapun&lt;br /&gt;    yang bisa kita lakukan di tempat kita&lt;br /&gt;    berada sekarang, maka berapa banyak&lt;br /&gt;    kesempatan yang terbuang percuma?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi hal yang perlu&lt;br /&gt;kita renungkan..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, jika saja kita mau berpikir &lt;br /&gt;bahwa inilah tempat terbaik kita, maka &lt;br /&gt;kita akan memiliki kesadaran dan kemampuan&lt;br /&gt;untuk membuat segala sesuatunya menjadi&lt;br /&gt;lebih baik, lebih bernilai, dan penuh arti!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua memiliki kesempatan emas untuk &lt;br /&gt;menjadi besar &amp; benar dimana saja... asal, &lt;br /&gt;kita mau memperjuangkannya!&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-4189565354981725498?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/4189565354981725498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=4189565354981725498' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4189565354981725498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4189565354981725498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/12/dimana-tempat-terbaik-kita.html' title='DIMANA TEMPAT TERBAIK KITA?'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-4616111568767830444</id><published>2009-12-06T16:41:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T18:04:49.247-08:00</updated><title type='text'>Kiat Efektif Memiliki dan Mengembangkan Website</title><content type='html'>Kiat Efektif Memiliki dan Mengembangkan Website&lt;br /&gt;Memiliki website merupakan hal yang sangat menguntungkan pada era dunia digital seperti sekarang ini. Website yang dahulu hanya dimiliki oleh instansi atau perusahaan – perusahaan tertentu, kini bisa anda miliki dengan biaya yang sangat murah. Memiliki dan mengembangkan website memang tidak mudah. Namun jika anda mengerti bagaimana kiat serta rahasia efektif memiliki dan mengembangkan website, maka memiliki dan mengembangkan website akan menjadi jauh lebih mudah. bahkan andapun bisa memiliki dan mengembangkan website pribadi anda sendiri..tanpa harus membayar sejumlah biaya kepada profesional web desainer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat ini website bisa diubah menjadi sumber penghasilan yang fantastis, sumber popularitas maupun sumber eksistensi..tergantung bagaimana tujuan anda membuat dan cara anda mengembangkannya. Sudah ada banyak orang indonesia yang bisa memperoleh pendapatan yang lumayan karena mereka memiliki dan mengembangkan website mereka sendiri. Banyak juga orang di indonesia yang menjadi terkena dan populer karena mereka memiliki dan mengembangkan website pribadi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah bisa memiliki dan mengembangkan website hingga mencapai seperti apa yang kita inginkan. Namun saya berani menjamin..andapun bisa seperti mereka yang sukses memiliki dan mengembangkan webite pribadi mereka. Dengan kerja keras..latihan dan doa..saya yakin anda bisa mencapai apa yang anda cita – citakan untuk anda dan website yang anda miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ebook yang berjudul “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;a href="http://pusatgratis.com"&gt;Kiat Efektif Memiliki dan Mengembangkan Website&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;” ini dibuat untuk membantu dan mempermudah anda dalam membuat dan mengembangkan website yang anda miliki. Ebook ini akan membimbing anda dan memberikan Kiat Efektif Memiliki dan Mengembangkan Website secara lengkap dan jelas. Temukan Kiat Efektif Memiliki dan Mengembangkan Website yang mudah dipahami, mudah dipraktekkan, simple, namun begitu penting dan bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-4616111568767830444?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/4616111568767830444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=4616111568767830444' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4616111568767830444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4616111568767830444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/12/kiat-efektif-memiliki-dan-mengembangkan.html' title='Kiat Efektif Memiliki dan Mengembangkan Website'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-5758281233193246300</id><published>2009-12-06T16:32:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T16:38:37.290-08:00</updated><title type='text'>Tips Membasmi Virus Sality secara Manual</title><content type='html'>Untuk membasminya secara otomatis, anda bisa mengupdate antivirus yang anda gunakan dan malekukan scanning dan repair secara menyeluruh. Namun jika antivirus anda tidak mengatasi serangan virus sality ini, maka anda bisa membasminya secara manual. Bagaimana untuk membasmi virus W32Sality.AE atau yang lebih sering dikenal dengan nama virus sality ini secara manual dari komputer anda? berikut ini saya berikan tips dan cara membasmi virus tersebut tanpa ampun dan jaminan 99% berhasil :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Putuskan komputer anda dari jaringan manapun, baik itu LAN maupun internet.&lt;br /&gt;2. Matikan fitur system restore anda selama proses pembersihan virus sality&lt;br /&gt;3. Download Sality Repair disini&lt;br /&gt;4. Extract file SalityRepair dan klik kanan file repair.inf kemudian klik kanan dan klik Install&lt;br /&gt;5. Matikan semua aplikasi yang aktif dan sedang anda buka&lt;br /&gt;6. Download Norman Malware Cleaner disini atau download secara langsung disini&lt;br /&gt;7. Ubah ekstensi Norman Malware Cleaner dari .exe menjadi .cmd agar aplikasi Norman Malware Cleaner tersebut tidak diinfeksi oleh virus sality&lt;br /&gt;8. Lakukan scanning menggunakan Norman Malware Cleaner.cmd (ekstensi .exe sudah anda rubah menjadi .cmd)&lt;br /&gt;9. Restart komputer anda setelah proses cleaning selesai&lt;br /&gt;10. Download FixReg disini&lt;br /&gt;11. extrack FixReg.rar dan jalankan registri yang ada di folder FixReg&lt;br /&gt;sesuai dengan windows yang anda gunakan.&lt;br /&gt;12. Restart komputer anda.&lt;br /&gt;13. Periksa task managerm regedit dsb untuk memastikan komputer anda sudah sembuh. Anda juga bisa melakukan scanning pada safe mode untuk memastikan komputer anda sudah benar – benar bersih dari virus sality.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sudah hampir semua antivirus sudah bisa mendeteksi dan membasmi virus sality ini. Anda bisa mengupdate antivirus anda dan lakukan scanning serta repair menggunakan antivirus yang anda gunakan. Jika antivirus anda ternyata tidak mampu membasminya, maka tips membasmi virus sality secara manual diatas bisa menjadi solusi ampuh terbebas dari serangan W32Sality.AE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga tips ini bisa bermanfaat :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-5758281233193246300?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/5758281233193246300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=5758281233193246300' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5758281233193246300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5758281233193246300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/12/tips-membasmi-virus-sality-secara.html' title='Tips Membasmi Virus Sality secara Manual'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-4892424390819065095</id><published>2009-12-06T16:28:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T16:31:39.169-08:00</updated><title type='text'>Tips Mempercepat akses Blog atau Website</title><content type='html'>Anda sudah memiliki sebuah website atau blog, dengan konten yang menarik dan SEO yang sudah maksimal? Atau bahkan anda sudah mengiklankan website atau blog anda tersebut namun traffic anda atau bahkan ranking anda di search engine belum maksimal? Hal itu mungkin dikarenakan website anda lelet atau lambat diakses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Website yang lelet dan lambat diakses akan membuat pengunjung keluar dan malas untuk balik lagi…karena selain desain dan konten, keceatan akses sebuah wesite juga perlu dioptimasi. Untuk itu anda memerlukan tips mempercepat akses blog atau website anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak sekali tips mempercepat akses blog atau website anda, dan rangkuman penting dari tips&lt;br /&gt;mempercepat akses blog atau website bisa anda temukan di ebook ini. Ebook yang berjudul website anti lelet ini berisi kumpulan tips mempercepat akses blog atau website yang praktis dan mudah dipraktekkan. semua tips mempercepat akses blog atau website yang ada dikupas secara singkat, padat dan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkatkan traffic, earning, pendapatan, pularitas dan maksimalkan website atau blog anda dengan membaca ebook website anti lelet ini dan mempraktekkan semua tips mempercepat akses blog atau website yang ada di ebook ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-4892424390819065095?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/4892424390819065095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=4892424390819065095' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4892424390819065095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4892424390819065095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/12/tips-mempercepat-akses-blog-atau.html' title='Tips Mempercepat akses Blog atau Website'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-5627665309679752132</id><published>2009-12-03T00:41:00.000-08:00</published><updated>2009-12-03T00:57:01.367-08:00</updated><title type='text'>MODEL PEMBELAJARAN MODERN</title><content type='html'>ABSTRAK&lt;br /&gt;MODEL PENYAMPAIAN PEMBELAJARAN MELALUI &lt;br /&gt;MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER&lt;br /&gt;(Studi Kasus Mata Diklat Otomotif Di SMK N 2 Kupang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh&lt;br /&gt;Willem Agustinus Kana&lt;br /&gt;Guru SMK Negeri 2 Kupang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penggunaan teknologi informasi sebagai alat bantu pembelajaran untuk dunia pendidikan, dapat menjawab tuntutan era globalisasi saat ini yang mengharuskan komunitas pembelajar untuk mampu menguasai pengetahuan dan keterampilan, serta mampu memecahkan masalah dalam waktu tercepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi komputer multimedia dapat diterapkan sebagai inovasi dalam pembelajaran modern, yang dapat memberikan pengalaman belajar bagi peserta didik mulai dari tingkat pengamatan (persepsi) menuju ke tingkat pengertian (konsepsi), juga teknologi komputer multimedia dapat menuntun peserta didik untuk mulai belajar dari yang bersifat konkret hingga ke belajar yang bersifat abstrak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam penelitian ini, dilakukan analisis perancangan model pembelajaran, yang diawali dengan teori pembelajaran modern. Untuk pemilihan obyek multimedia pembelajaran yang relevan, karakteristik materi pembelajaran merupakan hal yang sangat penting dalam pertimbangan pemilihan obyek multimedia tersebut. Karena tidak ada satu teknologi multimedia pembelajaran yang terbaik untuk semua materi pembelajaran.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk penyempurnaan hasil akhir perancangan model pembelajaran tersebut, diuji dengan suatu pengujian. Pengujian ini diujicobakan kepada peserta didik yang pernah mengikuti mata diklat dimaksud dan juga kepada guru penanggung jawab mata diklat tersebut, untuk memperoleh tanggapan, pendapat dan saran melalui kuisioner yang diisi oleh responden setelah mempelajari materi yang telah dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pengujian secara keseluruhan diperoleh rata-rata nilai 86 % dari responden setuju bahwa kualitas tampilan dan materi pembelajaran relevan. Hasil tersebut di atas memperlihatkan bahwa model pembelajaran berbasis komputer multimedia yang dirancang, telah memenuhi kebenaran teori pembelajaran modern dan telah memenuhi kriteria alat bantu pembelajaran yang berfungsi secara edukatif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci : model pembelajaran, karakteristik materi ajar, dan teknologi multimedia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-5627665309679752132?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/5627665309679752132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=5627665309679752132' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5627665309679752132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5627665309679752132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/12/model-pembelajaran-modern.html' title='MODEL PEMBELAJARAN MODERN'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-4685527608036849363</id><published>2009-08-15T10:39:00.000-07:00</published><updated>2010-09-03T22:16:17.950-07:00</updated><title type='text'>MATERI SMK RESEP MASAKAN</title><content type='html'>B. TEKNIK MEMBUAT BAKSO&lt;br /&gt;1. MEMBUAT ADONAN BAKSO&lt;br /&gt;UNTUK MEMBUAT ADONAN BAKSO, POTONG-POTONG KECIL DAGING, KEMUDIAN CINCANG HALUS DENGAN MENGGUNAKAN PISAU TAJAM ATAU FOOD PROCESSOR ATAU BLENDER. SETELAH ITU, HALUSKAN DAGING, ULENI DENGAN ES BATU ATAU AIR ES (10-15% BERAT DAGING) DAN GARAM (DAN BUMBU LAIN) SAMPAI MENJADI ADONAN YANG KALIS DAN PLASTIS SEHINGGA MUDAH DIBENTUK. SEDIKIT-SEDIKIT TAMBAHKAN TEPUNG KANJI AGAR ADONAN LEBIH MENGIKAT. PENAMBAHAN TEPUNG KANJI CUKUP 15-20% DARI BERAT DAGING, AGAR CITA RASA DAGING TETAP MENONJOL. ANDA BIAS BERKREASI DENGAN MENCAMPUR ATAU MENAMBAHKAN BAHAN LAIN KE DALAM ADONAN BAKSO UNTUK MENDAPATKAN TEKSTUR ATAU CITA RASA YANG LAIN. MISALNYA, CAMPUR DAGING AYAM DENGAN UDANG ATAU JAMUR CINCANG. BAHAN LAIN YANG BIAS DIPADU DENGAN DAGING, ANTARA LAIN PUTIH TELUR, TEPUNG PANIR, BISCUIT KEJU ATAU BISCUIT ASIN LAINNYA, SOUN, TAHU, DAUN BAWANG, BAWANG BOMBAY, DLL. AGAR CITA RASA BAHAN UTAMA TETAP MENONJOL, TAMBAHKAN BAHAN LAIN SEDIKIT SAJA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. MEMBENTUK ADONAN BAKSO&lt;br /&gt;SETELAH MENDAPATKAN ADONAN YANG DIKEHENDAKI, ANDA BISA LANGSUNG MEMBENTUK BAKSO DENGAN MENGGUNAKAN 2 SENDOK. AMBIL ADONAN DENGAN SENDOK, LALU BENTUK BULAT DENGAN BANTUAN SENDOK SATU LAGI. BAGI MEREKA YANG MAHIR BISA MENGGUNAKAN TANGAN. AMBIL SEGENGGAM ADONAN, REMAS DAN TEKAN KEARAH IBU JARI. ADONAN YANG KELUAR DARI ANTARA IBU JARI DAN TELUNJUK AKAN MEMBENTUK BULATAN. AGAR ADONAN TIDAK LENGKET, OLESKAN SEDIKIT MINYAK GORENG PADA TELAPAK TANGAN ANDA. ADONAN YANG SUDAH DIBENTUK SEBAIKNYA LANGSUNG DIREBUS ATAU MASUKKAN KE DALAM AIR MENDIDIH HINGGA MATANG. TANDANYA : BOLA-BOLA BAKSO AKAN MENGAPUNG DI PERMUKAAN AIR. PEREBUSAN BAKSO BIASANYA BERLANGSUNG 10-15 MENIT. SETELAH DIANGKAT, TIRISKAN, DINGINKAN PADA SUHU RUANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BEBERAPA TIPS YANG DAPAT DISAMPAIKAN DI SINI ADALAH SBB:&lt;br /&gt;1. GILING/CINCANG DAGING SEHALUS MUNGKIN SAMPAI MENYERUPAI PASTA (PASTE)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. UNTUK MENDAPATKAN GILINGAN YG HALUS, TAMBAHKAN 1 SDM MINYAK MASAK (COOKING OIL) PADA SETIAP BATCH (KALAU FOOD PROCESSORNYA KECIL, MUNGKIN KITA HARUS MENGGILING DAGING BEBERAPA BATCHES)&lt;br /&gt;SEBAGAI PENGGANTI DAGING SAPI (KALAU YANG TAKUT MAD COW, DSB) DAPAT MENGGUNAKAN DAGING AYAM BAGIAN PAHA ATAS. PAHA ATAS PADA AYAM DAPAT DIGOLONGKAN SEBAGAI RED MEAT YANG DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI SUBSTITUSI DAGING SAPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. UNTUK YANG SENANG BAKSO URAT, PADA PEMBUATAN BAKSO SAPI DAPAT DICAMPUR GROUND BEEF DENGAN GROUND CHUCK. UNTUK PEMBUATAN BAKSO AYAM, CAMPUR PAHA ATAS (TIGH) DENGAN DRUM STICK .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. UNTUK MENDAPATKAN BAKSO YANG KENYAL, DAPAT DIGUNAKAN BAKING SODA. GUNAKAN BAKING SODA SECUKUPNYA (KIRA-2 1/4 SDT UNTUK 21/2 CUP DAGING GILING HALUS). PENGGUNAAN BAKING SODA YG TERLALU BANYAK AKAN MEMBUAT RASA BAKSO GETIR (AGAK PAHIT). YIELD UNTUK 21/2 CUP DAGING GILING HALUS ADALAH KIRA-2 30 BUTIR BAKSO UKURAN SEDANG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. UNTUK MENDAPATKAN BAKSO YG KERAS, GUNAKAN TEPUNG TAPIOKA (TAPIOCA STARCH). BISA DIGUNAKAN TRIAL AND RIGHT (BUKAN ERROR) DENGAN CARA MEREBUS SEDIKIT ADONAN DI AIR MENDIDIH UNTUK MENGETAHUI APAKAH ADONAN SUDAH MENCAPAI TINGKAT KEKERASAN YG DIINGINKAN. KALAU MASIH KEEMPUKAN, TAMBAHKAN TEPUNG SEDIKIT DEMI SEDIKIT SAMPAI TINGKAT KEKERASAN YG DIINGINKAN. LEBIH BAIK MENAMBAH TEPUNG DARI PADA TERLALU BANYAK .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. UNTUK MENDAPATKAN UKURAN BAKSO YANG KIRA-2 SAMA BESAR, DAPAT DIGUNAKAN BAKING DISH. TEMPATKAN ADONAN KE DALAM BAKING DISH, BAGI RATA SESUAI KEINGINAN (DIPETAK-PETAK DI BAKING DISH) BARU KEMUDIAN DIBUAT BULATAN-2 SEPERTI BOLA. BUAT BAKSO SEKALIGUS DALAM JUMLAH YANG BANYAK DAN SIMPAN DI LEMARI ES.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA MEMBUAT BAKSO &gt; RESEP DASAR MEMBUAT BAKSO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RESEP DASAR BAKSO SAPI&lt;br /&gt;BAHAN :&lt;br /&gt;300 GR DAGING SAPI SEGAR, SDT GARAM, 2 SIUNG BAWANG PUTIH, CINCANG HALUS, SDT MERICA BUBUK, 1-2 SDM TEPUNG KANJI, 1 PUTIH TELUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. CINCANG ATAU GILING DAGING SAMPAI HALUS, CAMPUR BERSAMA GARAM, ADUK&lt;br /&gt;2. ULENI SAMPAI ADONAN LEMBUT DAN BISA DIPULUNG (KURLEB 30 MENIT). LALU MASUKKAN BAWANG PUTIH DAN MERICA&lt;br /&gt;3. SETELAH ADONAN RATA, MASUKKAN TEPUNG DAN PUTIH TELUR, ADUK SAMPAI TERCAMPUR&lt;br /&gt;4. BENTUK ADONAN MENJADI BULATAN MENGGUNAKAN 2 SENDOK. REBUS DALAM AIR MENDIDIH HINGGA BAKSO MENGAPUNG, ANGKAT, TIRISKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RESEP DASAR BAKSO URAT&lt;br /&gt;BAHAN :&lt;br /&gt;300 GR DAGING SENGKEL, 1 SIUNG BAWANG PUTIH, CINCANG HALUS, 1 SDT GARAM, SDT MERICA BUBUK, 2 SDM TEPUNG KANJI, 2 PUTIH TELUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. HALUSKAN SENGKEL DENGAN CARA DICINCANG HALUS ATAU DIGILING&lt;br /&gt;2. TAMBAHKAN BAWANG PUTIH, GARAM DAN MERICA. ADUK RATA, MASUKKAN TEPUNG KANJI, ADUK RATA, ULENI SAMBIL MASUKKAN PUTIH TELUR HINGGA ADONAN KALIS (KURLEB 30 MENIT)&lt;br /&gt;3. BENTUK ADONAN MENGGUNAKAN 2 SENDOK MENJADI BOLA-BOLA BAKSO. REBUS DALAM AIR MENDIDIH HINGGA BOLA-BOLA BAKSO MENGAPUNG, ANGKAT, TIRISKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RESEP DASAR BAKSO IKAN&lt;br /&gt;BAHAN :&lt;br /&gt;300 GR DAGING IKAN TENGGIRI (FILLET); 1 SIUNG BAWANG PUTIH, POTONG TIPIS, GORENG GARING, REMAS; SDT GARAM; SDT MERICA BUBUK; 4 SDM TEPUNG KANJI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. CINCANG ATAU BLENDER DAGING IKAN&lt;br /&gt;2. TAMBAHKAN BAWANG PUTIH, GARAM DAN MERICA, REMAS-REMAS SAMPAI TERCAMPUR RATA. MASUKKAN TEPUNG KANJI, ADUK ATAU ULENI SAMPAI TERCAMPUR RATA&lt;br /&gt;3. BENTUK ADONAN MENJADI BULATAN DENGAN MENGGUNAKAN 2 SENDOK. REBUS DALAM AIR MENDIDIH SAMPAI BAKSO MENGAPUNG, ANGKAT, TIRISKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RESEP DASAR BAKSO UDANG&lt;br /&gt;BAHAN :&lt;br /&gt;300 GR UDANG KUPAS; 1 SIUNG BAWANG PUTIH, POTONG TIPIS, GORENG KERING, REMAS; SDT GARAM; SDT MERICA BUBUK; 1 SDM TEPUNG KANJI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. HALUSKAN UDANG DENGAN CARA DIULEK/DICINCANG HALUS/DIPUKUL-PUKUL DENGAN PEMUKUL DAGING&lt;br /&gt;2. ULENI DAN BANTING-BANTING HINGGA MENJADI ADONAN YANG BISA DIPULUNG. TAMBAHKAN BAWANG PUTIH, GARAM, MERICA DAN TEPUNG KAJI, REMAS-REMAS HINGGA RATA&lt;br /&gt;3. BENTUK ADONAN MENJADI BULATAN DENGAN 2 SENDOK. REBUS DALAM AIR MENDIDIH SAMPAI BAKSO MENGAPUNG, ANGKAT, TIRISKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakso ayam ala Rina Rinso&lt;br /&gt;bahan : &lt;br /&gt;400 gr daging ayam, potong-potong&lt;br /&gt;3 sdm tepung sagu atau kanji&lt;br /&gt;1 butir telur&lt;br /&gt;1 sdt garam&lt;br /&gt;1/2 sdm gula&lt;br /&gt;1 sdt merica&lt;br /&gt;2 sdm bawang goreng&lt;br /&gt;Caranya :&lt;br /&gt;Masukkan semua bahan kecuali telur kedalam food processor, kemudian giling, biarkan selama kurang lebih 2menit atau sampai yakin daging sudah halus.&lt;br /&gt;Kemudian masukkan telur ayam dan campur lagi (masih di dalam food processor nih) sampai tercampur rata.&lt;br /&gt;Siapkan panci dengan air mendidih. Bentuk adonan menjadi bulat dengan 2 buah sendok, masukkan dulu 1 bakso, icipin kurang apa, kalau sudah cocok dengan selera tinggal masukkan adonan yg sudah dibulat-bulatkan ke dalam air mendidih, tunggu sampai mengapung dan siap dihidangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;150 gr margarin (boleh juga pakai butter )&lt;br /&gt;150 gr gula kastor (berhubung gak ada jadi gula pasir aku blender)&lt;br /&gt;175 gr terigu (tadi pake kunci biru, kemarin pake segitiga biru)&lt;br /&gt;1 sdt BP (baking powder)&lt;br /&gt;3 butir telur&lt;br /&gt;1 sdt essens vanili&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;1. Panaskan oven, siapkan cetakan muffin isi 12, beri kertas cup.&lt;br /&gt;2. Masukkan semua bahan itu ke dalam kom mikser&lt;br /&gt;3. Kocok dengan kecepatan sedang (speed 6 di KA) selama 5 menit (aslinya sih 2 menit tp krn aku gak yakin jadi aku tambahin waktu ngocoknya).&lt;br /&gt;4. Setelah itu masukkan ke cetakan muffin yg sudah diberi kertas cup. Adonan ini kental sekali jadi untuk menuangkan ke paper cup pakai sendok aja.&lt;br /&gt;5. Panggang dengan suhu 180 derajat selama 18-20 menit.&lt;br /&gt; Hasilnya : 12 buah cup cake yg yummy...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;15 ekor udang ukuran sedang, ambil kulitnya, tinggalkan bagian ekornya.&lt;br /&gt;200 gr wortel, iris bentuk korek&lt;br /&gt;1 buah bawang bombay, iris bulat&lt;br /&gt;3 siung bawang putih, cincang&lt;br /&gt;1 cm jahe&lt;br /&gt;600 ml air&lt;br /&gt;5 sdm saos tomat&lt;br /&gt;garam, gula pasir dan merica&lt;br /&gt;5 sdm kecap ikan&lt;br /&gt;2 sdm gula pasir&lt;br /&gt;2 sdm Tepung kanji/tapioka + air (untuk mengentalkan kuah)&lt;br /&gt;100 gr tepung kanji untuk melapisi udang&lt;br /&gt;1 butir putih telur untuk memanir udang&lt;br /&gt;minyak goreng untuk menumis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat :&lt;br /&gt;Campur kecap ikan dengan gula pasir, gunakan untuk merendam udang selama kurang lebih 20 menit.&lt;br /&gt;Setelah 20 menit masukkan udang ke dalam putih telur, kemudian baru lapisi dengan tepung kanji/tapioka. Kemudian goreng.&lt;br /&gt;Tumis bawang putih dan jahe, setelah harum masukkan worte kemudian tambahkan air. Rebus hingga mendidih, tambahkan bawang bombay. Setelah wortel empuk masukkan saos tomat, garam, gula pasir, dan merica, aduk hingga rata. Kemudian kentalkan dengan cara memberi larutan air kanji/tapioka.&lt;br /&gt;Satukan udang dengan wortel, siap disajikan hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Makes about 30 cupcakes [kalo pake cup stroberi yang besar itu cuman jadi 12-15an] &lt;br /&gt;1 3/4 cups cake flour, not self-rising (cap kunci biru)&lt;br /&gt;1 1/4 cups unbleached all-purpose flour (cap segitiga biru)&lt;br /&gt;2 cups sugar (aku pake 1 setengah aja udah manis)&lt;br /&gt;1 tablespoon baking powder&lt;br /&gt;3/4 teaspoon salt&lt;br /&gt;1 cup (2 sticks) unsalted butter, cut into 1-inch cubes (suhu ruang)&lt;br /&gt;4 large eggs&lt;br /&gt;1 cup whole milk (susu ultra)&lt;br /&gt;1 teaspoon pure vanilla extract&lt;br /&gt;1. Preheat oven to 325° (kira2 165 derajat celcius ya?). Line cupcake pans with paper liners; set aside. In the bowl of an electric mixer fitted with the paddle attachment, combine flours, sugar, baking powder, and salt; mix on low speed until combined. Add butter, mixing until just coated with flour. (bahan tepung2an dicampur semua, diayak, lalu masukin butternya, aduk sampe asal nyampur aja)&lt;br /&gt;2. In a large glass measuring cup, whisk together eggs, milk, and vanilla. With mixer on medium speed, add wet ingredients in 3 parts, scraping down sides of bowl before each addition; beat until ingredients are incorporated but do not overbeat. (telor, susu, vanilla dicampur pake whisk, trus dimasukin di adonan nomer 1 pake mixer)&lt;br /&gt;3. Divide batter evenly among liners, filling about two-thirds full. Bake, rotating pan halfway through, until a cake tester inserted in the center comes out clean, 17 to 20 minutes.&lt;br /&gt;4. Transfer to a wire rack to cool completely. Repeat process with remaining batter. Once cupcakes have cooled, use a small offset spatula to frost tops of each cupcake. Decorate with sprinkles, if desired. Serve at room temperature&lt;br /&gt;Bahan-bahan:&lt;br /&gt;150 g Mentega tawar&lt;br /&gt;150 g Gula pasir&lt;br /&gt;2 butir Telur ayam&lt;br /&gt;120 g  Cokelat cincang&lt;br /&gt;8 buah Mangkuk kue kertas&lt;br /&gt;Ayak jadi satu:&lt;br /&gt;150 g Tepung terigu&lt;br /&gt;½ sdt Baking powder&lt;br /&gt;½ sdt Vanili bubuk&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Topping:&lt;br /&gt;200 ml Krim segar&lt;br /&gt;75 g Keju krim&lt;br /&gt;4 sdm ABC Special Grade Rasa Mocca&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Taburan:&lt;br /&gt;100 g Dark cooking chocolate, parut&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Keju krim atau cream cheese adalah jenis keju muda, yang lunak, lembut segar rasanya. Keju ini biasa dipakai untuk membuat dessert. Dijual dalam kemasan kertas aluminium atau mangkuk plastik. Bisa dibeli di pasar swalayan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;•    Kocok mentega dan gula hingga lembut.&lt;br /&gt;•    Tambahkan telur satu per satu sambil kocok hingga rata.&lt;br /&gt;•    Masukkan campuran terigu, aduk rata.&lt;br /&gt;•    Tambahkan cokelat cincang, aduk rata.&lt;br /&gt;•    Taruh mangkuk kertas dalam lubang cetakan muffin.&lt;br /&gt;•    Tuangi adonan hingga 2/3 penuh.&lt;br /&gt;•    Panggang dalam oven selama 40 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Topping : &lt;br /&gt;•    Kocok krim hingga kental.&lt;br /&gt;•    Tambahkan keju krim, kocok hingga rata.&lt;br /&gt;•    Tambahkan ABC Special Grade Rasa Mocca. Kocok rata.&lt;br /&gt;•    Hiasi kue dengan bahan Topping dan beri bahan taburan.&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;2 sdm minyak zaitun&lt;br /&gt;1 sdt Minyak Wijen ABC&lt;br /&gt;3 sdt jahe, parut&lt;br /&gt;2 sdm Kecap Asin ABC&lt;br /&gt;4 buah cabai rawit merah, iris halus&lt;br /&gt;2 sdt bawang putih, cincang&lt;br /&gt;2 batang daun ketumbar, cincang&lt;br /&gt;2 sdm air jeruk lemon&lt;br /&gt;4 potong (@ 200 g) Fillet Ikan Kakap&lt;br /&gt;1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sayuran : &lt;br /&gt;200 g Nanas, iris lebar&lt;br /&gt;1 buah Mentimun Hijau, iris memanjang&lt;br /&gt;1 buah Paprika Merah, iris memanjang&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Sayuran lebih baik dikonsumsi setengah matang, karena kandungan vitamin dalam sayuran tidak hilang oleh proses pemasakan yang terlalu lama. Sayuran yang dimasak terlalu lama tidak mengandung vitamin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bumbu untuk rendaman ikan bisa ditambahkan dengan serai, bila ingin pedas bisa ditambahkan cabai rawit atau cabai merah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Porsi : 4 Porsi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Balur ikan kakap dengan jahe, bawang putih, daun ketumbar, air jeruk lemon dan minyak wijen ABC. Aduk rata perlahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Diamkan ikan kakap selama 15 menit. Pisahkan bumbu hasil rendaman ikan untuk dijadikan olesan ikan saat pemasakan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Panaskan minyak zaitun dalam wajan (grill pan), panggang ikan sambil olesi bumbu rendaman    sampai ikan matang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Panaskan air bumbu rendaman ikan sambil kentalkan dengan maizena.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bakar semua sayuran sampai matang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sajikan ikan dan sayuran di atas piring dalam keadaan panas atau hangat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Siram dengan saus rendaman yang sudah kental.&lt;br /&gt;•  &lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;2 potong @150 g daging sapi tenderloin&lt;br /&gt;2 siung bawang putih, parut&lt;br /&gt;½ sdm Kecap Inggris ABC&lt;br /&gt;1 sdm minyak zaitun&lt;br /&gt;½ sdt mustard&lt;br /&gt;½ sdt kaldu bubuk&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saus:&lt;br /&gt;1 sdm margarin&lt;br /&gt;1 sdt  merica hitam bubuk&lt;br /&gt;2 sdm Kecap Manis ABC&lt;br /&gt;1 sdm saus BBQ&lt;br /&gt;1 sdt  garam&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setup Sayuran:&lt;br /&gt;1 sdm minyak sayur&lt;br /&gt;20 g bawang Bombay, iris kasar&lt;br /&gt;½ buah paprika merah, potong dadu &lt;br /&gt;½ buah paprika hijau, potong dadu&lt;br /&gt;100 g wortel, potong panjang 3 cm&lt;br /&gt;100 g brokoli, lepaskan kuntumnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Daging sapi tenderloin adalah daging sapi bagian has dalam. Di pasar swalayan bagian daging biasanya sudah dibersihkan dan dipotong bentuk bundar. Beratnya per potong 150 gram – 200 gram. Daging sapi ini tidak berlemak karena itu cocok untuk mereka yang berdiet rendah lemak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Blansir adalah merebus sayuran dengan cara cepat. Caranya rebus sayuran dalam air mendidih selama beberapa saat. Angkat, tiriskan dan masukkan segera ke dalam air es. Dengan cara ini sayuran tetap renyah dan cantik warnanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Lumuri daging sapi dengan bawang putih,  Kecap Inggris ABC , minyak zaitun, mustard, dan kaldu bubuk hingga rata. Sisihkan selama 30 menit.&lt;br /&gt;Panaskan wajan, beri sedikit minyak, masak potongan daging hingga matang kedua sisinya. Angkat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saus: &lt;br /&gt;Lelehkan margarin, tambahkan merica, Kecap Manis ABC , saus BBQ dan garam, masak hingga mendidih. Angkat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setup Sayuran: &lt;br /&gt;Blansir tiap sayuran secara terpisah.&lt;br /&gt;Tumis bawang Bombay hingga layu. Masukkan sayuran, aduk rata, angkat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penyajian: &lt;br /&gt;Taruh steak di piring saji. Beri setup sayuran dan sausnya.&lt;br /&gt;Sajikan panas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;120 ml    ABC Special Grade Rasa Strawberry&lt;br /&gt;16 buah Strawberry , bersihkan&lt;br /&gt;480 ml   Jus Jambu Biji Merah&lt;br /&gt;2 sdt       Cokelat Bubuk &lt;br /&gt;Es Batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Cokelat bubuk yang sedikit pahit menjadi aksen unik minuman ini. Pilih cokelat bubuk berkualutas bagus agar memberi aroma segar pada minuman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;•    Siapkan 4 buah gelas saji.&lt;br /&gt;•    Masukkan ABC Special Grade Rasa Strawberry, strawberry, dan jus jambu ke dalam blender.&lt;br /&gt;•    Proses hingga terlihat halus.&lt;br /&gt;•    Tuangkan ke masing – masing gelas saji.&lt;br /&gt;•    Sajikan dingin.&lt;br /&gt;•  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;1 buah  egg tofu, potong melintang 11/2 cm&lt;br /&gt;1 sdm   minyak sayur&lt;br /&gt;1 siung bawang putih, cincang halus&lt;br /&gt;50 g      bawang bombay, iris kasar&lt;br /&gt;100 g    udang sedang, kupas&lt;br /&gt;50 g      paprika merah, potong dadu&lt;br /&gt;150 g    jamur merang/kancing, belah dua&lt;br /&gt;150 ml   air&lt;br /&gt;2 sdm    Saus Tiram ABC&lt;br /&gt;1 sdm    Kecap Asin ABC&lt;br /&gt;1 sdm    Kecap Manis ABC&lt;br /&gt;½ sdt    merica hitam, memarkan kasar&lt;br /&gt;1 sdt     garam&lt;br /&gt;1 sdt     tepung kanji, larutkan dengan sedikit air &lt;br /&gt;Daun bawang, iris kasar, untuk taburan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Untuk memasak hidangan ini di restoran biasanya dipakai sapo yaitu wadah bertutup dari tembikar yang tahan panas (bisa langsung dipanaskan di atas api). Panci sapo bisa dibeli di toko peralatan dapur atau pasar swalayan. Jika tak ada bisa dipakai panci atau wajan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Goreng egg tofu sampai kuning kecokelatan.&lt;br /&gt;Panaskan wajan, tumis bawang putih, bawang Bombay dan paprika merah sampai layu dan harum.&lt;br /&gt;Tambahkan udang dan jamur merang lalu masukkan Saus Tiram ABC, Kecap Asin ABC dan Kecap Manis ABC. Aduk rata.&lt;br /&gt;Tuangkan air, garam dan merica hitam lalu aduk rata. Kentalkan dengan larutan tepung kanji. Didihkan lalu angkat.&lt;br /&gt;Sajikan dalam mangkuk dengan ditaburi daun bawang.&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;150 g Mentega tawar&lt;br /&gt;150 g Gula pasir&lt;br /&gt;2 butir Telur ayam&lt;br /&gt;120 g  Cokelat cincang&lt;br /&gt;8 buah Mangkuk kue kertas&lt;br /&gt;Ayak jadi satu:&lt;br /&gt;150 g Tepung terigu&lt;br /&gt;½ sdt Baking powder&lt;br /&gt;½ sdt Vanili bubuk&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Topping:&lt;br /&gt;200 ml Krim segar&lt;br /&gt;75 g Keju krim&lt;br /&gt;4 sdm ABC Special Grade Rasa Mocca&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Taburan:&lt;br /&gt;100 g Dark cooking chocolate, parut&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Keju krim atau cream cheese adalah jenis keju muda, yang lunak, lembut segar rasanya. Keju ini biasa dipakai untuk membuat dessert. Dijual dalam kemasan kertas aluminium atau mangkuk plastik. Bisa dibeli di pasar swalayan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;•    Kocok mentega dan gula hingga lembut.&lt;br /&gt;•    Tambahkan telur satu per satu sambil kocok hingga rata.&lt;br /&gt;•    Masukkan campuran terigu, aduk rata.&lt;br /&gt;•    Tambahkan cokelat cincang, aduk rata.&lt;br /&gt;•    Taruh mangkuk kertas dalam lubang cetakan muffin.&lt;br /&gt;•    Tuangi adonan hingga 2/3 penuh.&lt;br /&gt;•    Panggang dalam oven selama 40 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Topping : &lt;br /&gt;•    Kocok krim hingga kental.&lt;br /&gt;•    Tambahkan keju krim, kocok hingga rata.&lt;br /&gt;•    Tambahkan ABC Special Grade Rasa Mocca. Kocok rata.&lt;br /&gt;•    Hiasi kue dengan bahan Topping dan beri bahan taburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;4 potong daging dada dan paha ayam tanpa tulang dan kulit, potong dadu besar&lt;br /&gt;½ sdt merica bubuk&lt;br /&gt;½ sdt garam&lt;br /&gt;Minyak untuk menggoreng&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aduk rata:&lt;br /&gt;4 sendok makan tepung terigu&lt;br /&gt;1 sdm tepung beras&lt;br /&gt;Saus:&lt;br /&gt;2 siung bawang putih, parut&lt;br /&gt;1 sdm Saus Tomat ABC&lt;br /&gt;2 sdm Kecap Inggris ABC&lt;br /&gt;1 sdt  Kecap Manis ABC&lt;br /&gt;1 sdt cuka anggur merah&lt;br /&gt;2 sdm mentega tawar&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pelengkap:&lt;br /&gt;Setup Sayuran&lt;br /&gt;Kentang Goreng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Jika ingin daging ayam tanpa lemak gunakan daging dada ayam atau fillet ayam. Tetapi jika ingin lebih gurih bisa dipakai daging paha atas ayam yang sudah dibuang tulang dan kulitnya.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Cuka anggur merah atau red wine vinegar adalah cuka yang terbuat dari fermentasi jus anggur merah. Jika tak ada bisa diganti dengan air jeruk lemon.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Lumuri potongan daging ayam dengan garam dan merica hingga rata.&lt;br /&gt;Balut tiap potongan ayam dengan campuran tepung hingga rata.&lt;br /&gt;Goreng dalam minyak panas di atas api sedang hingga kuning dan matang. Angkat, tiriskan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saus : &lt;br /&gt;Masak semua bahan menjadi satu hingga mendidih. Angkat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penyajian:&lt;br /&gt;Letakkan bistik di piring saji, tuangi sausnya.&lt;br /&gt;Sajikan hangat dengan pelengkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;20 buah   Strawberry, potong dua&lt;br /&gt;8 lembar  Daun mint      &lt;br /&gt;60 ml        ABC Special Grade Rasa Apple Cranberry&lt;br /&gt;600 ml      Jus Apel ABC&lt;br /&gt;Es Batu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Daun mint atau mentol adalah jenis daun yang memiliki rasa peppermint atau mentol. Bentuknya kecil, bulat panjang, bergerigi dan sedikit berbulu. Bisa dibeli di pasar swalayan besar. Bisa ditambahkan jumlahnya jika suka rasa pedas segar.&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :Siapkan 4 buah gelas saji.Masukkan buah strawberry es batu dan ABC Special Grade Rasa Apple Cranberry, daun mint ke dalam gelas-gelas saji.Tuangi Jus Apel ABC dan tambahkan es batu hingga penuh.&lt;br /&gt;Sajikan dingin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;120 ml ABC Squash Delight Rasa Jeruk Florida&lt;br /&gt;15 lembar daun mint &lt;br /&gt;30 ml   jus lemon / air jeruk lemon&lt;br /&gt;2 kaleng air soda tawar&lt;br /&gt;Es Batu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Minuman ini sangat tepat diminum setelah menyantap hidangan – hidangan yang bersantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;• Siapkan 4 buah gelas saji.&lt;br /&gt;• Masukkan daun mint ke dalam mangkuk stainless steel/plastik.&lt;br /&gt;• Tumbuk dengan sendok sayur hingga agak hancur kemudian masukkan ke dalam gelas saji.&lt;br /&gt;• Masukkan ABC Squash Delight rasa Jeruk Florida, jus lemon, es batu, dan terakhir tuangkan air soda hingga hampir penuh ke dalam gelas saji.&lt;br /&gt;• Sajikan dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;4 buah (@ 100 g) Daging Has Dalam&lt;br /&gt;1 sdm  Kecap Asin ABC&lt;br /&gt;¼ sdt   Merica Bubuk&lt;br /&gt;200 gr Tepung Terigu&lt;br /&gt;2 butir  Telur Ayam, kocok&lt;br /&gt;250 g   Tepung Roti Putih Kasar&lt;br /&gt;Minyak Goreng untuk menggoreng&lt;br /&gt;Sayuran :&lt;br /&gt;50 g Kembang Kol, potong pertangkai, rebus sebentar&lt;br /&gt;Saus :&lt;br /&gt;2 sdm Minyak Goreng&lt;br /&gt;50 g    Bawang Bombay, iris tipis&lt;br /&gt;½ buah Wortel, potong panjang seperti korek api&lt;br /&gt;½ buah Paprika Hijau, iris tipis&lt;br /&gt;100 ml Saus Tomat ABC&lt;br /&gt;4 sdm Kecap Manis ABC&lt;br /&gt;20 ml  Air &lt;br /&gt;1 buah Lemon, peras ambil airnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Untuk membuat daging lebih empuk, pukul-pukul daging dengan pemukul daging hingga agak lebar dan pipih.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Potongan daging has sapi bisa dibeli di pasar swalayan. Tersedia daging lokal dan impor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Bumbui daging has luar dengan Kecap Asin ABC dan merica hingga rata. Diamkan kurang lebih 5 menit.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Balut daging has dengan tepung terigu, lalu celupkan ke dalam telur ayam kocok dan balut dengan tepung roti hingga rata.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Goreng daging dengan minyak banyak hingga kuning kecokelatan dan matang. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Saus : &lt;br /&gt;Tumis bawang Bombay sampai layu dan harum. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Tambahkan paprika hijau dan wortel. Aduk rata. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Tambahkan Saus Tomat ABC dan Kecap Manis ABC sambil aduk lalu masukkan air. Panaskan dan tambahkan  air jeruk lemon. Angkat.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Potong melintang daging panir. Siram dengan sausnya. &lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;2 sdm   Minyak goreng&lt;br /&gt;3 siung Bawang Merah, iris tipis&lt;br /&gt;2 siung Bawang Putih, iris tipis&lt;br /&gt;1 buah  Cabai Merah, iris tipis&lt;br /&gt;2 biji       Keluwek, keluarkan isinya&lt;br /&gt;2 lembar Daun Salam&lt;br /&gt;1 ruas    Lengkuas, memarkan&lt;br /&gt;3 biji       Cabai Rawit, potong kasar&lt;br /&gt;500 g      Kikil Sapi, potong dadu, rebus sampai lunak, tiriskan&lt;br /&gt;1 buah    Labu Siam, potong dadu, cuci bersih dan beri garam&lt;br /&gt;½ butir     Kelapa, parut dan ambil santannya&lt;br /&gt;3 sdm      Santan Krim&lt;br /&gt;2 sdm      Kecap Manis ABC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumbu, haluskan:&lt;br /&gt;½ ruas Kunyit&lt;br /&gt;½ ruas Jahe&lt;br /&gt;1 sdt Garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;•    Belilah kikil sapi yang sudah direbus dan bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Pilih keluwak yang tua, jika diguncang terdengar bunyi dan cicipi dahulu sebelum dicampurkan dalam masakan. Keluwak yang muda akan berasa pahit sedangkan yang tua tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;•    Tumis bawang merah, bawang putih, kunyit dan cabai merah sampai layu. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan keluwak, santan, lengkuas dan daun salam. Rebus sampai mendidih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Masukkan potongan buah cabai rawit dan labu siam. Aduk rata, tambahkan santan krim dan didihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Tambahkan Kecap Manis ABC. Biarkan mendidih hingga seluruhnya matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;Curry Rice:&lt;br /&gt;2 sdm Mentega&lt;br /&gt;25 g     Bawang Bombay, cincang kasar&lt;br /&gt;20 g     Paprika Hijau, cincang kasar&lt;br /&gt;2 butir Telur Ayam, kocok&lt;br /&gt;1 sdm Curry Powder/bumbu kari bubuk&lt;br /&gt;200 g   Nasi Putih&lt;br /&gt;¼ sdt   Garam&lt;br /&gt;¼ sdt   Merica&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Grilled Fish :&lt;br /&gt;2 potong (@100 g) Ikan Gindara&lt;br /&gt;2 sdm Kecap Asin ABC&lt;br /&gt;¼ sdt   Merica bubuk&lt;br /&gt;1 sdm Air Jeruk Lemon&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pelengkap :&lt;br /&gt;Salad Sayuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Bumbu Kari atau Curry Powder adalah campuran bumbu-bumbu dapur india yang terdiri dari berbagai macam rempah-rempah. Di pasar juga terdapat bumbu kari basah. Di supermarket atau toko bumbu biasanya bumbu kari ini dikemas dalam botol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Curry Rice: &lt;br /&gt;•    Tumis bawang Bombay dan paprika hijau dengan mentega sampai layu dan harum. &lt;br /&gt;•    Masukkan kocokan telur ayam, tumis sampai matang menjadi orak arik.&lt;br /&gt;•    Masukkan curry powder dan turmeric powder. Tambahkan nasi putih, garam dan merica. Aduk rata dan panaskan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Grilled Fish : &lt;br /&gt;•    Bumbui ikan gindara dengan Kecap Asin ABC, merica bubuk dan air jeruk lemon hingga rata. &lt;br /&gt;•    Diamkan 10 menit lalu bakar sampai matang dan berwarna kecokelatan setiap sisinya. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;•    Sajikan nasi kari beserta ikan gindara dan pelengkap.&lt;br /&gt; Bahan-bahan:&lt;br /&gt;2 buah    Tahu putih, hancurkan dengan sendok&lt;br /&gt;50 g         Udang kupas,  cincang&lt;br /&gt;50 g         Daging ayam giling&lt;br /&gt;1 batang Daun bawang, iris tipis&lt;br /&gt;1 buah     Cabai rawit, iris tipis&lt;br /&gt;1 siung    Bawang putih, cincang halus&lt;br /&gt;1 sdm      Kecap Asin ABC&lt;br /&gt;½ sdt        merica bubuk&lt;br /&gt;1 butir      Telur Ayam&lt;br /&gt;50 g         Tepung Terigu&lt;br /&gt;100 g       Tepung Roti Putih Kasar&lt;br /&gt;Minyak Goreng &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saus, aduk rata :&lt;br /&gt;2 sdm  Mayones botolan&lt;br /&gt;2 sdm  Sambal ABC&lt;br /&gt;½ sdt    Mustard pasta&lt;br /&gt;1 sdm  air jeruk lemon&lt;br /&gt;¼ sdt    merica bubuk&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Pilihlah tahu putih yang berkualitas bagus, teksturnya lembut atau halus. Cuci dengan air hangat lalu tiriskan hingga seluruh airnya kering. Jika tahu berair adonan akan jadi lembek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Campur udang kupas, daging ayam giling, daun bawang, cabai rawit, bawang putih, Kecap Asin ABC, merica. Aduk rata.&lt;br /&gt;Tambahkan dengan tahu, telur ayam dan tepung terigu. Aduk rata.&lt;br /&gt;Bentuk adonanmenjadi bola-bola sebesar bola pingpong.&lt;br /&gt;Panir adonan dengan tepung roti putih kasar.&lt;br /&gt;Goreng adonan dalam minyak banyak sampai kuning kecokelatan. &lt;br /&gt;Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;Sajikan panas dengan sausnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;10 potong sayap ayam&lt;br /&gt;3 siung bawang putih, parut&lt;br /&gt;1 sdt cabai bubuk&lt;br /&gt;2 sdm Kecap Manis ABC&lt;br /&gt;2 sdm Kecap Asin ABC&lt;br /&gt;3 sdm minyak goreng&lt;br /&gt;1 sdt garam&lt;br /&gt;½ sdt merica hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saus Jeruk:&lt;br /&gt;3 sdm gula pasir&lt;br /&gt;225 ml jus jeruk &lt;br /&gt;2 sdm Saus Sambal Extra Pedas ABC&lt;br /&gt;2 siung bawang putih, cincang&lt;br /&gt;½ sdt garam&lt;br /&gt;½ sdt merica hitam bubuk&lt;br /&gt;1 sdm Saus Tomat ABC&lt;br /&gt;1 sdm  air jeruk lemon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saran Penyajian:&lt;br /&gt;•        Cabai bubuk adalah cabai merah yang sudah dikeringkan lalu digiling halus. Dijual dalam kemasan botol.&lt;br /&gt;•        Ujung runcing sayap ayam yang dipotong, jangan dibuang, jadikan sebagai bahan pembuat kaldu ayam yang enak.&lt;br /&gt;.  Porsi : 4 porsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt; •     Buang ujung sayap ayam yang runcing.&lt;br /&gt;•    Campur dengan bawang putih, cabai bubuk, Kecap Manis ABC, Kecap Asin ABC , minyak goreng, garam dan merica. Remas-remas dan biarkan selama 1 jam dalam lemari pendingin agar bumbu meresap.&lt;br /&gt;•    Panaskan minyak dalam wajan lalu goreng sayap yang sudah dibumbui tadi sampai kecokelatan dan matang. Susun di atas piring kemudian siram dengan Saus Jeruk.&lt;br /&gt;•      Saus Jeruk : Panaskan gula pasir, masak sampai menjadi karamel (tidak pahit). Lalu tambahkan jus jeruk dan Saus Sambal Extra Pedas ABC. Barkan mendidih dengan api kecil sampai sedikit menyusut.&lt;br /&gt;•      Tumis bawang putih sampai layu dan aromanya wangi. Angkat,masukkan ke dalam saus&lt;br /&gt;•     Masak sampai mengental, bumbui dengan garam, merica hitam, tambahkan Saus Tomat ABC dan air jeruk lemon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;12 buah Pisang Raja/kepok, potong sua menyerong&lt;br /&gt;100 g     Tepung Terigu&lt;br /&gt;25 g       Tepung Beras&lt;br /&gt;1 butir    Telur Ayam&lt;br /&gt;200 ml   Air&lt;br /&gt;1 sdt      Garam&lt;br /&gt;3 sdm   Gula Pasir&lt;br /&gt;300 g    Tepung Roti Putih Kasar&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saus :&lt;br /&gt;4 sdm  ABC Special Grade Rasa Strawberry&lt;br /&gt;8 buah Stroberi, blender&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;•    Pastikan pisang terendam dalam minyak banyak dengan api sedang agar matangnya merata dan kering sehingga tidak perlu dibalik-balik.&lt;br /&gt;•    Jangan membolak-balik pisang sedang goreng agar adonannya tidak rusak atau berantakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;•    Campurkan tepung terigu, tepung beras, telur ayam, air, garam dan gula pasir. Aduk rata hingga licin.&lt;br /&gt;•    Celupkan tiap potongan  pisang ke dalam adonan hingga rata.&lt;br /&gt;•    Balur dengan  dengan tepung roti putih kasar.&lt;br /&gt;•    Goreng pisang dengan minyak banyak hingga kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;•    Saus : Saring buah stroberi halus.&lt;br /&gt;•    Tambahkan ABC Special Grade Rasa Strawberry , masaksampai mengental.&lt;br /&gt;•    Sajikan pisang dengan sausmya.&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;150 ml krim segar cair/whiping cream&lt;br /&gt;75 g cream cheese&lt;br /&gt;2 sdm ABC Special Grade Rasa Strawberry&lt;br /&gt;4 buah strawberry, bersihkan, cincang&lt;br /&gt;4 buah biskuit cokelat, remas halus&lt;br /&gt;Hiasan:&lt;br /&gt;4 buah strawberry, bersihkan, cincang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Krim segar merupakan jenis krim kental yang dijual dalam kemasan karton di pasar swalayan besar           atau toko bahan kue. Krim ini jika dikocok akan mengental.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jika ingin efek lebih keras teksturnya, simpan Creamy Strawberry dalam lemari es atau freezer selama      1 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Kocok krim dengan mikser listrik hingga kental.&lt;br /&gt;Tambahkan cream cheese dan ABC Special Grade Rasa Strawberry, kocok rata.&lt;br /&gt;Tambahkan strawberry, aduk rata.&lt;br /&gt;Siapkan 4 gelas mungil. Isi masing-masing dengan ¼ bagian biskuit cokelat.&lt;br /&gt;Lapisi dengan krim strawberry.&lt;br /&gt;Hiasi dengan strawberry cincang.&lt;br /&gt;Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;250 g Tapai Singkong Manis, buang serat tengahnya, haluskan&lt;br /&gt;100 g Keju Chedar, parut&lt;br /&gt;4 sdm ABC Special Grade rasa Cocopandan&lt;br /&gt;10 lembar Kulit Lumpia siap pakai, ukuran 16x16 cm&lt;br /&gt;50 g Meises Cokelat&lt;br /&gt;75 g Kacang Mete, goreng&lt;br /&gt;1 sdm Tepung Terigu, larutkan dengan sedikit air&lt;br /&gt;Minyak Goreng untuk menggoreng&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Kacang mete dapat diganti dengan kacang tanah kupas kering.&lt;br /&gt; Tapai singkong dijual dengan berbagai kemasan. Pilih tapai singkong yang manis aromanya tidak                terlalu tajam dan tidak terlalu lembek teksturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Campur tapai singkong, keju parmesan dan ABC Special Grade rasa Cocopandan, aduk rata.&lt;br /&gt;Taruh adonan tapai di atas kulit lumpia, taburi dengan meses dan kacang mete. Gulung kecil hingga            berbentuk stik. Rekatkan ujungnya dengan perekat.&lt;br /&gt;Goreng dalam minyak banyak dan panas hingga berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;Sajikan dalam gelas atau toples.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;Lapisan 1:&lt;br /&gt;90 ml   ABC Special Grade Rasa Strawberry&lt;br /&gt;8 buah Strawberry&lt;br /&gt;120 ml Air matang dingin&lt;br /&gt;Es batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan 2:&lt;br /&gt;120    Susu segar&lt;br /&gt;40 g   Cokelat bubuk&lt;br /&gt;90 ml ABC Special Grade Rasa Mocca&lt;br /&gt;Es batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiasan:&lt;br /&gt;4 buah strawberry&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan rasa cokelat yang pekat dan asli, pilihlah cokelat bubuk yang berkualitas dengan rasa dan warna alami. Berbagai jenis cokelat bubuk bisa dibeli di pasar swalayan atau toko bahan kue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Lapisan 1:&lt;br /&gt;•    Masukkan ABC Special Grade Rasa Strawberry, buah strawberry, es batu ke dalam mangkuk blender. Proses hingga lembut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lapisan 2:&lt;br /&gt;•    Masukkan ABC Special Grade Rasa Mocca, susu segar, cokelat, es batu ke dalam mangkuk blender. Proses hingga lembut.&lt;br /&gt;•    Tuangkan ke masing-masing gelas saji dengan cara berlapis.&lt;br /&gt;•    Hiasi dengan strawberry.&lt;br /&gt;•    Sajikan dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.abcculinaryacademy.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Bahan-bahan:&lt;br /&gt;2 sdm Minyak Sayur&lt;br /&gt;2 siung Bawang Merah, iris tipis&lt;br /&gt;1 siung Bawang Putih, iris tipis&lt;br /&gt;1 buah  Cabai Merah, iris tipis&lt;br /&gt;2 butir   Telur Ayam&lt;br /&gt;1 sdm   Kecap Ikan&lt;br /&gt;1 sdm   Kecap Asin ABC&lt;br /&gt;5 sdm   Kecap Manis ABC&lt;br /&gt;100 g    Dada Ayam Fillet, rebus, suir&lt;br /&gt;4 buah  Bakso Sapi, iris kasar&lt;br /&gt;4 buah  Bakso Ikan, iris kasar&lt;br /&gt;8 buah  Udang kupas&lt;br /&gt;2 buah  Sosis Ayam atau Sapi, iris tipis&lt;br /&gt;1 bungkus Mi Telur kering, rebus setengah matang, tiriskan&lt;br /&gt;1 tangkai Sawi Hijau, potong 3 cm&lt;br /&gt;20 g bongkol Sawi Putih, iris halus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penyajian:&lt;br /&gt;Selain mi telur kering bisa dipakai mi telur segar/basah. Jika memakai yang basah, siram mi dengan air panas agar minyaknya larut lalu tiriskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Cara Membuat :&lt;br /&gt;Tumis bawang merah, bawang putih dan cabai merah sampai layu dan harum. Masukkan telur ayam sambil aduk rata.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Tambahkan ayam , bakso sapi, bakso ikan, udang kupas dan sosis tumis sebentar lalu tuangi kecap ikan, Kecap Asin ABC, Kecap Manis ABC dan merica. Aduk rata.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Masukkan sawi hijau dan sawi putih, aduk sebentar sampai sedikit layu lalu tambahkan mi sambil diaduk perlahan dan rata.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Bahan :    &lt;br /&gt;• 3 buah Jagung muda (diiris - iris)    &lt;br /&gt;• 2 btr Telur ayam    &lt;br /&gt;• 300 gr Wortel (diiris - iris)    &lt;br /&gt;• 300 gr Bunga kol (diiris - iris)    &lt;br /&gt;• 100 gr Daging sapi giling    &lt;br /&gt;• 3 lbr Daun bawang (diiris - iris)    &lt;br /&gt;• 1 tangkai Seledri (diiris - iris)    &lt;br /&gt;• 5 siung Bawang merah (diiris - iris)    &lt;br /&gt;• 2 siung Bawang putih (diiris - iris)    &lt;br /&gt;• Garam, pala dan merica secukupnya  &lt;br /&gt;• Air Secukupnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Memasak :    &lt;br /&gt;• Tumis bawang merah, bawang putih, pala, merica dan daging giling hingga harum.&lt;br /&gt;• Masukkan Air, tambahkan jagung muda, wortel, bunga kol, daun bawang dan seledri.&lt;br /&gt;• Bila sayuran sudah matang, masukkan telur yang sudah dikocok kedalamnya.&lt;br /&gt;• Aduk hingga telur bercampur benar dengan sayuran.&lt;br /&gt;• Kalau telur kelihatan sudah masak, angkat dan sajikan panas - panas.&lt;br /&gt;  Comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan :    &lt;br /&gt;• 1 potong Dada ayam    &lt;br /&gt;• 1 pak kecil Jamur kuping    &lt;br /&gt;• 1 pak kecil Soun (direndam)    &lt;br /&gt;• 2 siung Bawang putih (dikeprak)    &lt;br /&gt;• 1 btr Telur (ambil putihnya)    &lt;br /&gt;• 2 buah Kaki ayam    &lt;br /&gt;• Merica halus, garam dan bumbu penyedap secukupnya    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Memasak :    &lt;br /&gt;• Cuci kaki dan dada ayam sampai bersih, rebus dengan air yang cukup untuk kaldu.&lt;br /&gt;• Setelah mendidih, tambahkan bawang putih, garam, merica, dan bumbu penyedap.&lt;br /&gt;• Bila dada ayam sudah empuk, angkat dan giling hingga halus.&lt;br /&gt;• Campurkan soun, jamur kuping dan putih telur.&lt;br /&gt;• Buat adonan tersebut menjadi bola - bola kecil.&lt;br /&gt;• Masukkan dalam kaldu, rebus hingga bola adonan naik, angkat dan sajikan.&lt;br /&gt;KFC Extra Crispy &lt;br /&gt;• 1 ekor ayam utuh potong2 menjadi beberapa bagian&lt;br /&gt;• 6-8 cangkir shortening ( minyak beku )&lt;br /&gt;Bahan2nya :&lt;br /&gt;• 1 butir telu yang sedang besarnya&lt;br /&gt;• 1 cangkir susu &lt;br /&gt;• 2 cangkir tepung serba guna&lt;br /&gt;• 2 1/2 sendok teh garam&lt;br /&gt;• 3/4 sendok teh merica bubuk&lt;br /&gt;• 3/4 sendok teh MSG &lt;br /&gt;• 1/8 sendok teh Bawang Putih bubuk&lt;br /&gt;• 1/8 sendok teh soda kue&lt;br /&gt;Cara buat :&lt;br /&gt;• Buang gelambir2 lemak yang terdapat pada ayam.&lt;br /&gt;• Panaskan miyak terlebih dahulu didalam- wajan atau wadah untuk menggoreng sampai panasnya mencapai 350 derajat{dikira2 aja panasnya)&lt;br /&gt;• Campurkan susu dan telur. Aduk2 biar rata. Sisihkan&lt;br /&gt;• Campurkan tepung, garam, lada , MSG, bawang putih bubuk dan soda kue&lt;br /&gt;• Letakkan masing-masing potongan ayam ke serbet agar kelebihan cairan dari ayam bisa dihilangkan.&lt;br /&gt;• Celupkan potongan2 ayam tersebut kedalam campuran telur dan susu lalu guling2kan ayam dengan campuran tepung kering, celupkan kembali ke dalam campuran telur dan susu, lalu guling2kan kembali&lt;br /&gt;• Amati masing-masing potongan ayam apakah sudah berlapis tepung dengan baik.&lt;br /&gt;• Sisihkan ayam yang sudah terlapis tepung pada piring&lt;br /&gt;• Masukan potongan2 ayam yang sudah terlapis tepung kedalam miyak yang sudah panas tadi&lt;br /&gt;• Gorenglah minimal 4 potong ayam selama 12-15 menit, atau sampai kecoklatan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• &lt;br /&gt;  Comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan - Bahan :&lt;br /&gt;250 ml air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 sdt agar-agar bubuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;150 g gula pasir (original recipe: 200 g)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;500 ml susu cair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 sdm cokelat bubuk, larutkan dalam 4 sdm air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 sdt kopi bubuk instan, larutkan dalam 2 sdm air panas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;250 ml krim kental (whipping cream)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pembuatan :&lt;br /&gt;Rebus air, agar-agar dan gula sampai mendidih dan larut. Masukkan susu, coklat bubuk dan kopi. Rebus sambil diaduk sampai mendidih. Dinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuang adonan ke dalam kontainer plastik atau stainless steel. Bekukan dalam freezer sampai mengental (2 jam). Keluarkan, kocok dengan mikser atau blender sampai lembut. Bekukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, kocok krim kental sampai mengembang dan membentuk puncak tumpul. Simpan dalam lemari es sampai saat digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah adonan es krim membeku lagi, keluarkan dan kocok lagi sampai lembut. Campurkan krim kocok dalam 3 tahapan ke dalam es krim yang telah dilembutkan, aduk balik hingga rata. Bekukan untuk terakhir kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum disajikan, keluarkan dulu dan simpan di dalam lemari es agar lembut dan mudah disekop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soto Betawi &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahan-bahan: &lt;br /&gt;200 gr masing-masing untuk daging sandung lamur, babat, usus sapi, paru, limpa dan jantung, rebus sampai lunak, potong dadu ukuran 2 cm &lt;br /&gt;4 lbr daun salam &lt;br /&gt;4 lbr daun jeruk &lt;br /&gt;3 tangkai sereh, memarkan &lt;br /&gt;4 cm lengkuas, memarkan &lt;br /&gt;3 cm kayu manis &lt;br /&gt;1/2 bh pala, memarkan &lt;br /&gt;2 tangkai daun bawang iris tipis &lt;br /&gt;2 btg seledri iris halus &lt;br /&gt;2 bh tomat iris kasar &lt;br /&gt;Bawang goreng untuk taburan &lt;br /&gt;500 cc santan kental dari 1 butir kelapa &lt;br /&gt;1 ltr air kaldu rebusan daging &lt;br /&gt;5 sdm minyak samin untuk menumis &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bumbu dihaluskan: &lt;br /&gt;6 bh bawang putih &lt;br /&gt;11 bh bawang merah &lt;br /&gt;1 1/2 sdt merica butiran &lt;br /&gt;3 btr cengkeh &lt;br /&gt;1/2 sdm ketumbar sangrai &lt;br /&gt;1/2 sdt jinten sangrai &lt;br /&gt;2 cm jahe cincang &lt;br /&gt;Pelengkap: &lt;br /&gt;200 gr emping goreng &lt;br /&gt;250 gr kentang rebus, goreng sebentar, potong dadu ukuran 2 cm &lt;br /&gt;50 gr sambal cabe rawit &lt;br /&gt;3 bh jeruk nipis, iris tipis &lt;br /&gt;100 gr acar merah &lt;br /&gt;4 sdm kecap manis &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Cara memasak: &lt;br /&gt;- Tumis bumbu halus bersama daun jeruk, daun salam, serai, lengkuas, kayu manis dan buah pala sampai harum. Masukkan daging dan jeroan, aduk rata. &lt;br /&gt;- Tuang kaldu dan santan. Masak dengan api kecil sambil diaduk hingga mendidih, angkat. &lt;br /&gt;Cara menghidangkan: &lt;br /&gt;- Masukkan potongan daging dan jeroan dalam mangkuk, beri irisan seledri, daun bawang, tomat dan bawang goreng. Tuangi kuah panas. &lt;br /&gt;- Hidangkan dengan irisan jeruk nipis, kentang, sambal, kecap, acar, dan emping goreng. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Sup Jamur Putih &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahan-bahan: &lt;br /&gt;40 gr jamur putih kering &lt;br /&gt;400 gr ayam buras, potong-potong &lt;br /&gt;2 lt air &lt;br /&gt;2sdm minyak sayur &lt;br /&gt;3 siung bawabg putih, cincang halus &lt;br /&gt;50 gr bawang bombay, cincang halus &lt;br /&gt;250 gr wortel, kupas, iris, menyerong tipis &lt;br /&gt;250 gr kembang kol, lepaskan kuntumnya &lt;br /&gt;1/2 sdt merica bubuk &lt;br /&gt;1/4 sdt pala bubuk &lt;br /&gt;1 sdt garam &lt;br /&gt;15 bt telur puyuh, rebus, kupas &lt;br /&gt;1 btg seledri, potong-potong kasar &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Cara membuat: &lt;br /&gt;-Rendam jamur putih kering dalam air dingin hingga mengembang. Tiriskan, sobek kasar, sisihkan. &lt;br /&gt;- Didihkan air, masukkan ayam, kecilkan api. Rebus hingga daging ayam lunak dan kuahnya tinggal 1,5 lt. Jika perlu tambahkan air panas. Angkat, saring kaldu, sisihkan ayam &lt;br /&gt;- Buang tulang ayam rebus. iris kasar atau suwir. Masukkan kembali suwirran daging ayam ke dalam kaldu. Didihkan lagi kaldum, sisihkan. &lt;br /&gt;- Panaskan minyak sayur, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga layu. Angkat, tuangkan bawang putih tumis berikut minyaknya ke dalm kaldu mendidih. &lt;br /&gt;- Masukkan jamur putih, wortel dan kembang kol. Masak hingga sayuran lunak. Tambahkan mericam, pala, dan garam, aduk rata. Masukkan telur puyuh dan seledri, didihkan sekali lagi. Angkat, sajikan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;• 2 btr Telur&lt;br /&gt;• 50 gr Tepung terigu&lt;br /&gt;• 1/3 sdt Merica bubuk&lt;br /&gt;• 500 cc Air&lt;br /&gt;• 1 sdm Minyak sayur / mentega cair&lt;br /&gt;• Garam secukupnya&lt;br /&gt;• 2 potong Tahu putih (cincang kasar)&lt;br /&gt;• 250 gr Daging giling&lt;br /&gt;• 1/2 gelas Air Kaldu&lt;br /&gt;• 3 btg Daun bawang (iris halus)&lt;br /&gt;• 2 sdm Minyak goreng (untuk menumis)&lt;br /&gt;• 1 sdt Bumbu kari bubuk&lt;br /&gt;• 1/2 sdt Merica bubuk&lt;br /&gt;• 4 siung Bawang putih (haluskan) &lt;br /&gt;• 4 siung Bawang merah (haluskan) &lt;br /&gt;• 4 buah Cabe hijau (iris halus) &lt;br /&gt;Cara Membuat Isi : &lt;br /&gt;• Tumis bawang merah dan bawang putih dengan minyak goreng hingga harum.&lt;br /&gt;• Tambahkan daging giling, aduk sampai daging berubah warna.&lt;br /&gt;• Masukkan merica dan bumbu kari, tuangkan air kaldu.&lt;br /&gt;• Masak hingga bumbu meresap.&lt;br /&gt;• Masukkan tahu, cabe hijau dan daun bawang, aduk sampai rata.&lt;br /&gt;• Masak hingga matang, angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;Cara Membuat Martabak : &lt;br /&gt;• Buat adonan dari campuran telur, tepung terigu, 1/3 sdt merica, air, minyak sayur dan garam.&lt;br /&gt;• Panaskan wajan dadar anti lengket lalu olesi dengan sedikit minyak goreng.&lt;br /&gt;• Masukkan 2 - 3 sdm adonan, buat dadar hingga matang, angkat.&lt;br /&gt;• Siapkan selembar dadar dan beri isi, lalu lipat / gulung sesuai selera.&lt;br /&gt;• Kerjakan untuk sisa bahan hingga habis.&lt;br /&gt;• Lumuri dengan telur kocok, goreng diatas api sedang hingga kulit kecoklatan.&lt;br /&gt;• Angkat dan sajikan dengan saus sambal / tomat sesuai selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumbu yang dihaluskan :&lt;br /&gt;• 500 gr Jerohan sapi &lt;br /&gt;• 150 gr Daging sapi &lt;br /&gt;• 5 buah Perkedel kentang &lt;br /&gt;• 1 gelas Santan kental&lt;br /&gt;• 1 sdm Bawang goreng&lt;br /&gt;• 1 sdm Kecap manis&lt;br /&gt;• 1 buah Jeruk nipis&lt;br /&gt;• 50 gr Emping goreng&lt;br /&gt;• Irisan daun seledri secukupnya&lt;br /&gt;• 2 lbr Daun jeruk purut&lt;br /&gt;• 2 lbr Daun salam&lt;br /&gt;• 1 btg Serai (memarkan)&lt;br /&gt;• 1/2 jari Lengkuas&lt;br /&gt;• Bumbu penyedap secukupnya&lt;br /&gt;• 7 siung Bawang merah&lt;br /&gt;• 3 siung Bawang putih&lt;br /&gt;• 1/2 Jahe&lt;br /&gt;• Garam dan gula secukupnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Memasak : &lt;br /&gt;• Bersihkan jerohan sapi, rebus dengan sedikit garam sampai setengah empuk.&lt;br /&gt;• Tambahkan daging, rebus terus hingga daging dan jerohan benar - benar empuk.&lt;br /&gt;• Pisahkan daging dan jerohan dari air kaldunya.&lt;br /&gt;• Potong daging dan jerohan tipis - tipis, goreng hingga setengah kering, tiriskan.&lt;br /&gt;• Bumbu yang sudah dihaluskan ditumis sampai harum.&lt;br /&gt;• Tambahkan air kaldu rebusan, masak hingga airnya tinggal 1 liter.&lt;br /&gt;• Setelah mendidih, masukkan daun salam, serai, lengkuas dan daun jeruk purut.&lt;br /&gt;• Tambahkan santan, kemudian didihkan kembali, tambahkan bumbu penyedap, angkat.&lt;br /&gt;• Taruh daging dan jerohan dalam mangkok, beri kuahnya.&lt;br /&gt;• Taburi bawang goreng, kecap manis, irisan seledri dan air jeruk nipis.&lt;br /&gt;• Sajikan bersama nasi, perkedel, emping dan sambal soto.&lt;br /&gt;Bahan/ bumbu: &lt;br /&gt;- 200 gram kentang, kupas, cuci, potong dadu &lt;br /&gt;- 1 siung bawang putih, keprek, iris halus &lt;br /&gt;- 1/2 bawang bombay, iris kotak &lt;br /&gt;- 1 butir telur ayam &lt;br /&gt;- 1 sdm minyak goreng &lt;br /&gt;- garam secukupnya &lt;br /&gt;- merica/lada bubuk secukupnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara memasak: &lt;br /&gt;- panaskan wajan, masukkan minyak goreng &lt;br /&gt;- goreng kentang sedikit demi sedikit sampai matang dan warna kecoklatan &lt;br /&gt;- bikin ruang kosong di tengah wajan, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum &lt;br /&gt;- aduk-aduk supaya tercampur dengan kentang &lt;br /&gt;- tambahkan garam dan merica bubuk, aduk2 &lt;br /&gt;- pecahkan telur ayam diatas kentang, aduk2 &lt;br /&gt;- masak sampai matang &lt;br /&gt;- angkat, sajikan bersama ayam goreng dan lalapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan2 : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;200 gr dada ayam fillet. potong kotak besar &lt;br /&gt;1/2 sdt air jeruk lemon &lt;br /&gt;1/2 sdt garam &lt;br /&gt;1 sdt minyak wijen &lt;br /&gt;1 butir telur, kocok lepas &lt;br /&gt;50 gr tepung maizena &lt;br /&gt;garam secukupnya &lt;br /&gt;Bahan saus: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 sdm minyak wijen &lt;br /&gt;1 sdt garam &lt;br /&gt;2 1/2sdt gula pasir &lt;br /&gt;1 sdm air jeruk lemon &lt;br /&gt;1 sdm kulit jeruk lemon, iris panjang &lt;br /&gt;200 gr air &lt;br /&gt;1 1/2 sdt tepung maizena, campurkan dgn sedikit air untuk mengentalkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lumuri ayam dengan air jeruk lemon, garam, minyak wijen &lt;br /&gt;2. Celup ke telur, gulingkan di campuran tepung maizena dan garam. Goreng sampai matang. Sisihkan. &lt;br /&gt;3. Panaskan minyak wijen, garam, gula dan air jeruk lemon. Tuang air. Rebus sambil diaduk sampai mendidih. Masukkan kulit jeruk lemon, aduk rata. &lt;br /&gt;4. Kentalkan dengan larutan maizena. masak sambil di aduk sampai meletup2. &lt;br /&gt;5. Siram saus ke atas ayam. Hidangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan-bahan : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 1/2 cup tepung terigu, di ayak &lt;br /&gt;1 sdt baking soda &lt;br /&gt;1/2 sdt garam &lt;br /&gt;1 cup mentega unsalted (merk anchor), dilunakkan &lt;br /&gt;1 cup brown sugar &lt;br /&gt;1/2 cup gula pasir &lt;br /&gt;2 butir telur &lt;br /&gt;1 sdm vanilla &lt;br /&gt;6 ons chocolate chips &lt;br /&gt;1 cup kacang walnut, dicacah kasar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat : &lt;br /&gt;1. Panaskan oven (170 derajat). Campur tepung, baking soda dan garam. Aduk dengan menggunakan sendok kue. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Campur mentega, brown sugar, dan gula pasir di wadah lain dengan mixer berkecepatan sedang sampai adonan ringan dan halus. Masukkan juga telur dan vanilla. Setelah itu masukkan campuran tepung ke dalam campuran mentega. Mixer sampai tercampur merata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Masukkan choco-chips &amp; walnut. Aduk dengan sendok sampai rata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bentuk bulatan-bulatan pipih berdiameter 5cm dari adonan keatas kertas roti, lalu letakkan beberapa choco-chips diatasnya. Tips : beri jarak 3cm diantara bulatan, supaya tidak saling menempel saat adonan mengembang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Panggang selama 12-14 menit atau sampai pinggiran cookies coklat keemasan. Angkat, dan diamkan 5 menit sampai cookies nya renyah merata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Angkat dan sajikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan-Bahan : &lt;br /&gt;1  kg Kentang berukuran besar&lt;br /&gt;125  gram Asparagus kalengan, potong 1 cm&lt;br /&gt;2  sendok makan Margarin&lt;br /&gt;1  sendok makan Tepung terigu &lt;br /&gt;180  gram Susu&lt;br /&gt;50  gram Keju Cheddar&lt;br /&gt;3  batang Bawang prey, iris tipis&lt;br /&gt;100  gram Daging udang rebus, cincang&lt;br /&gt;1/2  sendok teh Garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Mengolah : &lt;br /&gt;  1. Cuci bersih kentang, kupas bagian aatas kentang sedikit saja. Panggang selama 10 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt;2. Keruk sebagian kulit kentang melalui kulit yang telah dikupas tadi, hingga membentuk sumur.&lt;br /&gt;3. Buat isi: Lelehkan margarin, masukkan tepung terigu sekaligus. Aduk-aduk hingga rata, tuangkan susu, bawang prey, asparagus, keju, udang, dan garam&lt;br /&gt;4. Masak sambil aduk-aduk hingga mengental&lt;br /&gt;5. Masukkan 1/2 sendok makan adonan isi ke dalam lubang kentang dan isi habis.&lt;br /&gt;6. Panggang sebentar hingga agak kering. Angkat, sajikan panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan-Bahan : &lt;br /&gt;1/2  gelas susu tanpa lemak&lt;br /&gt;1-2  sendok makan gula&lt;br /&gt;1 1/2  sendok makan cokelat masak&lt;br /&gt;1  gelas air mendidih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Mengolah : &lt;br /&gt;  1. Campurkan susu, gula dan cokelat dalam sebuah mug atau gelas.&lt;br /&gt;2. Masukkan air mendidih, aduk rata.&lt;br /&gt;3. Hias dengan krim (whipped cream), sesuai selera.&lt;br /&gt;4. Sajikan hangat.&lt;br /&gt;Disajikan Untuk : 4 Orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan-Bahan : &lt;br /&gt;200  gr milk cooking chocolate, lelehkan&lt;br /&gt;200  cc whipping cream&lt;br /&gt;150  cc susu cair&lt;br /&gt;3  kuning telur&lt;br /&gt;100  gr gula pasir&lt;br /&gt;1  putih telur&lt;br /&gt;60  gr gelatin, larutkan dengan air panas&lt;br /&gt;80  cc air panas, untuk melarutkan gelatin&lt;br /&gt;100  cc madu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Mengolah : &lt;br /&gt;  1. Kocok kuning telur dengan gula, tambahkan susu cair, masak di atas api sedang, sambil aduk-aduk. Biarkan mendidih, matikan api.&lt;br /&gt;2. Masukkan gelatin yang telah dilarutkan dengan air panas, cokelat leleh, madu dan whipping cream. Aduk rata.&lt;br /&gt;3. Kocok putih telur hingga kaku. Tuang ke dalam adonan madu, sambil aduk hingga semua bahan tercampur rata.&lt;br /&gt;4. Tuang ke dalam gelas-gelas mousse. Masukkan lemari pendingin hinga kaku sampai siap dihidangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sup Tahu Sutera&lt;br /&gt; goodmama  19 March 2008  Sup   No Comment&lt;br /&gt;1 ltr air kaldu&lt;br /&gt;3 siung bawang putih, cincang halus&lt;br /&gt;300 gr tahu sutra, potong bulat-bulat&lt;br /&gt;2 btg daun bawang, iris halus&lt;br /&gt;250 gr rumput laut gulung (seaweed roll)&lt;br /&gt;1/2 sdt merica halus&lt;br /&gt;1/2 sdt garam&lt;br /&gt;1 sdt daun ketumbar, iris-iris&lt;br /&gt;Minyak untuk menumis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumis bawang putih hingga harum, tuang air kaldu, masak sampai mendidih.&lt;br /&gt;Masukkan tahu sutra, daun bawang, rumput laut gulung, merica dan garam, masak hingga bumbu meresap dan matang, angkat.&lt;br /&gt;Sebelum disajikan tambahkan daun ketumbar.&lt;br /&gt;Untuk : 4 orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Subscribe E-mail |   Subscribe RSS &lt;br /&gt;Home » Hidangan Utama &lt;br /&gt;Tongseng Kambing&lt;br /&gt; goodmama  15 April 2008  Hidangan Utama   5 Comments&lt;br /&gt;500 gr daging kambing, potong dadu 2 cm&lt;br /&gt;7 lbr daun kol, buang tulang daunnya, potong kasar&lt;br /&gt;4 bh cabai merah, iris serong tipis&lt;br /&gt;5 bh bawang merah, iris tipis&lt;br /&gt;3 siung bawang putih, iris tipis&lt;br /&gt;1/2 sdt lada bubuk&lt;br /&gt;4 sdm kecap manis&lt;br /&gt;2 sdm air jeruk nipis&lt;br /&gt;3 sdm minyak goreng untuk menumis&lt;br /&gt;500 ml santan&lt;br /&gt;2 sdt garam&lt;br /&gt;1 sdt gula pasir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumis bawang putih sampai harum, masukkan bawang merah dan cabai merah iris, tumis sampai layu.&lt;br /&gt;Masukkan daging kambing, aduk sampai daging berubah warna dan kaku. Tuang air, tambahkan kecap, lada, garam, dan gula pasir, masak sampai daging lunak dan kuah tinggal sedikit. Tuang santan, masak sampai mendidih&lt;br /&gt;Tambahkan kol, masak sampai kol matang, tambahkan air jeruk nipis, aduk sebentar, angkat.&lt;br /&gt;Untuk 5 orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    KURIKULUM INTI&lt;br /&gt;a.    Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian  (MPK), 6  sks  &lt;br /&gt;1)    Pendidikan Agama    (2 sks)&lt;br /&gt;2)    Pendidikan Pancasila ( 2 sks)&lt;br /&gt;3)    Pendidikan Kewarganegaraan/ Kadeham (2 sks)&lt;br /&gt;b.    Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK), 72 sks   &lt;br /&gt;1)    Pengantar Ilmu  Hukum  (4 sks)&lt;br /&gt;2)    Pengantar Hukum Indonesia  (4 sks)&lt;br /&gt;3)    Ilmu Negara  (3 sks)&lt;br /&gt;4)    Hukum Perdata  (4 sks)&lt;br /&gt;5)    Hukum Pidana (4 sks)&lt;br /&gt;6)    Hukum Tata Negara (4 sks)&lt;br /&gt;7)    Hukum Administrasi Negara (4 sks)&lt;br /&gt;8)    Hukum Internasional (4 sks)&lt;br /&gt;9)    Hukum Acara Perdata (4 sks)&lt;br /&gt;10) Hukum Acara Pidana (4 sks)&lt;br /&gt;11) Hukum Dagang (4 sks)&lt;br /&gt;12) Hukum Adat (2 sks)&lt;br /&gt;13) Hukum Islam (2 sks)&lt;br /&gt;14) Hukum Agraria (3 sks)&lt;br /&gt;15) Hukum Acara  Peradilan Tata Usaha Negara (2 sks)&lt;br /&gt;16) Hukum Lingkungan (3 sks)&lt;br /&gt;17) Hukum Perburuhan (3 sks)&lt;br /&gt;18) Hukum Humaniter (2 sks)&lt;br /&gt;19) Pendaftaran Tanah ( 3 sks)&lt;br /&gt;20) Perbandingan Hukum Tanah (3 sks)&lt;br /&gt;21) Bahasa Indonesia (2 sks)&lt;br /&gt;22) Bahasa Inggris I (2 sks)&lt;br /&gt;23) Bahasa Inggris II (2 sks)&lt;br /&gt;c.    Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB), 25 sks  &lt;br /&gt;1)    Praktek Hukum Acara Perdata (3 sks)&lt;br /&gt;2)    Praktek Hukum Acara Pidana (3 sks)&lt;br /&gt;3)    Praktek Pembuatan Akta (2 sks)&lt;br /&gt;4)    Teknik Negosiasi dan Penyusunan Kontrak (2 sks)&lt;br /&gt;5)    Teknik Penyusunan Perundang-undangan (2 sks)&lt;br /&gt;6)    Legal Opinion (2 sks)&lt;br /&gt;7)    Pilihan Penyelesaian Sengketa (2 sks)&lt;br /&gt;8)    Metode Penelitian Ilmu Hukum (3 sks)&lt;br /&gt;9)    Metode Penulisan Karya Ilmu Hukum (2 sks)&lt;br /&gt;10) Skripsi (4 sks)&lt;br /&gt;d.    Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB), 4 sks Filsafat Hukum dan Etika/Tanggung Jawab Profesi (4 sks) e.    Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB), 6  sks &lt;br /&gt;1)    Ilmu Sosial dan Ilmu  Budaya Dasar (ISBD) (2 sks)&lt;br /&gt;2)    IImu Kealaman Dasar (IKD) ( 2 sks)&lt;br /&gt;3)    Sosiologi Hukum (2 sks)&lt;br /&gt;2.    KURIKULUM INSTITUTIONAL&lt;br /&gt;Mata kuliah pada Kurikulum Institusional terdiri dari: &lt;br /&gt;1. Mata Kuliah Wajib Program Kekhususan:  &lt;br /&gt;1)    PK I : Kegiatan Bisnis dan Industri, 33 sks  &lt;br /&gt;1.  Hukum Perbankan  dan Surat-Surat Berharga (2 sks)&lt;br /&gt;2.  Hukum Tentang Lembaga Pembiayaan Non Bank (2 sks)&lt;br /&gt;3.  Hukum Penanaman Modal dan Pasar Modal (2 sks)&lt;br /&gt;4.  Tanah dan Bangunan Sebagai Jaminan Kredit (3 sks)&lt;br /&gt;5.  Benda-benda Lain Sebagai Jaminan Kredit (2 sks)&lt;br /&gt;6.  Hak Milik Intelektual (2 sks)&lt;br /&gt;7.  Hukum Dagang Internasional (3 sks)&lt;br /&gt;8.  Hukum Korporasi (2 sks)&lt;br /&gt;9.  Hukum Perikatan (3 sks)&lt;br /&gt;10.Hukum      Pengangkutan (3 sks)&lt;br /&gt;11.Hukum Pajak (2 sks)&lt;br /&gt;12.Hukum Perdata Internasional (2 sks)&lt;br /&gt;13.Hukum Perselisihan Tenaga Kerja dan Hukum Penyelesaian  Perselisihan Perburuhan (3 sks)&lt;br /&gt;14.Hukum Asuransi (2 sks)&lt;br /&gt;2)    PK II : Hubungan Sesama Anggota Masyarakat, 31 sks  &lt;br /&gt;1.  Hukum Kebendaan Perdata Barat (2 sks)&lt;br /&gt;2.  Hukum Zakat dan Wakaf (2 sks)&lt;br /&gt;3.  Hukum Waris Adat (2 sks)&lt;br /&gt;4.  Hukum Waris Perdata Barat (2 sks)&lt;br /&gt;5.  Hukum Antar Tata Hukum (2 sks)&lt;br /&gt;6.  Perbandingan Hukum Perdata (3 sks)&lt;br /&gt;7.  Tanah dan Bangunan Sebagai Jaminan Kredit (3 sks)&lt;br /&gt;8.  Kapita Selekta Hukum Perdata Barat (2 sks)&lt;br /&gt;9.  Hukum Perselisihan Tenaga Kerja dan Hukum Penyelesaian  Perselisihan Perburuhan (3 sks)&lt;br /&gt;10.Kondominium dan Permasalahannya (2 sks)&lt;br /&gt;11.Hukum Perikatan (3 sks)&lt;br /&gt;12.Hukum Perkawinan (2 sks)&lt;br /&gt;13.Hukum Keluarga dan Waris Islam (3 sks)&lt;br /&gt;3)      PK III : Hukum Agraria, 18 sks  &lt;br /&gt;1.  Hukum Penatagunaan Tanah dan Ruang (2 sks)&lt;br /&gt;2.  Pengadaan Tanah (3 sks)&lt;br /&gt;3. Tanah dan Bangunan Sebagai Jaminan Kredit (3 sks)&lt;br /&gt;4.  Landreform (2 sks)&lt;br /&gt;5.  Kondominium dan Permasalahannya (2 sks)&lt;br /&gt;6.  Hukum Kehutanan (2 sks)&lt;br /&gt;7.  Hukum Pertambangan (2 sks)&lt;br /&gt;8.  Kapita Selekta Hukum Adat (2 sks)&lt;br /&gt;4)      PK IV : Hukum Pencegahan dan Penanggulangan Kejahatan, 29 sks  &lt;br /&gt;1.  Tindak Pidana Khusus (3 sks)&lt;br /&gt;2.  Tindak Pidana di Bidang Ekonomi (2 sks)&lt;br /&gt;3.  Perbandingan Hukum Pidana (2 sks)&lt;br /&gt;4.  Hukum Pembuktian (3 sks)&lt;br /&gt;5.  Hukum Penitensier (2 sks)&lt;br /&gt;6.  Kriminologi (3 sks)&lt;br /&gt;7.  Victimologi (2 sks)&lt;br /&gt;8.  Dasar Penghapus Penuntutan Pemidanaan Peringan dan Pemberat Pidana (2 sks)&lt;br /&gt;9.  Percobaan Penyertaan dan Gabungan Tindak Pidana (2 sks)&lt;br /&gt;10.Hukum Kedokteran (2 sks)&lt;br /&gt;11.Ilmu Kedokteran Forensik (2 sks)&lt;br /&gt;12.Hukum Pidana Militer (2 sks)&lt;br /&gt;13.Hukum Perlindungan Anak (2 sks)&lt;br /&gt;5)      PK V : Hukum Transnasional, 27 sks  &lt;br /&gt;1.  Hukum Organisasi Internasional (2 sks)&lt;br /&gt;2.  Hukum Diplomatik dan Konsuler (2 sks)&lt;br /&gt;3.  Hukum Perjanjian Internasional (2 sks)&lt;br /&gt;4.  Hukum Penyelesaian Perselisihan Internasional (2 sks)&lt;br /&gt;5.  Hukum Laut Internasional (2 sks)&lt;br /&gt;6.  Hukum Udara dan Angkasa (2 sks)&lt;br /&gt;7.  Hukum Dagang Internasional (3 sks)&lt;br /&gt;8.  Hubungan Internasional (2 sks)&lt;br /&gt;9.  Hukum HAM Internasional (2 sks)&lt;br /&gt;10.Hukum Perdata Internasional (2 sks)&lt;br /&gt;11.Hukum Pengungsian (2 sks)&lt;br /&gt;12.Hukum Telekomunikasi (2 sks)&lt;br /&gt;13.Hukum Lingkungan Internasional (2 sks)&lt;br /&gt;6)      PK VI : Praktisi Hukum, 39 sks  &lt;br /&gt;1.  Hukum Kebendaan Perdata Barat (2 sks)&lt;br /&gt;2.  Hukum Waris Perdata Barat (2 sks)&lt;br /&gt;3.  Pengadaan Tanah (3 sks)&lt;br /&gt;4.  Hukum Waris Adat (2 sks)&lt;br /&gt;5.  Hukum Perlindungan Anak (2 sks)&lt;br /&gt;6.  Tindak Pidana Khusus (3 sks)&lt;br /&gt;7.  Hukum Acara Peradilan Agama (2 sks)&lt;br /&gt;8.  Kriminologi (2 sks)&lt;br /&gt;9.  Hukum Pembuktian (3 sks)&lt;br /&gt;10.Kapita Selekta Hukum Perdata Barat (2 sks)&lt;br /&gt;11.Hukum Perikatan (3 sks)&lt;br /&gt;12.Dasar Penghapus Penuntutan Pemidanaan Peringan dan Pemberat Pidana (2 sks)&lt;br /&gt;13.Percobaan Penyertaan dan Gabungan Tindak Pidana (2 sks)&lt;br /&gt;14.Hukum Perkawinan (2 sks)&lt;br /&gt;15.Hukum Keluarga dan Waris Islam (3 sks)&lt;br /&gt;16.Hukum Perselisihan Tenaga Kerja dan Hukum Penyelesaian  Perselisihan Perburuhan (3 sks)&lt;br /&gt;7)    PK VII : Hukum Tata Pemerintahan, 27 sks       &lt;br /&gt;1.  Hukum Konstitusi (2 sks)&lt;br /&gt;2.  Hukum    Kewarganegaraan dan HAM (2 sks)&lt;br /&gt;3.  Sistem Pemerintahan Indonesia (2 sks)&lt;br /&gt;4.  Hukum Pemerintahan Daerah (3 sks)&lt;br /&gt;5.  Hukum Penatagunaan Tanah dan Ruang (2 sks)&lt;br /&gt;6.  Ilmu Politik (2 sks)&lt;br /&gt;7.  Hukum Antar Wewenang (2 sks)&lt;br /&gt;8.  Hukum Kepegawaian (2 sks)&lt;br /&gt;9.  Hukum Keuangan Negara (2 sks)&lt;br /&gt;10.Perbandingan Hukum Tata Negara (2 sks)&lt;br /&gt;11.Hukum Pajak (2 sks)&lt;br /&gt;12.Kapita Selekta Hukum Tata Negara (2 sks)&lt;br /&gt;13.Kapita Selekkta Hukum Administrasi Negara (2 sks)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;1. Mata Kuliah Pilihan: &lt;br /&gt;                        &lt;br /&gt;1.  Hukum Bangunan (2 sks)&lt;br /&gt;2.  Hukum Perlindungan Konsumen (2 sks)&lt;br /&gt;3.  Hukum Persaingan Usaha (2 sks)&lt;br /&gt;4.  Sejarah Hukum Pidana (2 sks)&lt;br /&gt;5.  Ekonomi (2 sks)&lt;br /&gt;6.  Ekonomi Pembangunan (2 sks)&lt;br /&gt;7.  Dasar-dasar Manajemen (2 sks)&lt;br /&gt;8.  Antropologi Budaya (2 sks)&lt;br /&gt;9.  Psikologi (2 sks)&lt;br /&gt;10.KUM-ITT (2 sks)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-4685527608036849363?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/4685527608036849363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=4685527608036849363' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4685527608036849363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4685527608036849363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/08/materi-smk-resep-masakan.html' title='MATERI SMK RESEP MASAKAN'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-4691772360556435179</id><published>2009-08-15T10:36:00.000-07:00</published><updated>2009-08-15T10:37:17.735-07:00</updated><title type='text'>Tutorial Memasang Kabel LAN / UTP</title><content type='html'>Tutorial Memasang Kabel LAN / UTP&lt;br /&gt;Wed, 05/10/2005 - 18:09 — kaosgeek &lt;br /&gt;(untuk tutorial lengkap dengan ilustrasi dan foto bisa dilihat di baca di: http://linux.bali.or.id/?q=node/33&lt;br /&gt;Tutorial singkat ini cocok banget buat yang sedang mo bikin jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari 2 client, yang pake hub (jauh lebih murah ketimbang router :D). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data.&lt;br /&gt;UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair". Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair soalnya di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.&lt;br /&gt;Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Nah klo cuman buat misal bikin jaringan komputer di kantor ato kampus ato warnet, paling ngirit ya pake yang kategori 3. Udah lebih dari cukup.&lt;br /&gt;Setau gue ada banyak merek yang beredar di pasaran, cuman yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Per meternya berkisar dari Rp. 1500 - 2000,- Kalau mau jatuh murah dan pakenya banyak beli aja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150meteran. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya tuh bentuknya kayak colokan telepon cuman lebih besar. Bilang aja mo beli konektor RJ-45. Harganya klo ngecer sekitar Rp.2500,- an&lt;br /&gt;Foto RJ45 - Konektor untuk kabel UTP&lt;br /&gt;Foto RJ - 45 yang masih baru, belum di gencet pake tang&lt;br /&gt;Crimp Tool Satu lagi yang sangat penting, kamu kudu punya tang khusus buat masang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya “crimp tool". Ini alat gunanya buat ‘ngematiin’ ato ‘nanem’ ato apalah istilahnya itu konektor ke kabel UTP. Jadi sekali udah di ‘tang’ udah ga bisa dicopot lagi itu konektor. Harganya memang agak mahal dibanding tang biasa. Antar Rp.75rb - 150rb. Dan klo mo lebih ok, biar ga nanggung tambah duit lagi sekitar 125rban buat beli lan tester. belinya yang merek dari taiwan aja. lebih murah. bentuknya tuh kayak kotak, dan ada lampu lednya 8 pasang, bisa kedap kedip.&lt;br /&gt;OK sekarang peralatan udah siap, gue mulai aja. Secara umum pemasangan kabel UTP ada 2 tipe, tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?&lt;br /&gt;OK! Untuk tipe straight itu digunakan buat nyambungin dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross untuk client langsung ke client (cpu to cpu) ato dari hub ke hub.&lt;br /&gt;Kita bahas dulu yang tipe straight&lt;br /&gt;Urutan pin tipe straightTipe ini paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya sih begini (dilihat dari bolongannya konektor, dari kiri ke kanan - lihat foto disamping) : 2 orange - 1 ijo - 2 biru - 1 ijo - 2 coklat . 2 orange disini maksudnya pasangan orange muda sama orange tua, dst. Tapi ga usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung sini urutan pin pertamanya orange muda, maka ujung yang lain urutan ping pertamanya juga harus orange muda. jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan. Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung cuman pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi soal. Buat jelasnya coba lihat foto dibawah, yang gue foto dari sebuah buku (coba tebak! bisa ga, buku apa hayuooo? :D)&lt;br /&gt;Straight Tru dan cross pin&lt;br /&gt;Yang kiri urutan korespondensi buat tipe straigh, yang kanan yang cross&lt;br /&gt;Nah waktu mo pasang kamu potong ujung kabelnya, trus susun kabelnya trus ratain pake piso potong yang ada di crimp tool. Kamu ga perlu repot repot harus ngelepasin isolasi pada bagian ujung kabel, soalnya waktu kamu masukin itu kabel ke konektor trus di gencet pake crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor nembus mpe dalem kabel. Perhatikan, agar gencetnya yang keras. soalnya klo ga keras kadang itu pin ga tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalo udah trus kamu tes pake lan tester. Masukin ujung ujung kabel ke alatnya, trus nyalain, klo lampu led yang di lan tester nyala semua, dari nomor 1 mpe 8 berarti kamu sukses. Klo ada salah satu yang ga nyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu kamu gencet lagi pake tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalo udah kamu gencet kok masih ga nyambung, coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 blon. Klo ternyata udah bener dan masih gagal, berarti memang kamu hari ini sedang tidak beruntung.. kesian deh.. hehe.. ulang lagi aja.. okay!&lt;br /&gt;LAN TESTER&lt;br /&gt;LAN TESTER - alat buat ngecek kabelnya nyambungnya bener ato ga. Untuk tipe straight klo bener ntar dari led 1 mpe 8 berkedip.&lt;br /&gt;Berikut adalah foto dari bawah dari ujung kabel UTP yang udah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):&lt;br /&gt;Contoh konektor RJ45 yang udah dipasang di kabel UTP dan berhasil dengan baik&lt;br /&gt;urutan pin standar&lt;br /&gt;Dan klo yang ini ga standar, coba perhatiin urutan warna pinnya… ga standar banget. tapi tetep aja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):&lt;br /&gt;Contoh konektor RJ45 yang udah dipasang di kabel UTP dan berhasil dengan baik - TIDAK STANDAR&lt;br /&gt;urutan pin TIDAK standar&lt;br /&gt;Sekarang Tipe Cross&lt;br /&gt;Untuk tipe cross itu dipake buat nyabungin langsung antar 2 pc, ato yang umumnya buat nyambungin antar hub. (misal karena colokan di hubnya kurang). Cara pasangnya juga sebenarnya gampang. sama seperti tipe straight, pin yang dipake juga sebenarnya cuman 4 pin aja, pin 1-2-3 dan 6. Nah yang beda pas pasangnya. Klo di tipe cross, pin 1 nyambung ke pin 3 ujung yang lain. pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Jelasnya coba deh liat “Gambar 5″. Praktisnya gini, di ujung pertama kamu susun pinnya sesuai standar buat yang tipe “straight” nah di ujung yang laen kamu susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross".&lt;br /&gt;masih bingung ? gini deh gampangnya:&lt;br /&gt;ujung pertama:&lt;br /&gt;1: orange muda&lt;br /&gt;2: orange tua&lt;br /&gt;3: ijo muda&lt;br /&gt;4: biru muda&lt;br /&gt;5: biru tua&lt;br /&gt;6: ijo tua&lt;br /&gt;7: coklat muda&lt;br /&gt;8: coklat tua&lt;br /&gt;maka diujung yang lain harus begini:&lt;br /&gt;1: ijo muda&lt;br /&gt;2: ijo tua&lt;br /&gt;3: orange muda&lt;br /&gt;4: biru muda&lt;br /&gt;5: biru tua&lt;br /&gt;6: orange tua&lt;br /&gt;7: coklat muda&lt;br /&gt;8: coklat tua&lt;br /&gt;agak ngerti kan? jadi disini posisi nomor 1,2,3 ma 6 yang dituker.. Nah ntar klo pas di tes pake LAN tester ntar led 1,2,3, ma 6 saling bertukar. Klo tipe straight kan nyalanya urutan, nah klo tipe cross ada yang lompat lompat. Tapi yang pasti kudu nyala semua tiap led dari nomor 1 mpe 8.&lt;br /&gt;Ok deh selamat bikin jaringan. Semoga kamu bisa berhasil waktu pasang konektor di kabelnya.. hehe.. Moga ilmu ini berguna buat kamu, soalnya waktu dulu gue pertama bikin jaringan lucu banget deh, buat ngupas kabelnya gue masih pake cutter, padahal kan udah ada tuh di crimp toolnya. Udah gitu ujung ujungnya tiap kabel aku kelupas lagi pake cutter. padahal yang betul ga usah di kupas atu atu, biarin aja rata, soalnya ntar pas di ‘crimp tool’ kan itu pin masing masing tembus ke dalem kabelnya.. bego deh dulu.. moga kamu ga melakukan hal sama kayak dulu. :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-4691772360556435179?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/4691772360556435179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=4691772360556435179' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4691772360556435179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4691772360556435179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/08/tutorial-memasang-kabel-lan-utp.html' title='Tutorial Memasang Kabel LAN / UTP'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-7137665562852168489</id><published>2009-08-15T10:33:00.001-07:00</published><updated>2009-08-15T10:33:56.135-07:00</updated><title type='text'>Menggali Kehebatan Fasilitas Yahoo!</title><content type='html'>Menggali Kehebatan Fasilitas Yahoo!&lt;br /&gt;Oleh Ario Dipoyono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman semakin berkembang dan teknologi baru semakin bermunculan, salah satunya adalah internet. Salah satu teknologi yang sedang booming pada satu dasawarsa terakhir ini adalah internet. Dengan internet kita dapat melakukan sesuatu dengan mudah, seperti mengirim surat melalui e-mail, berpromosi dengan membangun web, menyimpan data dan lainnya.&lt;br /&gt;Dari sekian banyak kegiatan yang kita dapat lakukan dengan internet, perlu kiranya kita mencermati sutu sistem dimana tugas-tugas kita dapat di-hendle dalam satu website. Setelah penulis telusuri ada satu website yang bisa melakukan hal tersebut, tidaklain dan tidak bukan adalah Yahoo.com&lt;br /&gt;Bagi orang awam Yahoo.com mungkin terkenal dengan Search Enginenya dan layanan E-mail 1 Giga-nya, tetapi dibalik itu semua masih terdapat fasilitas yang lain yang bisa kita manfaatkan dari Yahoo tersebut. Tetapi sebelum menggunakan sumberdaya yang terdapat di Yahoo anda diwajibkan untuk mendaftarkan diri sebagai anggota dari Yahoo. Berikut ini cara mendaftar di Yahoo.&lt;br /&gt;Langkah pertama silahkan anda klik pada Free mail Sign Up&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selanjutnya silahkan tekan signup setelah itu anda akan diwajibkan mengisi form pendaftaran e-mail dari yahoo&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jika anda gagal akan tampil peringatan, ini mungkin saja disebabkan ada form yang belum anda isi atau user ID yang anda pilih sudah dimiliki oleh orang lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah sukses, maka anda akan langsung terdaftar sebagai anggota dari Yahoo. Setelah itu silahkan buka di www.yahoo.com selanjutnya jika anda belum login terlebih dahulu anda diwajibkan untuk login dengan memasukkan user dan password E-mail anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tambahan bahwa user dan password e-mail yang sudah anda daftarkan di Yahoo dapat digunakan untuk login pada semua fasilitas yang ada di Yahoo.&lt;br /&gt;Berikut fasilitas yang dapat kita gunakan :&lt;br /&gt;1. Yahoo Search Engine http://www.yahoo.com/&lt;br /&gt;Yahoo Searh Engine adalah fasilitas yang paling diunggulkan Yahoo setelah E-mail. Fasilitas ini mengizinkan user untuk mencari website, gambar, berita, video, audio lewat Yahoo Search. Fasilitas ini sama fungsinya seperti mesin pencari Google, meskipun tak secanggih Google tetapi Yahoo search mempunyai satu keunggulan yaitu setiap pencarian, Yahoo search selalu menampilkan kata-kata yang mirip dengan kata-kata yang kita cari. Yang biasanya tampil pada “Also try”.&lt;br /&gt;2. Yahoo Mail http://mail.yahoo.com/&lt;br /&gt;Fasilitas Yahoo mail merupakan salah satu produk unggulan yang paling menonjol dan terkenal dikalangan user internet. Yang lebih gila lagi layanan Yahoo mail menyediakan space 1GB gratis untuk kapasitas e-mail anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Yahoo 3600 http://360.yahoo.com/&lt;br /&gt;Yahoo 3600 merupakan salah satu produk dari Yahoo yang mempunyai fungsi sebagai blog pribadi, Yahoo 3600 mempunyai fungsi dan kegunaan hampir mirip dengan Blogspot milik Google.&lt;br /&gt;4. Yahoo Address Book http://address.yahoo.com/ &lt;br /&gt;Yahoo Address Book masih satu gabungan dengan Yahoo Mail tetapi Yahoo Address Book biasanya juga dapat berdiri sendiri, Yahoo Address Book mempunyai fungsi untuk menyimpan alamat teman anda.&lt;br /&gt;5. Yahoo Babel Fish   http://babelfish.yahoo.com/&lt;br /&gt;Yahoo Babel Fish merupakan fasilitas yang diberikan oleh Yahoo pada user untuk menerjemahkan kata-kata dari bahasa Inggris ke 12 bahasa didunia.&lt;br /&gt;6. Yahoo Bookmarks  http://bookmarks.yahoo.com/&lt;br /&gt;Fasilitas yang satu ini berguna untuk menyimpan alamat website yang nantinya dapat tersimpan secara online, jadi anda tidak perlu repot lagi untuk membawa buku untuk mencatat website-website penting anda.&lt;br /&gt;7. Yahoo Briefcase  http://briefcase.yahoo.com/&lt;br /&gt;Jika anda ingin menyimpan suatu file secara online sehingga dapat dibuka dimanapun anda butuhkan jawabannya adalah Yahoo Briefcase. Dengan fasilitas ini Yahoo memberikan kapasitas 30MB untuk file-file anda dengan batas 5MB per sekali pengiriman.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;8. Yahoo  Calendar http://calender.yahoo.com/&lt;br /&gt;Apabila anda seorang eksekutif muda, mempunyai jadwal yang padat, apa salahnya untuk mencoba menggunakan fasilitas ini. Dengan Yahoo Calender anda dapat menyimpan jadwal anda berdasarkan tanggal, bulan  dan bahwkan berdasarkan jam. &lt;br /&gt;9. Yahoo  Downloads http://downloads.yahoo.com/&lt;br /&gt;Program-program yang dikeluarkan oleh Yahoo untuk fasilitas desktop online memang masih sedikit, tetapi apa salahnya klau dicoba untuk memakainya. Jika anda tertarik pada software-software gratis dari Yahoo cobalah download softwarenya pada Yahoo Downloads.&lt;br /&gt;10. Yahoo  Education Encyclopedia http://education.yahoo.com/reference/encyclopedia/&lt;br /&gt;Ensiklopedia adalah suatu kamus yang akan menerjemahkan atau memberitahukan kepada anda tentang sesuatu, dengan Yahoo Education Ensyclopedia anda dapat mencari arti dari suatu kata secara online meskipun masih menggunakan versi Inggris. &lt;br /&gt;11. Flickr  http://www.flickr.com/&lt;br /&gt;Jika anda menginginkan menyimpan foto secara online, ingin di publikasikan pada khalayak ramai atau hanya untuk kepentingan pribadi… anda bisa mencoba yang satu ini. Meskipun tampilannya terpisah dengan Yahoo tetapi saat anda login dengan menggunakan ID user Yahoo anda bisa masuk dan mengaktifkan account anda.&lt;br /&gt;12. Yahoo News Weather  http://weather.yahoo.com/&lt;br /&gt;Bagi anda yang sibuk dan mobile kadangkala cuaca adalah hambatan bagi anda, sekarang mungkin tidak lagi. Dengan Yahoo News Weather anda dapat memperkirakan keadaan cuaca  kota-kota di Indonesia maupun di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Yahoo Hotjobs http://hotjobs.yahoo.com/ &lt;br /&gt;Fasilitas ini memberikan kemudahan bagi anda yang mencari kerja. Dengan Yahoo Hotjobs anda bisa mencari lowongan pekerjaan dari berbagai bidang. Tetapi sayangnya untuk sementara hanya untuk wilayah Amerika Serikat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;14. Yahoo Geocities http://geocities.yahoo.com/ &lt;br /&gt;Geocities adalah layanan yang diberikan kepada user untuk hosting gratis. Alamat yang akan diberikan oleh geocities adalah http://www.geocities.com/nama_anda , kapasitas yang diberikan adlah sebanyak 15 MB. Dengan geocities anda akan bisa membuat web personal maupun untuk keperluan komersial.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;15. Yahoo Games http://games.yahoo.com &lt;br /&gt;Jika anda sudah suntuk dengan pekerjaan anda, maka apa salahnya jika anda mencoba bermain game gratis dari Yahoo. Di Yahoo Games terdapat ratusan game yang dapat di mainkan secara online atau download offline.&lt;br /&gt;16. Yahoo Photos http://photos.yahoo.com&lt;br /&gt;Yahoo Photos memberikan layanan kepada anda untuk menyimpan foto secara online diserver Yahoo.&lt;br /&gt;17. Yahoo Greetings http://www.yahoo.americangreetings.com&lt;br /&gt;Apabila anda ingin mengirimkan kartu ucapan elektronik, makan Yahoo Greetings pilihannya. Layanan ini memungkinkan anda memilih ratusan jenis kartu ucapan yang bisa anda kirimkan kepada temen, saudara, atau famili anda via e-mail.&lt;br /&gt;18. Yahoo Groups http://groups.yahoo.com/ &lt;br /&gt;Jika anda ingin membuat group, maka anda bisa menggunakan Yahoo Groups. Dengan yahoo group anda dapat  berkomunikasi dengan kelompok anda, tentunya dengan yang sudah terdaftar dsebelumnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-7137665562852168489?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/7137665562852168489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=7137665562852168489' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/7137665562852168489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/7137665562852168489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/08/menggali-kehebatan-fasilitas-yahoo.html' title='Menggali Kehebatan Fasilitas Yahoo!'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-843865753457655009</id><published>2009-08-15T10:26:00.000-07:00</published><updated>2009-08-15T10:31:12.644-07:00</updated><title type='text'>Cara Menggunakan Internet dengan Bijaksana</title><content type='html'>1.Carilah informasi di situs-situs resmi. Karena hanya situs resmilah yang kelayakan dan kebenaran beritanya dapat dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Cek dan double cek (validasi) kebenaran berita/informasi di internet dengan cara berikut:&lt;br /&gt;    a.Sebelum mengambil berita/informasi dari sebuah situs, periksalah tujuan dari  pembuatan suatu situs.  Sebuah situs yang diciptakan untuk menyebarluaskan suatu misi/ideologi tertentu akan memuat artikel-artikel yang sejalan dengan misinya. Oleh karena itu informasi yang diperoleh menjadi BIAS oleh kepentingan kelompok tertentu dan tidak lagi faktual sifatnya.  &lt;br /&gt;Beberapa dari tujuan pembuatan situs di antaranya adalah untuk media penawaran/penjualan, menyebarluaskan informasi, hiburan, konsultasi, dsb.&lt;br /&gt;    b. Periksalah latar belakang si penulis artikel/berita atau situs.&lt;br /&gt;    c. Periksalah URL atau alamat situsnya.  Kelayakan suatu informasi dapat dinilai dengan melihat apakah suatu situs adalah situs resmi atau pribadi. &lt;br /&gt;Contoh:  http://www.cdsinet.net/users/bartlett" dan "http://www.alphalink.com.au/~jdm/index.htm" adalah dua contoh situs pribadi. &lt;br /&gt;Kok bisa tahu? Pada contoh pertama kata “users” menunjukkan bahwa ini adalah alamat situs pribadi milik seseorang bernama Bartlett. Pada contoh kedua simbol  “~” menunjukkan bahwa situs ini adalah situs pribadi yang dibuat oleh seseorang yang memperoleh jatah  dari Internet Service Provider (ISP). Dengan demikian dapat diketahui dari alamat situs  berikut http://pubweb.northwestern.edu/~abutz/di/intro.html, situs  ini bukalanlah situs resmi Universitas Northwestern di Amerika Serikat, melainkan adalah situs buatan seseorang bernama Butz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Ingat baik-baik bahwa tidak semua hal yang kita baca/temui di internet adalah benar. Penawaran yang bersifat “terlalu indah” bisa jadi merupakan TIPUAN.  Misalnya, penawaran kredit dengan iming-iming bunga kecil atau jaminan minimal.  Cek dan double cek lagi kebenaran situsnya serta syarat-syarat yang ditawarkan, jangan sampai merugikan kita pada akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pertimbangkanlah dengan bijaksana sebelum memberikan informasi pribadi seperti usia, status, atau informasi keuangan (seperti nomer rekening, nama bank, dsb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tanyalah pada operator IT yang bertugas di telecenter sebelum mendownload atau meng-install aplikasi komputer dari internet karena dapat merusak komputer (virus, worms, adware, spyware, dsb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Telecenter tidak dapat digunakan untuk mengakses situs yang menawarkan penggunaan obat-obatan terlarang, pornografi, alkohol, dan perakitan senjata berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hindarilah situs-situs yang memungkinkan orang untuk melakukan perjudian.  Situs seperti ini biasanya mendorong seseorang untuk menggunakan kartu kredit, menulis cek, atau mentrasfer sejumlah uang. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hindari memberikan detail identitas  seperti: alamat rumah, nama sekolah (bagi pelajar), nomer telepon, usia, status, informasi keuangan (seperti nomer rekening, nama bank, dsb) pada orang yang tidak dikenal atau melalui layanan chatting, bulletin boards dan media sejenis lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ingatlah bahwa kita tidak dapat melihat atau mendengar orang yang kita  “temui” melalui jalur online. Sehingga seseorang laki-laki yang berumur 40 tahun, misalnya, dapat saja berpura-pura menjadi seorang anak perempuan berumur 12 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hindari membalas/merespon pesan yang ditemui di internet yang bersifat membujuk, mempengaruhi, tidak sesuai dengan norma susila, mengancam, dsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berhati-hatilah dalam membuat janji untuk bertemu dengan orang yang “ditemui” online, membiarkannya  datang ke rumah, atau melibatkan kita datang ke sebuah pertemuan. Lebih baik waspada daripada menyesal kemudian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Gunakan kata sandi (password) yang melibatkan huruf dan angka, serta lebih dari 8 karakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berhati-hatilah dalam membuka attachment dari sebuah e-mail. Sebaiknya tidak membuka attachment yang tidak diketahui isinya dan siapa pengirimnya.  Sebaliknya bila kita mengirim attachment, jelaskan isi attachment  dengan benar.  Seringkali attachment berisi worms atau virus yang akan membuat komputer bahkan jaringan komputer menjadi rusak parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus saya lakukan bila saya masih merasa terganggu dengan suatu pesan atau layanan internet di telecenter*)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Laporkan pada Pengelola Telecenter, Operator IT yang  bertugas, atau Administrator IT.&lt;br /&gt;2. Administrator IT kemudian akan meneruskan keluhan pada Internet Service Provider.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-843865753457655009?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/843865753457655009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=843865753457655009' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/843865753457655009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/843865753457655009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/08/cara-menggunakan-internet-dengan.html' title='Cara Menggunakan Internet dengan Bijaksana'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-3629529429285874056</id><published>2009-08-15T10:15:00.000-07:00</published><updated>2009-08-15T10:21:55.663-07:00</updated><title type='text'>Temu Alumni S2 ITB Beasiswa Dikmenjur, BU dan PKLN</title><content type='html'>Tanggal 12 Agustus 2009, tepat pukul 08.00 Wib bertempat di Aula Timur ITB dilangsungkan Seminar Nasional dengan Tema " Multimedia Digital dan Game Technology"&lt;br /&gt;yang dihadiri oleh Alumni S2 IT angkatan 1-3, MGT angkatan 1-2 dan mahasiswa Program Magister Teknik Elektro Beasiswa Unggulan dan kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan STEI ITB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-3629529429285874056?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/3629529429285874056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=3629529429285874056' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3629529429285874056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3629529429285874056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/08/temu-alumni-s2-itb-beasiswa-dikmenjur.html' title='Temu Alumni S2 ITB Beasiswa Dikmenjur, BU dan PKLN'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-831229079029616517</id><published>2009-07-16T03:06:00.000-07:00</published><updated>2009-07-16T03:07:19.642-07:00</updated><title type='text'>Menuju Kehidupan Posthuman</title><content type='html'>Saturday, 11 July 2009 &lt;br /&gt;KEHIDUPAN manusia tengah mengalami transformasi besar. Dalil antropologis yang mengklaim manusia sebagai pusat segalanya (human centered) kini telah berakhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epos manusia modern itu telah bergeser pada dalil baru yang memandang manusia tak lagi pusat segalanya. Itulah yang hendak dikumandangkan Robert Pepperell dalam karyanya,Posthuman (2009). Menurutnya, hidup manusia saat ini sudah memasuki kondisi posthuman yakni sebuah hidup yang mengurangi kuasa manusia dalam aspek kesadaran dan kemanusiaannya. Manusia masa kini adalah manusia yang mengalami keterbatasan dan keterkekangan guna mewujudkan cita-cita masa depan yang lebih berbudi dan hakiki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini kita begitu percaya bahwa keunggulan dari manusia adalah kekuatan akal budi dan kesadarannya. Perjalanan panjang sejarahlah yang menjadikan argumentasi ini begitu kuat pengaruhnya bagi kita. Pada masa primitif-purba kesadaran manusia sedang berada dalam dimensi yang terbelakang.Kehidupan alam semesta yang bergerak dianggap kuasa roh,dewa, dan benda-benda yang memiliki jiwa. Kepasrahan total manusia sangat tampak nyata di masa itu sehingga menempatkan akal mereka ke tingkat hewani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang dikenal sebagai kondisi hidup manusia tradisional yang penuh ilusi (hal 55). Kondisi manusia yang fatalistik seperti itu kemudian memunculkan orang-orang terpilih (the great man) sebagai juru bicara alam dan Tuhan.Mereka inilah yang menjadi representasi dari kekuatan alam semesta. Semua masyarakat dituntut patuh terhadap apa yang dikatakannya. Di sinilah sebenarnya basis dasar bangkitnya akal budi manusia.Hanya saja,manusia yang mampu membaca pesan alam semesta itu justru memanfaatkan statusnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi sosiologisnya menciptakan jurang pemisah kesadaran massal: yang bodoh semakin bodoh, yang pintar semakin pintar. Dikotomi kesadaran massal itulah yang kemudian membangkitkan resistensi sosial dari kaum terdidik dan massa rakyat. Maka, terjadilah revolusi pengetahuan, teknologi, dan industri di abad ke-18. Adanya penemuan mesin uap,mesin cetak,dan telepon adalah kondisi Aufklarung dan kebangkitan fajar budi manusia. Posisi kesadaran manusia di epos post-tradisional ini mengalami independensi, objektivikasi, dan bernuansa materialisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moralitas yang tersimpan di balik semua epos ini adalah menciptakan kebahagiaan hidup manusia melalui akal pikirannya. Robert Pepperell menyebut epos kebangkitan akal budi itu sebagai titik awal dari keteraturan (kontinuitas) sebab akal budi manusia itu dijadikan ujung tombak bagi equilibrium, keseimbangan hidup, dan keharmonisan. Semua keguncangan sekaligus ketidakteraturan (diskontinuitas) harus dipecahkan melalui akal pikiran. Perang atau konflikkekerasan yang menjadi simbol diskontinuitas harus diakhiri dengan jalan logis dan matematis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam semesta pun harus dipastikan berjalan sesuai gerakan yang humanis supaya kebutuhan manusia bisa terpenuhi melalui kekayaan alam ini. Karena itu, logika manusia harus diaplikasikan ke arah proses eksplorasi dan eksploitasi alam. Di sinilah logika eksakta dan positivistik memainkan peran urgensinya. Semuanya harus dikuantifikasikan ataupun dikalkulasi secara rigid dan objektif . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti teori gravitasi Einstein bahwa gerak benda-benda di muka bumi ini harus diukur dari sisi kecepatan, materi, volume, dan dayanya (hal 115). Kalkulasi logis inilah yang memicu munculnya teknologi mutakhir yang dapat membantu kebutuhan hidup manusia. Sayangnya, banjirnya arus teknologi mutakhir seperti saat ini membawa problem yang serius bagi kehidupan manusia. Meski ada peran teknologi yang berdaya guna bagi manusia, pada umumnya eksistensi teknologi itu menjerat dan membatasi kualitas hidup manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski diakui bahwa teknologi adalah wujud dari kekuatan akal manusia, tapi harus digarisbawahi juga bahwa di saat teknologi hadir itulah maka akal, tindakan, dan tubuh manusia tidak lagi teratur dan equilibrium. Dengan begitu, cita-cita masa depan yang indah itu mengalami krisis. Ini yang disebut sebagai kondisi kesadaran manusia ketiga atau diistilahkan sebagai posthuman. Pada masa post-tradisional (era modern), teknologi mutakhir memang ditemukan dan digunakan dalam kondisi terbatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya kalangan kelas ataslah yang bisa menikmati kecanggihan dan kemampuan teknologi. Komputer misalnya pada 1980-an hanya berada di rumah-rumah mewah. Nah, pada era posthuman seperti sekarang ini justru keberadaan komputer ada di mana-mana. Dari kota hingga pelosok desa dapat kita temui dengan mudah. Bahkan, kini internet dan laptop (internet nirkabel) pun sudah dimiliki dan diakses setiap orang tanpa ada batasan kelas sosial. Ironisnya, merebaknya teknologi mutakhir itu membuat manusia menjadi makhluk yang kehilangan derajat kesadarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka cenderung bergantung pada kemampuan teknologi semacam komputer, ponsel,mesin,robot,dan lainnya. Untuk menghitung saja, kini manusia menggunakan kalkulator sehingga akalnya dikurangi batas penggunaannya. Di banyak negara maju berbagai aktivitas manusia seperti menjaga rumah, menari, mencuci, memasak, dan lainnya mulai digantikan oleh robot pintar sebagai pembantu manusia. Sistem sosial pun cenderung digitalisasi semisal interaksi tatap muka dilakukan melalui cyberspace seperti internet, webcam, dan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, empati sosial yang hakiki tidak lagi terasah karena manusia dibatasi layar kaca. Manusia hanyalah dapat merasakan sedih, tetapi kesedihan yang hipokrit, mengambang dan reaktif (tidak emansipatoris). Dari segi sumber daya alam,kecanggihan teknologi membuat eksistensi semesta menjadi terdegradasi ke tingkatan yang paling rapuh. Eksplorasi dan eksploitasi alam pun terkadang berakhir bencana karena teknologi yang digunakan tak lagi berbasiskan nilai-nilai kemanusiaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun dalam aspek bahasa. Bahasa yang harusnya menjadi media keteraturan makna ternyata kini berkembang menjadi media destruktif. Kita kini kehilangan makna sejati ketika bahasa digunakan dalam proses pencitraan di media yang sarat propaganda. Ini yang membuat dunia menjadi tidak lagi teratur karena kesadaran manusia kini telah didominasi oleh rekayasa teknologi yang sifatnya berubah-ubah sesuai kepentingan ekonomi dan politik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Robert Pepperell mengajukan kritik dan gugatan terhadap kita semua: mengapa manusia yang membuat teknologi mutakhir itu justru harus menghamba pada hasil buatannya sendiri? Dalam kondisi posthuman ini, yang harus dilakukan manusia adalah bagaimana membangkitkan kembali kekuatan akal sehat kita agar dominasi teknologi itu mampu dimanfaatkan dan didayagunakan bagi kepentingan rakyat luas yang hingga kini masih menderita.(*) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ardhie Raditya,MA,&lt;br /&gt;sosiolog postmodern dari Fakultas Ilmu Sosial,Universitas Negeri Surabaya (Unesa)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-831229079029616517?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/831229079029616517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=831229079029616517' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/831229079029616517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/831229079029616517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2009/07/menuju-kehidupan-posthuman.html' title='Menuju Kehidupan Posthuman'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-4718052232191732250</id><published>2008-04-18T06:39:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T06:50:16.833-07:00</updated><title type='text'>Teknologi HP dan Pengaruhnya</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify; font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; ETIKA SISWA PADA ERA TEKNOLOGI HP Perkembangan teknologi semakin memasyarakat dikalangan anak didik. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi orang tua, karena punya anak yang tidak ketinggalan jaman. Orang tua menyadari akan pentingnya HP bagi anaknya dengan berbagai alasan. Sehingga HP, dewasa ini bukan barang mewah lagi atau bukan kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan primer. Pergeseran nilai terhadap HPmerupakan masalah baru bagi pelajaran ekonomi, (“kalau demikian pengetahuan tentang kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder dalam bidang ekonomi perlu disesuaikan”) Teknologi HP merupakan alat komunikasi, seperti hal telepon rumah. Tetapi lebih praktis dibandingkan telepon rumah, sehigga menjadi pilihan bagi kalangan elit politik, birokrasi , bisnisman, swastawan, dan kalangan atas lainya. HP dipergunakan untuk hal-hal pelayanan, transaksi bisnis dan promosi. Perkembangan teknologi semakin meningkat, fungsi HP semakin meluas bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga dipergunakan dalam urusan lain seperti; SMS, MP3, Vidio, Kamera, Recoard, sehingga HP menjadi Multimedia. Siapa tak tertarik olehnya? Keberhasilan HP menggerogoti pikiran orang, tak disadari imperialisme budaya pun merajalela. kini HP adalah sakunya anak didik. Hampir semua anak didik mengantongi HP. Mereka merasa PD dengan HP dan seolah-olah menyatakan dirinya “saya orang modern, saya orang teknologi”). Budaya tradisional semakin jauh ketinggalan oleh gaya hidup mewah. Etika oleh filsafat Yunani besar Aristoteles (384-322 s,M) sudah dipakai untuk menunjuk filsafat moral. Secara etimologi berarti adat, kebiasaan. Untuk kasus di atas pengertian etika secara etimologi nampaknya belum cukup, maka ada penjelasan lain yang lebih koperensif tentang pengertian etika yaitu: 1). Nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya, 2). Kumpulan asas atau nilai moral (kode etik), 3) ilmu tentang yang baik atau buruk (K.Bertens, 2005, hal 4-6). Kalau berorientasi pada teori belajar hakikat belajar adalah adanya perubahan tingkah laku. Pengalaman siswa bagian dari proses pembelajaran, kemampuan menggunakan HP juga bagian dari pembelajaran. Tetapi perubahan tingkah laku atau prilaku yang bagaimana yang diinginkan dalam pendidikan?. Untuk menjawabnya adalah etika, etika moral sorang siswa. Jadi tujuan pendidikan atau pembelajaran yang dimaksud adalah perubahan tingkah laku yang beretika. Bagaimana etika anak didik di era teknolgi HP saat ini? Dalam hal integritas kesiswaan, ada gejala-gejala kesenjangan. Anak didik yang membawa HP cendrung bersifat individualisme, mereka bergaual atau bercakap-cakap bukan dengan teman disampingnya, melaian orang yang diluar lingkungan belajarnya dengan sarana SMS HP-nya. Karena HP barang mahal sehingga dapat dimaklumi bila ada keengganan meminjamkan pada temannya. Prilaku seperti ini berlangsung terus menerus, maka mulai muncul sikap-sikap egois dan pamer di antara anak didik yang membawa HP. Bagi anak didik yang tidak membawa HP merasa terasing di lingkungan sekolah bahkan merasa asing di kelasnya sendiri. Sekali dua kali dipinjamkam untuknya, selanjutnya tak heran muncul perasaa malu, apalagi tidak bisa mengoperasikan. Siswa yang tidak punya HP harus beradaptasi, agar tidak kena seleksi dilngkungan kelasnya, caranya “menuntut kepada orang tua agar dibelikan HP”. Integritas semakin melemah dan kesenjangan pergaulan akibat Teknologi semakin besar walupun tidak muncul dipermukaan ( teori konflik laten) Di dalam ruang belajar (di kelas) sadar atau tidak sadar, sengaja atau bukan sengaja, sering suara HP berdering mengusik ketenang dan keseriuasan belajar. Hanya dengan sepatah dua patah kata “maaf pak saya lupa mematikan” seorang guru tidak bias berbuat apa-apa, tertindas oleh teknologi. Tidak kalah menariknya untuk diungkapkan tentang prilaku siswa dalam ruangan kelas ketika mata pelajaran Matematik, Kimia atau Fisika, HP semuanya keluar dari kantong atau tasnya hanya untuk menjumlahkan, mengurangkan atau mengalikan bilangan-bilangan sederhana dalam contoh soal perhitungan yang diberikan oleh guru. Tentu ini gejala buruk bagi perkembangan nalar atau logika berpikir siswa. Tidak percaya dengan pikirannya, lambat menggunakan pikiran atau nalar dan bahkan factor malas orat-oret karena lebih praktis dengan HP. Yang lebih memprihatinkan menjawab soal ulangan dengan bantuan teman lewat SMS. Sikap dalam berinteraksi dengan guru seakan-akan tidak ada perbedaan, rasa hormat hanya prilaku yang bersifat semu bahkan cendrung bersifat subyektif. Mereka hanya menunjukan hormatnya ketika mereka perlu (menghadap). Terkadang acuh tak acuh dengan guru yang ada disampingnya, sibuk memainkan HP. Guru tidak gila hormat, tetapi hormat kepada guru adalah bagian dari etika siswa (Konsep Guru Pengajian, dan juga terdapat dalam Manawa Dharmasastra, pasal 71 dan 72) Mengingat kecanggihan HP sebagai multimedia, menyetel lagu-lagu, menjadi ngetren di saat saat istiharat, di sana-sini terdengar alunan musik dari HP-HP. Dan tidak menutup kemungkinan ada siswa yang mojok memutar pornografi dan luput dari pantauan guru. Siswa jarang mendiskusikan mata pelajaran yang telah diikuti dan tak peduli hasil ulangan kecil, karena kebanggaan telah bergeser dari prestasi ke modernisasi. Pendek kata HP dikalangan siswa dalam lingkungan pendidikan seperti penyedap makanan nikmat, merangsang keinginan, tetapi tak disadari meracuni etika dan moralitas siswa. Etika kesiswaan mengalami degradasi dari dalam dirinya sendiri, dan abrasi dari lingkungan sosialnya. Pendidikan dihadapkan pada masalah dimana ruang dan waktu tak mungkin dirubah. Motivasi belajar siswa tak menentu, datang kesekolah untuk apa dan untuk siapa? Pertannyan ini mungkin tak akan pernah terjawab dengan benar oleh siswa (maksudnya tidak sesuai dengan tujuan Pendidikan seperti tercantum dalam konsep wawasan Wyata Mandala. Apakah mungkin dikeluarkam larangan membawa HP bagi siswa?. Masyarakat akan menuding institusi ini tidak mengenal Teknologi, bahkan mungkin saja orang tua akam demo dengan alasan yang sama. Lalu bagaimana?. Dan salah siapa?. Kalau dicermati dari masing-masing komponen, sekolah, siswa, orang tua, maka semua benar. Tapi yang perlu disadari sebagai penekanan adalah teknologi silahkan jalan, tetapi hendaknya dibarengi dengan nilai-nilai, moralitas (etika).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setelah membaca artikel diatas dan mencermati kejadian dilapangan perlukah anak didik kita yang masih SD dan SMP membawa Hp kesekolah? Bagaimana dengan pendapat anda? mohon pencerahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-4718052232191732250?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/4718052232191732250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=4718052232191732250' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4718052232191732250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/4718052232191732250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/04/pengaruh-teknologi-hp.html' title='Teknologi HP dan Pengaruhnya'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-808648428273863633</id><published>2008-04-18T06:33:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T06:37:39.608-07:00</updated><title type='text'>PENGARUH MEMBAWA HP DI SEKOLAH</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;    Penggunaan HP dalam pendidikan merupakan pertanyaan yang menggerogoti pikiran. Sepertinya, HP hanya berguna untuk menyampaikan SMS, mendengarkan musik, menonton tayangan audiovisual dan game. Tak ada manfaat yang berarti sehingga harus dilarang untuk dibawa dan dipergunakan siswa dilingkungan sekolah. Lalu apakah dengan demikian HP harus dilarang untuk dibawa siswa ke sekolah, sementara guru ber-HP-ria bahkan di saat proses pembelajaran berlangsung? Tidak adakah jalan lain untuk menjadikan produk teknologi HP sebagai pembelajaran di sekolah kita? Alat komunikasi HP saat ini sudah bukan merupakan barang mewah, dan hampir sebagaian besar siswa SMA memilikinya. Keberadaan alat tersebut dapat dirasakan manfaatnya untuk menjalin komunikasi antarteman bahkan antarsiswa dengan guru atau sebaliknya. Di lingkungan masyarakat benda tersebut merupakan bukan barang eksklusif, sesuatu yang biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ketika ada larangan HP sekolah, menjadi sesuatu yang ganjil. Karena usia siswa SMA, merupakan usia masa kritis yang mampu membawa anak terhadap sikap kritis terhadap dirinya dan lingkungannya (juga terhadap produk teknologi), dan masyarakat sudah bisa menerima kehadiran teknologi tersebut. Bahkan di sekolah Surabaya, salah seorang siswanya menjadikan produk teknologi HP sebagai subyek penelitian, dimodifikasi menjadi remote untuk mematikan jaringan listrik di rumah. Kreativitas yang mampu memenangkan sebuah kompetisi ilmiah antarpelajar. Jika demikian, HP merupakan benda di sekitar kita yang bisa dimanipulasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam mensejahterakan manusia. Jika dunia persekolahan melarang siswa membawa HP ke sekolah, sepertinya menjadi suatu yang eksklusif, lebih banyak hal yang merugikan dari pada hal yang menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;" class="post-body entry-content"&gt;&lt;p&gt;    Larangan ini patut dipertanyakan, karena pada mula HP diciptakan untuk membantu memperlancar komunikasi. Tujuan yang bisa menyusutkan jarak dan bahkan dengan teknologi visual, komunikan bisa saling bersitatap pandang wajah meski berada di benua yang berbeda. Apakah kita akan selalu surut terhadap sesuatu produk karena ada dampak negatif mengiringinya? Tentu tidak! Kita bisa menelusuri penyebab terjadinya dampak dan terus mengembangkan dampak positif dari produk teknologi komunikasi. Bahkan di tengah gencarnya berbagai produk teknologi pada saat ini dunia persekolahan harus menyadari untuk kian mengakrabinya dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi pembelejaran di sekolah untuk meningkatkan motivasi belajar. Larangan, akan menumbuhkan perlawanan. Beberapa hal yang kurang atau bahkan tidak diperhatikan dalam etika penggunaan HP merupakan hal yang paling krusial untuk dijadikan titik fokus sekolah. Sehingga mampu memberikan pembelajaran terhadap kegunaan produk teknologi yang diciptakan untuk mensejahterakan manusia.&lt;br /&gt;Lahirnya produk teknologi baru, dapat menjadi sumber inspirasi baru bagi sekolah untuk mengenal dan mensosialisasikannya terhadap siswa di sekolah. Mengenalkan produk teknologi, etika penggunaan dan manfaatnya bagi manusia. Celakanya kehadiran HP yang memberondong ke tengah-tengah kehidupan masyarakat membuat sekolah kelimpungan. Karena pada saat yang sama dampak negatif menggandoli dan menyebarkan pengaruhnya bagi kehidupan siswa. Juga kehadiran teknologi informasi dan komunikasi lewat internet merupakan suatu kebutuhan yang tak terelakkan di persekolahan kita. Di dalamnya sekolah bisa membangun jaringan dengan sekolah lain. Siswa bisa mengakses informasi sains yang dibutuhkan untuk menambah wawasan keilmuan. Disamping itu, hadirnya beberapa situs pornografi yang tidak layak dikonsumsi anak- anak kiat. Namun kita tidak boleh menghindar dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (internet) karena adanya situs porno, tetapi kearifan guru atau orangtua dibutuhkan untuk memberikan arahan dan bimbingan sehingga ketika anak berhadapan dengan internet tidak terpikir untuk membuka situs porno.&lt;br /&gt;Dunia persekolahan kita yang kian jauh dari realitas masyarakat, di satu sisi berambisi untuk menguasai kemajuan teknologi tapi di sisi lain justru menghambat interaksi siswa dengan produk teknologi. Kehadiran Handhphone merupakan bagian yang tak terelakkan dalam kehidupan siswa, sehingga perlu disikapi secara arif, supaya tidak menimbulkan kesan bahwa sekolah anti dan tidak mampu mengdaptasi kemajuan teknologi. Pengenalan etika berkomunikasi dengan mempergunakan HP, merupakan hal yang vital untuk dilakukan. Kapan HP harus Off, dan kapan harus On. Dalam ruang kelas, rapat resmi, atau ketika berada dalam pesawat terbang?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;    Etika semacam ini banyak tidak dikenal siswa, bahkan kadang tanpa rasa bersalah guru menerima telepon atau SMS ketika tengah mengajar di dalam kelas. Jika seperti ini, bagaimana kita bisa memperkenalkan kegunaan teknologi yang benar terhadap siswa, tanpa memberikan contoh dari diri sang guru (diri kita sendiri). Kita kehilangan teladan, tapi bukan larangan, kita kehilangan kebijakan bukan butuh ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yogie www.ebloggy.com&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-808648428273863633?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/808648428273863633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=808648428273863633' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/808648428273863633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/808648428273863633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/04/pengaruh-membawa-hp-di-sekolah.html' title='PENGARUH MEMBAWA HP DI SEKOLAH'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-2362403351164286261</id><published>2008-04-14T17:12:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T17:15:31.834-07:00</updated><title type='text'>Kontak Person Jardiknas Pustekom</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Berkenaan dengan pemindahaan pengelolaan Jardiknas per 1 April 2008 hari ini. Kami informasikan daftar kontak person Tim Jardiknas baru dari Pustekom sbb:&lt;span id="more-52"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Dwi Sumarwanto Hp: 08159304460 Email: dwiugm@yahoo.com&lt;br /&gt;2. Bagus Hp: 08164833919 Email: nuryadi79@yahoo.com&lt;br /&gt;3. Oji Hp: 081319251718 Email: fathur0703@yahoo.com&lt;br /&gt;4. Agung Hp: 081548056799 Email: agungnawa@yahoo.com&lt;br /&gt;5. Aries Hp: 081325221971 Email: tio_bpm@yahoo.com&lt;br /&gt;6. Maria Hp: 081386386822 Email: maria3yani@yahoo.com&lt;br /&gt;7. Toni Hp: 081317829992 Email: setiawantony2378@yahoo.com&lt;br /&gt;8. Ali Hp: 081328129208 Email: hafidzchenko@yahoo.co.id atau&lt;br /&gt;aliwarto@pustekkom.go.id&lt;br /&gt;9. Hery Hp: 085648290085 Email: kushansen@yahoo.com atau&lt;br /&gt;kushansen76@gmail.com&lt;br /&gt;10. Dharma Hp: 08159956077 Email: samdiyan25@yahoo.com&lt;br /&gt;11. Bayu Hp: 08561361202 Email: prabanbayu@yahoo.com &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mohon bantuannya untuk mendistribusikan informasi ini kepada seluruh&lt;br /&gt;pengguna Jardiknas di wilayah kerja masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Per 1 April 2008 ini Tim Jardiknas Biro PKLN secara resmi tidak bertanggung jawab lagi terhadap pengelolaan, operasional, perawatan dan dukungan teknis pada sistem Jardiknas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga membantu.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;            &lt;p class="postmetadata alt"&gt;      &lt;small&gt;       Entri ini dituliskan pada       April 2, 2008 pada 9:21 pm      dan disimpan dalam &lt;a href="http://id.wordpress.com/tag/laporan/" title="Lihat seluruh tulisan dalam Laporan" rel="category tag"&gt;Laporan&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://id.wordpress.com/tag/umum/" title="Lihat seluruh tulisan dalam Umum" rel="category tag"&gt;Umum&lt;/a&gt;.       Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui &lt;a href="http://fadlyatjo.wordpress.com/2008/04/02/kontak-person-tim-jardiknas-pustekom/feed/"&gt;RSS 2.0&lt;/a&gt; pengumpan.                     Anda bisa &lt;a href="http://fadlyatjo.wordpress.com/2008/04/02/kontak-person-tim-jardiknas-pustekom/#respond"&gt;tinggalkan tanggapan&lt;/a&gt;, atau &lt;a href="http://fadlyatjo.wordpress.com/2008/04/02/kontak-person-tim-jardiknas-pustekom/trackback/" rel="trackback"&gt;lacak tautan&lt;/a&gt; dari situsmu sendiri.                          &lt;/small&gt;     &lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-2362403351164286261?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/2362403351164286261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=2362403351164286261' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2362403351164286261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2362403351164286261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/04/kontak-person-jardiknas-pustekom.html' title='Kontak Person Jardiknas Pustekom'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-6118330007594784283</id><published>2008-03-26T11:44:00.000-08:00</published><updated>2008-03-26T17:54:51.131-08:00</updated><title type='text'>Laporan Perkembangan Dapodik NTT Maret 2008</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse; width: 357px; text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: auto; height: 483px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;col style="width: 101pt;" width="135"&gt;  &lt;col style="width: 43pt;" width="58"&gt;  &lt;col style="width: 35pt;" width="47"&gt;  &lt;col style="width: 30pt;" width="40"&gt;  &lt;col style="width: 35pt;" width="47"&gt;  &lt;col style="width: 30pt;" width="40"&gt;  &lt;col style="width: 35pt;" width="47"&gt;  &lt;col style="width: 30pt;" width="40"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td rowspan="2" class="xl68" style="border-bottom: 0.5pt solid black; height: 15pt; width: 101pt;" height="20" width="135"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t201" coordsize="21600,21600" spt="201" path="m,l,21600r21600,l21600,xe"&gt;    &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;    &lt;v:path shadowok="f" extrusionok="f" strokeok="f" fillok="f" connecttype="rect"&gt;    &lt;o:lock ext="edit" shapetype="t"&gt;   &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t201" style="'position:absolute;" strokecolor="windowText [64]" insetmode="auto"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\VAIO\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.emz" title=""&gt;    &lt;x:clientdata objecttype="Pict"&gt;     &lt;x:sizewithcells/&gt;     &lt;x:cf&gt;Pict&lt;/x:CF&gt;     &lt;x:autopict/&gt;    &lt;/x:ClientData&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1028" type="#_x0000_t201" style="'position:absolute;" strokecolor="windowText [64]" insetmode="auto"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\VAIO\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.emz" title=""&gt;    &lt;x:clientdata objecttype="Pict"&gt;     &lt;x:sizewithcells/&gt;     &lt;x:cf&gt;Pict&lt;/x:CF&gt;     &lt;x:autopict/&gt;    &lt;/x:ClientData&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: 2; margin-left: 0px; margin-top: 0px; width: 96px; height: 24px;"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: 3; margin-left: 0px; margin-top: 0px; width: 96px; height: 24px;"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/span&gt;Nama Kota/Kab.&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl68" style="border-left: medium none; width: 43pt;" width="58"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Komitmen&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl69" style="border-left: medium none; height: 15pt; width: 35pt;" height="20" width="47"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1029" type="#_x0000_t201" style="'position:absolute;margin-left:0;margin-top:-15pt;width:1in;height:18pt;" strokecolor="windowText [64]" insetmode="auto"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\VAIO\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.emz" title=""&gt;    &lt;x:clientdata objecttype="Pict"&gt;     &lt;x:sizewithcells/&gt;     &lt;x:cf&gt;Pict&lt;/x:CF&gt;     &lt;x:autopict/&gt;    &lt;/x:ClientData&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1030" type="#_x0000_t201" style="'position:absolute;" strokecolor="windowText [64]" insetmode="auto"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\VAIO\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.emz" title=""&gt;    &lt;x:clientdata objecttype="Pict"&gt;     &lt;x:sizewithcells/&gt;     &lt;x:cf&gt;Pict&lt;/x:CF&gt;     &lt;x:autopict/&gt;    &lt;/x:ClientData&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1031" type="#_x0000_t201" style="'position:absolute;" strokecolor="windowText [64]" insetmode="auto"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\VAIO\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.emz" title=""&gt;    &lt;x:clientdata objecttype="Pict"&gt;     &lt;x:sizewithcells/&gt;     &lt;x:cf&gt;Pict&lt;/x:CF&gt;     &lt;x:autopict/&gt;    &lt;/x:ClientData&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1032" type="#_x0000_t201" style="'position:absolute;" strokecolor="windowText [64]" insetmode="auto"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\VAIO\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.emz" title=""&gt;    &lt;x:clientdata objecttype="Pict"&gt;     &lt;x:sizewithcells/&gt;     &lt;x:cf&gt;Pict&lt;/x:CF&gt;     &lt;x:autopict/&gt;    &lt;/x:ClientData&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: 4; margin-left: 0px; margin-top: 0px; width: 96px; height: 24px;"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: 5; margin-left: 0px; margin-top: 0px; width: 96px; height: 24px;"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: 6; margin-left: 0px; margin-top: 0px; width: 96px; height: 24px;"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: 7; margin-left: 0px; margin-top: 0px; width: 96px; height: 24px;"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/span&gt;4 Mart&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2" class="xl81" style="border-bottom: 0.5pt solid black; width: 30pt;" width="40"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl69" style="border-left: medium none; width: 35pt;" width="47"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;14 Mart&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2" class="xl81" style="border-bottom: 0.5pt solid black; width: 30pt;" width="40"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl69" style="border-left: medium none; width: 35pt;" width="47"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;23 Mart&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="2" class="xl81" style="border-bottom: 0.5pt solid black; width: 30pt;" width="40"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl70" style="border-left: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;MoU&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl71" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Siswa&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl71" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Siswa&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl71" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Siswa&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Alor&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;48.023 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;6.594&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;14%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;6.594&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;14%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;6.594&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;14%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Belu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;87.368 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Ende&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;63.664 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl65"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;47.867&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;75%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl65"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;47.867&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;75%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl65"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;47.723&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;75%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Flores   Timur&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;53.906 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Kupang&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;91.319 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;53.454&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;59%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;53.454&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;59%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;53.454&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;59%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Lembata&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;24.602 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;15.408&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;63%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;15.408&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;63%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;15.408&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;63%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Manggarai&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;121.788 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0.822&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;1%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0.822&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;1%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0.822&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;1%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Ngada&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;58.090 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;6.992&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;12%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;6.992&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;12%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;6.992&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;12%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Rote Ndao&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;35.201 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;12.249&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;35%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;12.249&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;35%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;12.249&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;35%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Sikka&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;67.220 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl65"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;66.574&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;99%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl75"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;66.580&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;99%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;66.596&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;99%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Sumba   Barat&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;98.621 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0.126&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl75"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0.126&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0.126&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Sumba   Timur&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;49.368 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;28.793&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;58%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;28.793&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;58%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;28.793&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;58%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl76" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Timor   Tengah Selatan&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;98.235 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;9.178&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;9%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;9.178&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;9%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;9.178&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;9%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kab. Timor   Tengah Utara&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;52.035 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;6.949&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;13%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;6.949&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;13%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl73" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;6.949&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;13%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl72" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kota Kupang&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;72.558 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl65"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;66.517&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;92%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl65"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;66.517&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;92%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl74" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;66.514&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl66" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;92%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 12pt;" height="16"&gt;   &lt;td class="xl78" style="border-top: medium none; height: 12pt;" height="16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;TOTAL&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl77" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;1,021.998 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl79" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;321.523&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl80" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;31.46%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl79" style="border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;321.529&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl80" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;31.46%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl79" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;321.398&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl80" style="border-top: medium none; border-left: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;31.45%&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-6118330007594784283?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/6118330007594784283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=6118330007594784283' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/6118330007594784283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/6118330007594784283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/03/laporan-perkembangan-dapodik-ntt-maret.html' title='Laporan Perkembangan Dapodik NTT Maret 2008'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-3401039864855849885</id><published>2008-03-25T23:45:00.000-08:00</published><updated>2010-09-03T22:16:17.969-07:00</updated><title type='text'>Pemasangan Router Juniper di ICT Center SMKN 2 Kupang</title><content type='html'>Hari ini tanggal 26 Maret 2008 Jam 16.45 bertempat di SMK Negeri 2 Kupang Jln. Jend. A. Yani No. 48 Kupang NTT, telah dipasang dan setting IP oleh Pendamping Perencanaan Provinsi NTT di pandu Tim Jardiknas Pusat dan berhasil terkoneksi dengan JARDIKNAS. bukti koneksi terlampir di atas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-3401039864855849885?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/3401039864855849885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=3401039864855849885' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3401039864855849885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/3401039864855849885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/03/pemasangan-router-juniper-di-ict-center.html' title='Pemasangan Router Juniper di ICT Center SMKN 2 Kupang'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-5082382604196420029</id><published>2008-03-23T04:55:00.000-08:00</published><updated>2008-03-23T05:09:42.106-08:00</updated><title type='text'>Masalah Koneksi Jardiknas di ICT Center Kota Kupang</title><content type='html'>Pada awal Januari 2008 jaringan wireline dan modem telah dipasang oleh pihak telkom kupang (oleh P Melki Laning) namun hingga saat ini tanggal 23 Maret 2008 router juniper belum juga dikirim dari tim pusat jardiknas. kami telah berkoordinasi dengan tim pusat melalui (p Andri, p Dody, p Abdulah, dan pak Bagus) tetapi belum ada solusi. kami mohon bantuan informasi tim pusat kapan alat tersebut dapat dipasang di ICT Center Kota Kupang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-5082382604196420029?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/5082382604196420029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=5082382604196420029' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5082382604196420029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5082382604196420029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/03/masalah-koneksi-jardiknas-di-ict-center.html' title='Masalah Koneksi Jardiknas di ICT Center Kota Kupang'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-2170805078607899242</id><published>2008-03-16T19:18:00.000-08:00</published><updated>2008-03-16T19:19:51.249-08:00</updated><title type='text'>SKB Kota Kupang &amp; Kab Ende Telah Terkoneksi Jardiknas</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-2170805078607899242?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/2170805078607899242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=2170805078607899242' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2170805078607899242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/2170805078607899242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/03/skb-kota-kupang-kab-ende-telah.html' title='SKB Kota Kupang &amp; Kab Ende Telah Terkoneksi Jardiknas'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-9029301100528036225</id><published>2008-03-14T23:28:00.000-08:00</published><updated>2008-03-14T23:41:00.201-08:00</updated><title type='text'>Koneksi Jardiknas UPTD Museum Provinsi NTT</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Rabu, 12 Maret 2008 jam 10.00 Koneksi Jardiknas yang berlokasi di UPTD Museum Negeri Provinsi NTT yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan Kupang sudah terkoneksi dengan jardiknas.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Kronologis tidak aktifnya koneksi jardiknas di lokasi tersebut karena jaringan dan modem dari telkom baru terpasang awal bulan ini sehingga router juniperpun baru di pasang di ruangan tersebut. koneksi baru ke satu pc saja untuk jaringan lan belum ada, walaupun baru 1 pc yang aktif tapi sudah ada respon yang baik dari instansi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-9029301100528036225?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/9029301100528036225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=9029301100528036225' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/9029301100528036225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/9029301100528036225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/03/koneksi-jardiknas-uptd-museum-provinsi.html' title='Koneksi Jardiknas UPTD Museum Provinsi NTT'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-5728994667129083968</id><published>2008-03-14T23:27:00.000-08:00</published><updated>2008-03-14T23:28:25.886-08:00</updated><title type='text'>Virus Baru</title><content type='html'>VIRUS PALING JAHAT DARI YANG PERNAH ADA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah virus baru sudah ditemukan, dan digolongkan oleh &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1205565917_0"&gt;Microsoft&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; sebagai yang paling merusak! Virus itu baru ditemukan pada hari&lt;br /&gt; Minggu siang yang lalu oleh &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1205565917_1"&gt;McAfee&lt;/span&gt;, dan belum ditemukan vaksin untuk&lt;br /&gt; mengalahkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Virus ini merusak Zero dari Sektor hard disc, yang menyimpan&lt;br /&gt; fungsi informasi-informasi terpenting. Virus ini berjalan sebagai&lt;br /&gt; berikut :&lt;br /&gt; secara otomatis virus ini akan terkirim ke semua nama dalam daftar&lt;br /&gt; alamat anda dengan judul "Sebuah Kartu Untuk Anda" ( Une Carte Pour&lt;br /&gt; Vous , atau A Card For You );&lt;br /&gt; begitu kartu virtual itu terbuka, virus itu akan membekukan&lt;br /&gt; komputer sehingga penggunanya harus memulainya kembali; kalau anda&lt;br /&gt; menekan CTRL+ALT+DEL atau perintah untuk restart, virus itu akan&lt;br /&gt; merusak Zero dari Sektor Boot hard disk, sehingga hard disk akan&lt;br /&gt; rusak secara permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menurut CNN, virus itu dalam beberapa jam sudah menimbulkan&lt;br /&gt; kepanikan di &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1205565917_2"&gt;New York&lt;/span&gt; . Peringatan ini telah diterima oleh pegawai&lt;br /&gt; &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1205565917_3"&gt;Microsoft&lt;/span&gt; sendiri.&lt;br /&gt; &gt; Jangan membuka e-mail dengan judul "Sebuah kartu virtual untuk&lt;br /&gt; Anda" ( Une Carte Virtuelle Pour Vous atau A Virtual Card For You ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kirimkan pesan ini kepada semua teman anda. Saya rasa bahwa&lt;br /&gt; sebagian besar orang, seperti saya sendiri, lebih suka mendapat&lt;br /&gt; peringatan ini 25 kali daripada tidak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; AWAS!!!&lt;br /&gt; Jangan terima kontak " pti_bout_de_ chou @hotmail.com ". Ini virus&lt;br /&gt; yang akan memformat komputer anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber email dari :&lt;a rel="nofollow" ymailto="mailto:pandu_oke%40yahoo.co.id" target="_blank" href="http://us.f560.mail.yahoo.com/ym/Compose?To=pandu_oke%40yahoo.co.id"&gt;pandu_oke@yahoo. co.id&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-5728994667129083968?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/5728994667129083968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=5728994667129083968' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5728994667129083968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/5728994667129083968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/03/virus-baru.html' title='Virus Baru'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-6229823128542444359</id><published>2008-03-10T16:28:00.000-08:00</published><updated>2008-03-12T16:40:33.394-08:00</updated><title type='text'>Pelatihan Jardiknas 2008</title><content type='html'>Pelatihan Jardiknas tahun 2008, dilaksanakan di Politeknik Negeri Kupang. Pembukaannya pada tanggal : Rabu, 12 Maret 2008&lt;br /&gt;Tempat Pelaksanaan               : Politeknik Negeri Kupang&lt;br /&gt;Acara Pembukaan                    :  Laporan Panitia&lt;br /&gt;                                                       Sambutan Kepala Dinas P &amp;amp; K Prov. NTT&lt;br /&gt;                                                       Sambutan Direktur Politeknik dan sekaligus&lt;br /&gt;                                                       membuka pelatihan jardiknas tahun 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nara Sumber                           :  - Pendamping Perencanaan Provinsi NTT&lt;br /&gt;                                                      - Instruktur/Dosen Politeknik Negeri Kupang&lt;br /&gt;Peserta : Kepala Sekolah SD, SMP, SMA, dan SMK se Kota Kupang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-6229823128542444359?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/6229823128542444359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=6229823128542444359' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/6229823128542444359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/6229823128542444359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/03/pelatihan-jardiknas-2008.html' title='Pelatihan Jardiknas 2008'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-6076261647444044102</id><published>2008-03-09T10:22:00.001-08:00</published><updated>2008-03-09T10:28:50.123-08:00</updated><title type='text'>Laporan Awal Maret 2008</title><content type='html'>Kegiatan Pendamping Perencanaan Provinsi NTT awal Maret 2008 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perbaikan Jaringan LAN Dinas Pendidikan &amp;amp; Kebudayaan Prov. NTT yang rusak&lt;br /&gt;2. Pemasangan Router Juniper yang baru dikirim dari pusat sebanya tiga unit :&lt;br /&gt;     a. Untuk Politani Negeri Kupang&lt;br /&gt;     b. Politeknik Negeri Kupang&lt;br /&gt;     c. Museum Negeri Kupang&lt;br /&gt;3. Penjaringan pendamping perencanaan kab/kota se NTT&lt;br /&gt;4. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kab/Kota se NTT mengenai perkembangan Dapodik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-6076261647444044102?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/6076261647444044102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=6076261647444044102' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/6076261647444044102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/6076261647444044102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/03/laporan-awal-maret-2008.html' title='Laporan Awal Maret 2008'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-1408763763127392179</id><published>2008-02-23T17:50:00.000-08:00</published><updated>2008-03-09T09:46:29.719-08:00</updated><title type='text'>SEJARAH JARDIKNAS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a name="SEKILAS_JARDIKNAS"&gt;&lt;/a&gt;SEKILAS JARDIKNAS&lt;br /&gt;Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas) adalah program pembangunan infrastruktur jaringan online skala nasional (National Wide Area Network) yang dibangun oleh Departemen Pendidikan Nasional (DEPDIKNAS) Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2006. Jardiknas menghubungkan antar institusi dan komunitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Melalui infrastruktur Jardiknas diharapkan dapat mempercepat proses pengembangan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk kemajuan Pendidikan Indonesia dalam rangka mendukung pencapaian masyarakat berbasis pengetahuan saat ini dan di masa depan.&lt;br /&gt;TUJUAN JARDIKNAS&lt;br /&gt;Tujuan pengembangan Jardiknas adalah sebagai media informasi dan komunikasi online antar institusi dan komunitas pendidikan di seluruh Indonesia yang terpadu dalam rangka peningkatan mutu, pemerataan akses, transparansi dan akuntabilitas Pendidikan Nasional.&lt;br /&gt;VISI JARDIKNAS&lt;br /&gt;Terdepan dalam pengembangan dan pemanfaatan infrastruktur jaringan online (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk kemajuan dunia pendidikan skala nasional dan internasional.&lt;br /&gt;MISI JARDIKNAS&lt;br /&gt;Sebagai infrastruktur pendukung utama program peningkatan mutu, pemerataan akses dan peningkatan tata kelola serta akuntabilitas Pendidikan Nasional berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.&lt;br /&gt;Sebagai media pendukung utama proses komunikasi dan informasi yang terpadu antar institusi dan komunitas pendidikan se-Indonesia&lt;br /&gt;Sebagai infrastruktur pendukung utama program pengembangan Sistem Informasi Administrasi Pendidikan Nasional (SIDIKNAS / e-Administrasi) dan pengembangan pembelajaran berbasis elektronik (e-Learning) yang terpadu.&lt;br /&gt;&lt;a name="Sejarah_Jardiknas"&gt;&lt;/a&gt;Sejarah Jardiknas&lt;br /&gt;Istilah JARDIKNAS (Jejaring Pendidikan Nasional) digunakan pertama kali bulan Juli 2006 sejalan dengan program pengembangan infrastruktur ICT (Information and Communication Technology) di lingkungan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Mandikdasmen Depdiknas. Pada awalnya, PSMK Mandikdasmen Depdiknas berencana membangun infrastruktur jaringan online skala nasional untuk kebutuhan interkoneksi antar sekolah (Zona Sekolah) di setiap wilayah Kota/Kabupaten se-Indonesia. Dalam perkembangannya, infrastruktur jaringan online tersebut juga dihubungkan ke seluruh kantor Dinas Pendidikan Propinsi dan Kota/Kabupaten se-Indonesia sebagai simpul lokal JARDIKNAS di daerah (Zona Kantor Dinas). Dimana setiap kantor dinas pendidikan (sebagai simpul lokal) tersebut berkewajiban untuk mendistribusikan koneksi JARDIKNAS ke sekolah-sekolah termasuk sekolah &lt;a title="SMK" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/SMK"&gt;SMK&lt;/a&gt; yang berfungsi sebagai &lt;a title="ICT Center" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php?title=ICT_Center&amp;amp;action=edit"&gt;ICT Center&lt;/a&gt; di daerah masing-masing.&lt;br /&gt;Sejalan dengan program JARDIKNAS, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti Depdiknas) juga turut mengembangkan infrastruktur jaringan skala nasional khusus antar perguruan tinggi yang disebut &lt;a title="INHERENT" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php?title=INHERENT&amp;amp;action=edit"&gt;INHERENT&lt;/a&gt; (Indonesia Higher Education Network). Ada 32 perguruan tinggi negeri sebagai simpul lokal &lt;a title="INHERENT" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php?title=INHERENT&amp;amp;action=edit"&gt;INHERENT&lt;/a&gt; dimana simpul lokal tersebut mendistribusikan koneksinya ke perguruan tinggi lain di wilayah masing-masing. Hingga akhir tahun 2006 infrastruktur JARDIKNAS dan INHERENT belum sepenuhnya terintegrasi menjadi satu kesatuan inrastruktur jaringan pendidikan nasional secara utuh.&lt;br /&gt;Pada bulan Maret 2007, infrastruktur JARDIKNAS diresmikan oleh Bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada acara pembukaan konferensi regional antar Menteri Pendidikan se Asia Tenggara di Bali (SEAMEO – South East Asian Ministry Of Education). Peresmian JARDIKNAS tersebut diikuti dan disaksikan juga oleh 34 lokasi terpilih melalui sistem Video Conference JARDIKNAS secara bersamaan yang melibatkan perwakilan dari beberapa Dinas Pendidikan Propinsi, Kota/Kabupaten, Perguruan Tinggi (&lt;a title="INHERENT" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php?title=INHERENT&amp;amp;action=edit"&gt;INHERENT&lt;/a&gt;) dan beberapa sekolah.&lt;br /&gt;Pada bulan akhir Mei 2007, Komisi X DPR RI melakukan evaluasi terhadap program Teknologi Informasi dan Komunikasi di lingkungan Depdiknas. Hasil evaluasi tersebut mengamanahkan untuk mengintegrasikan secara utuh keberadaan infrastruktur jaringan online di lingkungan &lt;a title="DEPDIKNAS" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php?title=DEPDIKNAS&amp;amp;action=edit"&gt;DEPDIKNAS&lt;/a&gt; (JARDIKNAS dan INHERENT) agar berjalan dengan lebih efektif dan efisien.&lt;br /&gt;Dalam rangka integrasi Jardiknas dan Inherent tersebut, Biro Perencanaan dan KLN Sekretariat Jenderal Depdiknas ditugaskan untuk membuat perencanaan dan mengimplementasikan infrastruktur jaringan online skala nasional yang terpadu. Mulai bulan Agustut 2007 program integrasi tersebut secara resmi menggunakan satu istilah saja yaitu: JARDIKNAS (Jejaring Pendidikan Nasional). Dimana infrastruktur INHERENT yang sebelumnya berdiri sendiri, sekarang telah terintegrasi secara utuh bagian dari JARDIKNAS (zona Perguruan Tinggi).&lt;br /&gt;Secara umum pada Jardiknas dibagi menjadi 4 (empat) zona jaringan, yaitu: Zona Kantor Dinas Pendidikan, Zona Perguruan Tinggi (INHERENT), Zona Sekolah dan Zona Personal. Pembagian zona didasarkan pada kondisi geografis, ketersediaan teknologi, skala kebutuhan, fungsi dan manfaat program Jardiknas untuk setiap institusi dan komunitas pendidikan (disalin dari milis dikmenjur)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-1408763763127392179?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/1408763763127392179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=1408763763127392179' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/1408763763127392179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/1408763763127392179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/02/sejarah-jardiknas.html' title='SEJARAH JARDIKNAS'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4347112776550132910.post-7309766608218565153</id><published>2008-02-20T22:31:00.000-08:00</published><updated>2010-09-03T22:16:39.364-07:00</updated><title type='text'>Pelatihan Pustaka Maya dan Jardiknas di NTT</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4347112776550132910-7309766608218565153?l=willemkana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://willemkana.blogspot.com/feeds/7309766608218565153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4347112776550132910&amp;postID=7309766608218565153' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/7309766608218565153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4347112776550132910/posts/default/7309766608218565153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://willemkana.blogspot.com/2008/02/pelatihan-pustaka-maya-dan-jardiknas-di.html' title='Pelatihan Pustaka Maya dan Jardiknas di NTT'/><author><name>Willem Agustinus Kana</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_faUB3DxDzJA/R9h1WutPL_I/AAAAAAAAAAs/t7wek8UcNJc/S220/-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
